TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Sempat Terhenti, Pembicaraan Damai di Afghanistan Kembali Berlanjut

Sempat Terhenti, Pembicaraan Damai di Afghanistan Kembali Berlanjut

By Bagas F Sinaga
2 September 2020
573
0
Sempat Terhenti, Pembicaraan Damai di Afghanistan Kembali Berlanjut

TIKTAK.ID – Perundingan perdamaian di Afghansitan berjalan seperti siput. Meski sejak Februari lalu digadang-gadang, namun hingga detik ini perdamaian di negara itu masih sebatas angan. Namun kali ini kebuntuan itu sedikit mulai terkuak. Kabul disebut telah sepakat untuk melanjutkan pembebasan sisa tahanan Taliban.

Perundingan seharusnya sudah dimulai pada Maret lalu, namun berulang kali ditunda karena Taliban dan Pemerintah Afghanistan tak menemukan kata sepakat terkait pertukaran tahanan, termasuk ratusan tahanan anggota Taliban kelas kakap, tulis France24.

“Tahanan kami telah dibebaskan dan kami melihat ini sebagai langkah positif yang membuka jalan bagi dimulainya pembicaraan intra-Afghanistan,” kata Juru Bicara Taliban, Suhail Shaheen kepada AFP Selasa (1/9/20) malam.

Pejabat Taliban lainnya dari Komisi Penjara kelompok itu mengatakan 200 tahanan telah dibebaskan oleh Kabul sejak Senin (31/8/20) lalu.

Dia menambahkan, sebagai imbalan atas pembebasan tahanan mereka, para militan telah membebaskan empat komando Afghanistan yang ditahan, menambahkan bahwa dua lagi akan dibebaskan pada Rabu (2/9/20).

Seorang pejabat senior Pemerintah Afghanistan mengatakan kepada AFP tanpa menyebutkan namanya bahwa “lusinan” tahanan Taliban telah dibebaskan pada Senin kemarin.

“Tahanan yang tersisa akan dibebaskan dalam beberapa hari ke depan,” katanya.

Delapan tahanan Taliban yang dibebaskan diarak di depan media lokal di Kandahar, benteng kelompok Taliban.

Berdasarkan ketentuan kesepakatan AS-Taliban pada Februari, Kabul seharusnya membebaskan 5.000 militan dan Taliban dimaksudkan untuk membebaskan 1.000 tentara Afghanistan.

Kedua belah pihak memenuhi sebagian besar kewajiban mereka, namun Kabul sebelumnya telah menolak pembebasan 400 narapidana terakhir yang menurut Presiden Ashraf Ghani sendiri adalah “bahaya bagi dunia”.

Pada 9 Agustus, ribuan orang terkemuka Afghanistan menyetujui pembebasan 400 tahanan ini, termasuk banyak tahanan yang melakukan serangan brutal terhadap warga Afghanistan dan orang asing.

Pembebasan mereka ditentang oleh para pejabat di Paris dan Canberra karena mereka yang ada dalam daftar itu termasuk militan yang terkait dengan pembunuhan warga sipil dan pasukan Prancis dan Australia di Afghanistan.

Tidak ada penjelasan apakah anggota Taliban yang dibebaskan pada Senin itu termasuk mereka yang ditentang oleh Paris dan Canberra.

Kementerian Luar Negeri Afghanistan untuk Urusan Perdamaian mengatakan pada Selasa kemarin bahwa pihak berwenang telah mengambil semua upaya untuk memastikan pembicaraan damai segera dimulai.

“Upaya-upaya ini telah membuat kami lebih dekat dari sebelumnya untuk memulai pembicaraan langsung,” kata Juru Bicara Kementerian, Najia Anwari kepada AFP.

Mantan Presiden Afghanistan, Hamid Karzai memuji dimulainya kembali pembebasan tahanan, melalui akun Twitternya dia menyebut langkah itu sebagai “langkah positif” menuju perdamaian di Afghanistan.

“Saya berharap langkah-langkah yang diperlukan akan diambil untuk membuka jalan bagi pembicaraan intra-Afghanistan dan bahwa delegasi dari kedua belah pihak akan segera bertemu,” cuitnya.

TagsAfghanistanBerita Dunia Hari IniBerita timur tengahKonflik AfghanistanPembicaraan DamaiTaliban

Related articles More from author

  • Bom Mobil di Afghanistan Tewaskan 30 Tentara
    Internasional

    Bom Mobil di Afghanistan Tewaskan 30 Tentara

    1 Desember 2020
    By Bagas F Sinaga
  • China Komitmen Bantu Dunia Hilangkan Kesenjangan Vaksin Anti-Corona
    Internasional

    China Komitmen Bantu Dunia Hilangkan Kesenjangan Vaksin Anti-Corona

    4 Juni 2021
    By William Putra Wijaya
  • HRW: Kerajaan Saudi Tahan Pangeran Faisal bin Abdullah Tanpa Dasar Hukum yang Jelas
    Internasional

    HRW: Kerajaan Saudi Tahan Pangeran Faisal bin Abdullah Tanpa Dasar Hukum yang Jelas

    11 Mei 2020
    By William Putra Wijaya
  • Aung San Suu Kyi Bantah Semua Tuduhan Junta Militer
    Internasional

    Aung San Suu Kyi Bantah Semua Tuduhan Junta Militer

    30 Oktober 2021
    By William Putra Wijaya
  • PBB Nyatakan Sebaran Kekuatan ISIS di Afghanistan Makin Meluas
    Internasional

    PBB Nyatakan Sebaran Kekuatan ISIS di Afghanistan Makin Meluas

    23 November 2021
    By William Putra Wijaya
  • Pulang dari AS, Tentara Thailand Positif Covid-19
    Internasional

    Pulang dari AS, Tentara Thailand Positif Covid-19

    3 Agustus 2020
    By William Putra Wijaya

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Apa Alasan Perlu Cuci Baju Baru Sebelum Dipakai?
    Tips & Tutorial

    Apa Alasan Perlu Cuci Baju Baru Sebelum Dipakai?

  • Munculnya Duet Ganjar-Prabowo Bisa Tandingi Wacana Jokowi 3 Periode
    Nasional

    Munculnya Duet Ganjar-Prabowo Bisa Tandingi Wacana Jokowi 3 Periode

  • Mahasiswa UGM Dirikan BeProfesion, Bantu Sertifikasi Profesi
    Teknologi

    Mahasiswa UGM Dirikan BeProfesion, Bantu Sertifikasi Profesi

  • Politikus PDIP Sebut PKS Biang Kerok Berkembangnya Intoleransi di Sumbar
    Nasional

    Politikus PDIP Sebut PKS Biang Kerok Berkembangnya Intoleransi di Sumbar

  • Khaled Drareni
    Internasional

    Aljazair Tangkap Jurnalis Senior Dicap Anti Pemerintah

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.