TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
InternasionalTeknologi
Home›Internasional›Dilarang di AS, TikTok Pastikan Gugat Trump ke Pengadilan

Dilarang di AS, TikTok Pastikan Gugat Trump ke Pengadilan

By Alfan Mahardika
24 Agustus 2020
652
0
Dilarang di AS, TikTok Pastikan Gugat Trump ke Pengadilan

TIKTAK.ID – Penyedia aplikasi video TikTok mengungkapkan pada Sabtu (22/8/20), bahwa pihaknya berencana menantang administrasi Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump di pengadilan terkait tuduhan ancaman keamanan nasional pada perusahaan yang dimiliki Pemerintah China itu.

Perkara TikTok mencuat ketika gesekan dua kubu ekonomi terkuat di dunia, AS dan China, memanas. Trump pun sudah menandatangani perintah eksekutif mengenai pelarangan TikTok pada 6 Agustus, yang dimiliki ByteDance asal China dalam 45 hari. Dalam perintah itu, menekan TikTok hingga berpotensi dijual ke perusahaan AS.

“Meski kami sangat tidak setuju dengan keprihatinan Pemerintah, selama nyaris setahun kami sudah berusaha terlibat dengan itikad baik memberikan solusi yang konstruktif. Tetapi yang kami temui yakni kurangnya proses hukum karena Pemerintah tidak memperhatikan fakta dan mencoba masuk dalam negosiasi bisnis swasta,” tulis TikTok dalam pernyataan resmi, seperti dilansir CNNIndonesia.com dari AFP.

“Untuk memastikan aturan hukum tidak terabaikan dan bahwa perusahaan kami dan penggunanya diperlakukan adil, kami pun tidak memiliki pilihan selain menantang perintah eksekutif melalui sistem peradilan,” terang TikTok lagi.

Rencananya, TikTok bakal mengajukan gugatan pada pekan depan.

Sebelumnya, aplikasi TikTok telah diunduh 175 juta kali di AS dan lebih dari 1 miliar di seluruh dunia. Diketahui Trump menuduh TikTok kemungkinan digunakan China untuk mendeteksi lokasi karyawan Pemerintah, membuat konten untuk pemerasan, serta melakukan spionase swasta.

Menanggapi pernyataan Trump, TikTok menegaskan tidak pernah menyediakan data pengguna di AS untuk Pemerintah China. Kemudian China ikut mengecam tindakan Trump dengan mengatakannya sebagai tindakan politis.

Lebih lanjut, Kepala Departemen Luar Negeri juga menyebut TikTok dan WeChat adalah aplikasi pengiriman pesan China.

“Mereka memasukkan data secara langsung ke Partai Komunis China,” tudingnya.

Sedangkan dalam wawancara terpisah, Menteri Keuangan Steve Mnuchin menjelaskan, “kami tidak memelihara TikTok dalam bentuk saat ini”.

Sikap AS tersebut makin mengemuka menjelang Pilpres pada 3 November. Trump sendiri semakin keras menyuarakan pesan anti-China. Ia akan bersaing dengan Joe Biden dalam Pilpres AS mendatang.

Sementara itu, Microsoft dan Oracle disebut sebagai perusahaan yang berpotensi mengambil alih operasi TikTok di AS.

TagsASDonald TrumpGugatanPelarangan TiktokPengadilanTiktok

Related articles More from author

  • Sangkal Tuduhan Trump Soal Asal Mula Virus Corona, Pejabat Laboratorium Wuhan Angkat Suara
    Internasional

    Sangkal Tuduhan Trump Soal Asal Mula Virus Corona, Pejabat Laboratorium Wuhan Angkat Suara

    22 April 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Palestina Putuskan Semua Hubungan Diplomatis Dengan AS
    Internasional

    Pasca Tolak Proposal Trump, Kini Palestina Putuskan Semua Kerja Sama Keamanan dengan Amerika dan Israel

    1 Februari 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Pyongyang Anggap Tak Perlu dan Tak Ada Gunanya Berunding dengan Amerika Lagi
    Internasional

    Pyongyang Anggap Tak Perlu dan Tak Ada Gunanya Berunding dengan Amerika Lagi

    6 Juli 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Internasional

    Pengadilan Irak Keluarkan Perintah Resmi Penangkapan Trump

    9 Januari 2021
    By Bagas F Sinaga
  • Sah! DPR AS Kembali Makzulkan Trump
    Internasional

    Sah! DPR AS Kembali Makzulkan Trump

    14 Januari 2021
    By William Putra Wijaya
  • Eropa Segera Buka Perbatasan untuk Pelancong dari Luar Selain AS, Brasil dan China
    Internasional

    Eropa Segera Buka Perbatasan untuk Pelancong dari Luar Selain AS, Brasil dan China

    2 Juli 2020
    By William Putra Wijaya

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Label Privasi di App Store Tidak Diperiksa Ketat
    Teknologi

    Label Privasi di App Store Tidak Diperiksa Ketat

  • Tuan Guru Bajang Semprot Anies yang Bandingkan Prestasi SBY dan Jokowi
    Nasional

    Tuan Guru Bajang Semprot Anies yang Bandingkan Prestasi SBY dan Jokowi

  • Usai Sidak Trotoar Revitalisasi Anies, Ketua DPRD: Cakep di Luar, Berantakan di Dalam
    Nasional

    Usai Sidak Trotoar Revitalisasi Anies, Ketua DPRD: Cakep di Luar, Berantakan di Dalam

  • Prediksi Situasi Politik Memanas Jelang 2024, Laskar Ganjar-Puan Sarankan Jokowi Lakukan Reshuffle
    Nasional

    Prediksi Situasi Politik Memanas Jelang 2024, Laskar Ganjar-Puan Sarankan Jokowi Lakukan Reshuffle

  • Kewalahan Hadapi Covid-19, Prancis akan Tetapkan Kondisi Krisis
    Internasional

    Kewalahan Hadapi Covid-19, Prancis akan Tetapkan Kondisi Krisis

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.