TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Sudan Ogah Didekte AS untuk Normalisasi dengan Israel

Sudan Ogah Didekte AS untuk Normalisasi dengan Israel

By Bagas F Sinaga
28 September 2020
577
0
Sudan Ogah Didekte AS untuk Normalisasi dengan Israel

TIKTAK.ID – Perdana Menteri Sudan, Abdallah Hamdok mengatakan tak ingin upaya untuk menghapus negaranya dari daftar “Negara Sponsor Teroris” Amerika yang menghalangi akses pendanaan asing untuk ekonomi negara dikaitkan dengan normalisasi dengan Israel, tulis Al Jazeera.

Sebuah sumber mengatakan pada minggu ini bahwa pejabat Amerika mengindikasikan dalam pembicaraan dengan delegasi Sudan mereka ingin Khartoum mengikuti Uni Emirat Arab (UEA) dan Bahrain untuk membuka hubungan diplomatik dengan Israel.

Penunjukan Sudan sebagai “Negara Sponsor Terorisme” sudah ada sejak penguasa yang digulingkan, Omar al-Bashir, dan mempersulit Pemerintah transisi barunya untuk mengakses keringanan utang yang sangat dibutuhkan dan pembiayaan luar negeri.

Hamdok mengatakan Sudan telah memberi tahu Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo selama kunjungan bulan lalu bahwa perlu memisahkan penghapusan dari “Daftar Teroris” oleh Amerika dari normalisasi hubungan dengan Israel.

“Topik ini [hubungan dengan Israel] membutuhkan diskusi mendalam tentang masyarakat,” katanya dalam konferensi di Khartoum untuk membahas reformasi ekonomi, Sabtu (26/9/20).

Inflasi Sudan yang melonjak dan mata uang yang anjlok telah menjadi tantangan terbesar bagi pemerintahan transisi Hamdok, yang memerintah bersama militer sejak penggulingan al-Bashir.

Sudan mulai dimasukkan ke dalam “Daftar Teroris” bagi Amerika pada 1993 karena Amerika percaya bahwa Pemerintah al-Bashir mendukung kelompok bersenjata.

Tetapi banyak orang di Sudan menganggap label “teroris” itu sudah tidak layak sejak al-Bashir digulingkan tahun lalu dan Sudan telah lama bekerja sama dengan Amerika dalam soal kontraterorisme.

Gedung Putih dan Departemen Luar Negeri menolak berkomentar ketika ditanya tentang status negosiasi.

Sebelumnya, Kepala Dewan Kedaulatan Sudan, Abdel Fattah Al-Burhan dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengadakan pertemuan mendadak di Uganda awal tahun ini. Namun membuka hubungan itu sensitif, karena Sudan adalah musuh setia Israel di bawah al-Bashir.

Burhan, yang baru-baru ini mengunjungi UEA, mengatakan dia telah berdiskusi dengan pejabat Amerika beberapa masalah selama kunjungan tersebut, termasuk soal “perdamaian dengan Israel”.

Selanjutnya, utusan Amerika untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa, Kelly Craft mengatakan pada Rabu lalu bahwa negara Arab lainnya akan mengikuti jejak UEA dan Bahrain serta menormalisasi hubungannya dengan Israel dalam dua hari ke depan.

Laporan berita telah mengungkapkan bahwa Sudan telah meminta dihapus dari daftar “Negara Sponsor Terorisme” dan Amerika meminta imbalan untuk normalisasi hubungan dengan Israel.

Namun, beberapa anggota koalisi yang berkuasa di Sudan, termasuk Umma dan Partai Komunis, sangat menentang normalisasi hubungan dengan Israel.

TagsASBerita Dunia Hari IniBerita timur tengahIsraelNormalisasi hubunganPalestinaSudan Ogah

Related articles More from author

  • Hadapi Krisis di Ukraina, NATO Siagakan Pasukan
    Internasional

    Hadapi Krisis di Ukraina, NATO Siagakan Pasukan

    25 Januari 2022
    By Bagas F Sinaga
  • Presiden Prancis Desak Israel Batalkan Aneksasi Tepi Barat
    Internasional

    Presiden Prancis Desak Israel Batalkan Aneksasi Tepi Barat

    12 Juli 2020
    By William Putra Wijaya
  • Afrika Desak PBB Sebut Israel ‘Negara Apartheid'
    Internasional

    Afrika Desak PBB Sebut Israel ‘Negara Apartheid’

    31 Juli 2022
    By William Putra Wijaya
  • Puluhan Negara Eropa Desak Saudi Bebaskan Sejumlah Aktivis Perempuan Pembela HAM dari Tahanan
    Internasional

    Puluhan Negara Eropa Desak Saudi Bebaskan Sejumlah Aktivis Perempuan Pembela HAM dari Tahanan

    17 September 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Kabinet Bennett Akhirnya Tamat
    Internasional

    Kabinet Bennett Akhirnya Tamat

    22 Juni 2022
    By Bagas F Sinaga
  • Arab Saudi, UEA dan Turki Putuskan Tutup Masjid Saat Idulfitri
    Internasional

    Arab Saudi, UEA dan Turki Putuskan Tutup Masjid Saat Idulfitri

    25 Mei 2020
    By William Putra Wijaya

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Telemedicine, Kurangi Beban Stigma 'Gila' Semua Pasien Gangguan Jiwa
    Tips & Tutorial

    Telemedicine, Kurangi Beban Stigma ‘Gila’ Semua Pasien Gangguan Jiwa

  • Ganas Corona Pisahkan Pep Guardiola dengan Ibunya untuk Selamanya
    Olahraga

    Ganas Corona Pisahkan Pep Guardiola dengan Ibunya untuk Selamanya

  • Hindari Duduk Terlalu Lama, Rawan Picu Penyakit Jantung dan Kematian Dini
    Tips & Tutorial

    Hindari Duduk Terlalu Lama, Rawan Picu Penyakit Jantung dan Kematian Dini

  • PDIP Buka Suara Usai Relawan Jokowi Gelar Musra di Bandung
    Nasional

    PDIP Buka Suara Usai Relawan Jokowi Gelar Musra di Bandung

  • Pengamat: KLB Demokrat Deli Serdang Potensial Dongkrak Elektabilitas AHY dan Rugikan Moeldoko
    Nasional

    Pengamat: KLB Demokrat Deli Serdang Potensial Dongkrak Elektabilitas AHY dan Rugikan Moeldoko

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.