TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›AS Bantah Langgar ‘Kesepakatan Doha’ dengan Taliban

AS Bantah Langgar ‘Kesepakatan Doha’ dengan Taliban

By Bagas F Sinaga
20 Oktober 2020
501
0
AS Bantah Langgar 'Kesepakatan Doha' dengan Taliban

TIKTAK.ID – Militer AS pada Minggu mempertahankan pendapatnya bahwa serangan udaranya terhadap pejuang Taliban pekan lalu adalah tindakan yang benar, sebab kelompok Taliban menuduh Washington melanggar perjanjian yang ditandatangani dengan melancarkan serangan udara itu.

Sementara Taliban dalam beberapa hari terakhir terus melancarkan serangan besar-besaran ke provinsi di selatan Helmand dalam upaya merebut apa yang mereka klaim sebagai Ibu Kotanya. Hal itu memicu serangan udara AS yang mendukung pasukan keamanan Afghanistan.

“Pasukan Amerika telah melanggar perjanjian Doha dalam berbagai bentuk dengan melakukan serangan udara yang berlebihan menyusul perkembangan baru di Helmand,” kata Juru Bicara Taliban, Qari Muhammad Yousuf Ahmadi dalam sebuah pernyataannya, tulis Reuters, Senin (19/10/20).

Pakta AS-Taliban, yang ditandatangani di Doha, menetapkan pasukan asing untuk meninggalkan Afghanistan dengan imbalan jaminan keamanan dan janji dari para pemberontak untuk duduk bersama Pemerintah Afghanistan guna menemukan penyelesaian damai dari perang yang sudah berlangsung selama puluhan tahun.

Juru Bicara pasukan AS, Kolonel Sonny Leggett membantah bahwa serangan itu melanggar kesepakatan mereka.

“Seluruh dunia telah menyaksikan operasi ofensif Taliban di Helmand -serangan yang melukai dan mengungsikan ribuan warga sipil Afghanistan yang tidak bersalah”, kata Leggett di Twitter, mengulangi seruan kepada “semua pihak” untuk mengurangi kekerasan.

Utusan khusus AS Zalmay Khalilzad, yang bertemu dengan Taliban pekan lalu di Doha, Ibu Kota Qatar, untuk menyetujui “pengaturan ulang” komitmen mereka, mengatakan kekerasan masih cukup tinggi.

“Tuduhan pelanggaran yang tidak berdasar dan retorika yang menghasut tidak memajukan perdamaian”, katanya di Twitter pada Senin (19/10/20).

Dia mendesak agar semua pihak patuh pada kesepakatan penarikan pasukan dan pengurangan kekerasan secara bertahap.

Sementara pertempuran besar minggu lalu di Helmand telah mereda, kekerasan di tempat lain terus berlanjut.

Sejak Sabtu, bentrokan Taliban dengan pasukan keamanan di beberapa distrik di timur laut Badakhshan, termasuk Ibu Kotanya Faizabad, telah menewaskan sedikitnya empat pasukan.

Pembicaraan antara Taliban dan negosiator Pemerintah Afghanistan dimulai bulan lalu di Doha, tetapi prosesnya bergerak sangat lambat, sementara kekerasan meningkat. Faktor yang menurut para diplomat dan pejabat, dapat melemahkan kepercayaan yang diperlukan agar negosiasi berhasil.

TagsAfghanistanAmerika SerikatASBerita Dunia Hari IniBerita timur tengahKesepakatan DohaMiliter ASTaliban

Related articles More from author

  • Turki Dilanda Krisis Ekonomi, Rakyat Demo Tuntut Erdogan Mundur
    Internasional

    Turki Dilanda Krisis Ekonomi, Rakyat Demo Tuntut Erdogan Mundur

    26 November 2021
    By William Putra Wijaya
  • Pentagon Berani Langgar Tradisi, Tegaskan Tak Ada Upacara Perpisahan Militer untuk Trump sebagai Panglima Tertinggi
    Internasional

    Pentagon Berani Langgar Tradisi, Tegaskan Tak Ada Upacara Perpisahan Militer untuk Trump sebagai Panglima Tertinggi

    20 Januari 2021
    By Bagas F Sinaga
  • Trump Janjikan Vaksin Corona Tersedia Saat Pilpres AS
    Internasional

    Trump Janjikan Vaksin Corona Tersedia Saat Pilpres AS

    7 Agustus 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Inggris Kekurangan Bahan Bakar, Warga Panik
    Internasional

    Inggris Kekurangan Bahan Bakar, Warga Panik

    29 September 2021
    By Bagas F Sinaga
  • Kesaksian Dokter Turki: Jumlah Kasus Covid-19 Lebih Besar dari Laporan Pemerintah
    Internasional

    Kesaksian Dokter Turki: Jumlah Kasus Covid-19 Lebih Besar dari Laporan Pemerintah

    6 Agustus 2020
    By William Putra Wijaya
  • AS Tarik Separuh Pasukannya dari Afghanistan
    Internasional

    AS Tarik Separuh Pasukannya dari Afghanistan

    8 Juni 2021
    By Bagas F Sinaga

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Tampilan Emma Stone di 'Cruella' Dibandingkan dengan Joker
    Selebriti

    Tampilan Emma Stone di ‘Cruella’ Dibandingkan dengan Joker

  • Ahok Resmi Jadi Komisaris Utama Pertamina
    Nasional

    Ahok Disebut Calon Kuat Kepala Badan Otorita Ibu Kota Baru Pilihan Jokowi, Benarkah?

  • Gerah Terus-terusan Difitnah, SBY Desak Pemerintah Ungkap Dalang Demo Tolak UU Ciptaker, Jika Tidak...
    Nasional

    Gerah Terus-terusan Difitnah, SBY Desak Pemerintah Ungkap Dalang Demo Tolak UU Ciptaker, Jika Tidak…

  • Demokrat Sebut Langkah Anies Tak Segera Umumkan Cawapres Hambat Konsolidasi
    Nasional

    Demokrat Sebut Langkah Anies Tak Segera Umumkan Cawapres Hambat Konsolidasi

  • Kali ini Serangan Taliban Tewaskan 23 Tentara Afghanistan
    Internasional

    Kali ini Serangan Taliban Tewaskan 23 Tentara Afghanistan

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.