
TIKTAK.ID – Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil tengah disorot soal proyek kolam renang di rumah dinasnya, Gedung Negara Pakuan, di Jalan Otto Iskandardinata, Bandung. Dirinya menganggap anggaran revitalisasi tersebut bukan bertujuan menghamburkan uang negara.
Gubernur yang kerap disapa Emil itu bahkan mengaku dirinya yang meminta kolam renang yang tidak terlalu besar. Fasilitas tersebut dia ajukan untuk proses terapi kaki kirinya yang cedera.
“Penambahan fasilitas olahraga itu sesuai kebutuhan, kebutuhan yang sangat nyata. Kaki kiri saya cedera, dokter menyarankan tidak boleh berolahraga yang sifatnya impact seperti lari atau loncat, harus terapi dengan berenang,” tutur Emil usai rapat paripurna di Gedung DPRD Jabar pada Jumat (15/11/19).

“Itulah kenapa, dalam cicilan renovasi tahunan, saya mengusulkan kepada biro umum untuk membuat kolam renang kotak secukupnya dengan lebar tiga sampai 4 meter,” tambahnya.
Halaman selanjutnya…
Johan Arif adalah seorang penulis dan pemerhati dinamika sosial-politik yang berfokus mengamati perkembangan isu-isu nasional terkini. Lewat karya-karyanya, Johan menyajikan ulasan kritis dan tajam mengenai panggung politik, kebijakan publik, pergerakan tokoh figur publik, hingga fenomena-fenomena viral yang menyita perhatian publik.
Dengan pendekatan jurnalistik yang lugas dan objektif, Johan berusaha membedah latar belakang di balik setiap peristiwa hangat agar pembaca mendapatkan sudut pandang yang utuh dan berimbang. Fokus penulisan Johan adalah menghadirkan literasi politik dan sosial yang mudah dicerna, sekaligus mengajak masyarakat untuk lebih responsif dan kritis terhadap situasi yang terjadi di sekitarnya.









![TIKTAK.ID - [CEK HOAKS ATAU FAKTA] Satu lagi Menteri Jokowi Terpapar COVID-19, Menteri Nadien Dinyatakan Positif Terinfeksi Corona, Jalani Isolasi Secara Mandiri](https://i0.wp.com/www.tiktak.id/wp-content/uploads/2020/03/NADIEM-MAKARIM-2.jpg?resize=130%2C130&ssl=1)
