TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Puluhan Negara Eropa Desak Saudi Bebaskan Sejumlah Aktivis Perempuan Pembela HAM dari Tahanan

Puluhan Negara Eropa Desak Saudi Bebaskan Sejumlah Aktivis Perempuan Pembela HAM dari Tahanan

By Bagas F Sinaga
17 September 2020
492
0
Puluhan Negara Eropa Desak Saudi Bebaskan Sejumlah Aktivis Perempuan Pembela HAM dari Tahanan

TIKTAK.ID – Puluhan negara Barat pada Selasa (15/9/20) menyerukan pembebasan aktivis perempuan yang ditahan oleh Kerajaan Arab Saudi dan mereka yang menjadi dalang pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi untuk diseret ke pengadilan, tulis Reuters.

Setidaknya puluhan aktivis hak asasi perempuan terkemuka ditangkap di Arab Saudi pada 2018 karena menuntut pencabutan aturan larangan perempuan mengendarai mobil, sebuah langkah yang telah lama dikampanyekan oleh banyak aktivis yang ditahan.

Jerman, yang berbicara atas nama Uni Eropa di Dewan Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa, mengecam “penahanan berkepanjangan terhadap pembela hak-hak perempuan”, termasuk aktivis Loujain al-Hathloul.

Beberapa wanita yang ditangkap mengatakan bahwa mereka telah mengalami penyiksaan dan pelecehan seksual dalam penahanan, sebuah tuduhan yang ditolak oleh pejabat Saudi.

“Kami menekankan perlunya akuntabilitas penuh dan penuntutan yang transparan terhadap mereka yang terlibat dalam pembunuhan Jamal Khashoggi,” tambah Duta Besar Jerman, Michael Freiherr von Ungern-Sternberg.

Pengadilan Saudi bulan ini memenjarakan delapan orang selama antara tujuh dan 20 tahun atas pembunuhan jurnalis tersebut pada 2018 di Konsulat Saudi di Istanbul. Pengadilan rahasia itu menuai kritik dari penyelidik PBB dan aktivis hak asasi manusia yang mengatakan dalang pembunuhan itu tetap bebas.

Duta Besar Denmark untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa di Jenewa, Morten Jespersen membacakan pernyataan bersama atas nama 29 negara -termasuk Australia, Inggris, dan Kanada- yang mendesak Kerajaan Saudi untuk “membebaskan semua tahanan politik” dan menyuarakan keprihatinannya atas penahanan “setidaknya lima aktivis perempuan”.

Mereka termasuk al-Hathloul, Nouf Abdelaziz, Samar Badawi, Nassima Al-Sadah, Mohammed Al-Bajadi, dan Miyaa Al-Zahrani, kata Layanan Internasional untuk Hak Asasi Manusia (ISHR) dalam sebuah pernyataannya.

John Fisher dari Human Rights Watch mengecam “penargetan brutal para pembela HAM dan pembangkang” Arab Saudi dan mendesak pembebasan aktivis perempuan dan “orang lain yang ditahan secara sewenang-wenang”.

Secara terpisah, Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM) PBB mengatakan mereka khawatir dengan kondisi semakin memburuknya para migran Ethiopia yang ditahan oleh Arab Saudi dan para IOM kini sedang mencari akses ke mereka yang membutuhkan bantuan mendesak.

TagsAktivis PerempuanArab SaudiBerita Dunia Hari IniBerita timur tengahNegara EropaPelanggaran HAMPelecehan SeksualPembela HAM

Related articles More from author

  • Rusia Rencanakan Vaksinasi Covid-19 Massal pada Oktober Nanti
    Internasional

    Rusia Rencanakan Vaksinasi Covid-19 Massal pada Oktober Nanti

    3 Agustus 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Hatice Cengiz Jadi Saksi di Pengadilan Perdana Pembunuhan Jamal Khashoggi
    Internasional

    Hatice Cengiz Jadi Saksi di Pengadilan Perdana Pembunuhan Jamal Khashoggi

    6 Juli 2020
    By William Putra Wijaya
  • Salah Gunakan Karakter China, Media Jerman Jadi Bahan Olokan
    Internasional

    Salah Gunakan Karakter China, Media Jerman Jadi Bahan Olokan

    15 Desember 2020
    By William Putra Wijaya
  • Baghdad Murka, Dua Komandannya Dibunuh Drone Turki
    Internasional

    Baghdad Murka, Dua Komandannya Dibunuh Drone Turki

    14 Agustus 2020
    By William Putra Wijaya
  • PBB: Usir Paksa Warga Palestina, Israel Langgar Hukum Internasional
    Internasional

    PBB: Usir Paksa Warga Palestina, Israel Langgar Hukum Internasional

    4 Juni 2021
    By William Putra Wijaya
  • Moskow Tambah Daftar Hitam Warga Eropa yang Dilarang Masuk Rusia
    Internasional

    Moskow Tambah Daftar Hitam Warga Eropa yang Dilarang Masuk Rusia

    25 September 2020
    By William Putra Wijaya

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Beredar Isu Airlangga Hartarto Bakal Dikudeta, Elite Golkar Ramai-ramai Menyangkal
    Nasional

    Beredar Isu Airlangga Hartarto Bakal Dikudeta, Elite Golkar Ramai-ramai Menyangkal

  • Ancaman Reshuffle Tak Terbukti, Pengamat: Lama-lama Kemarahan Jokowi Hilang Kredibilitasnya
    Nasional

    Pemilih Jokowi dan Prabowo Tolak Presiden 3 Periode

  • Bakal Lanjutkan Kirim Minyak ke Venezuela, Pasukan Iran Siap Siaga Hadapi Gangguan AS
    Internasional

    Bakal Lanjutkan Kirim Minyak ke Venezuela, Pasukan Iran Siap Siaga Hadapi Gangguan AS

  • Prabowo Ikut Bersuara Usai Jokowi Sebut Presiden Boleh Memihak di Pilpres
    Nasional

    Prabowo Ikut Bersuara Usai Jokowi Sebut Presiden Boleh Memihak di Pilpres

  • TIKTAK.ID - Diserang Malware, Ratusan Bank Rugi 100 Juta Dolar AS
    Internasional

    Diserang Malware, Ratusan Bank Rugi 100 Juta Dolar AS

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.