TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Jejak Campur Tangan Mossad di Balik Normalisasi Total UEA-Israel

Jejak Campur Tangan Mossad di Balik Normalisasi Total UEA-Israel

By Bagas F Sinaga
16 Agustus 2020
675
0
Jejak Campur Tangan Mossad di Balik Normalisasi Total UEA-Israel

TIKTAK.ID – Sebuah kesepakatan yang dijuluki sebagai “terobosan diplomatik bersejarah” diumumkan pada 13 Agustus kemarin. Yaitu ditekennya kesepakatan hubungan diplomatik antara Israel dengan negara Teluk pertama, Uni Emirat Arab (UEA). Presiden Amerika Serikat mengaku berperan penting atas terjalinnya hubungan dua negara, namun ternyata di balik itu ada tangan-tangan Mossad pada terciptanya hubungan itu.

Beberapa outlet media mengabarkan jika Mossad adalah pemain kunci kesepakatan normalisasi UEA dan Israel. Bos Mossad, Yossi Cohen disebut wira-wiri ke Abu Dhabi melakukan koordinasi untuk membawa hubungan antara dua rezim yang telah lama menjalin hubungan backstreet, kini diumumkan resmi, tulis Sputnik, Jumat (14/8/20).

Sejumlah outlet mengklaim bahwa kerja sama antara Tel Aviv dan Abu Dhabi kian lengket kala bersama-sama memerangi pandemi virus Corona. Saluran 12 Israel dan The New York Times melaporkan bahwa bos Mossad bolak-balik ke UEA untuk mengatur pengiriman persediaan medis secara rahasia.

Sementara itu, kantor berita Walla dengan mengutip sumber anonim mengatakan bahwa terobosan untuk membuka hubungan diplomatik secara resmi antar dua rezim ini baru tercapai dua bulan lalu. Alasannya, katanya Abu Dhabi khawatir rencanan aneksasi Tel Aviv ke wilayah Tepi Barat, karenanya Abu Dhabi menyampaikan kepada Amerika untuk menawarkan normalisasi hubungan bilateral dengan imbalan Israel membatalkan rencana aneksasinya.

“Kami telah membicarakan hal ini selama lebih dari setahun, tetapi masalah pencaplokan menciptakan situasi yang membuat kesepakatan menjadi lebih bisa dicapai,” kata seorang pejabat Gedung Putih.

Sebagai broker, Amerika meneruskan tawaran Abu Dhabi yang langsung disambut sukacita oleh Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu. Setelah itu, bos Mossad mulai sibuk merundingakan detail kesepakatan dengan UEA.

Laporan mengenai keterlibatan Mossad secara samar-samar dikonfirmasi oleh pernyataan dari Kantor Perdana Menteri yang mengatakan bahwa Netanyahu berterima kasih kepada Cohen “atas bantuan Mossad selama bertahun-tahun dalam mengembangkan hubungan dengan negara-negara Teluk”, yang mengakibatkan kesepakatan itu ditandatangani.

UEA menjadi negara ketiga di antara negara-negara Arab dan merupakan negara pertama di Teluk yang bersahabat dengan Israel. Namun, sepertinya ini bukan negara terakhir. Netanyahu, Presiden Trump, dan penasihatnya untuk proses perdamaian Timur Tengah Jared Kushner semuanya telah mengisyaratkan bahwa negara-negara kawasan lain mungkin akan mengikuti jejak UEA, bahkan mungkin dalam beberapa hari mendatang.

The New York Times mengklaim bahwa Cohen tidak hanya melakukan perjalanan ke Abu Dhabi, tetapi juga telah terlibat dalam negosiasi dengan Arab Saudi dan Qatar.

The Times of Israel juga mengutip “pejabat senior Israel” yang mengklaim bahwa Bahrain akan menjadi negara Teluk berikutnya yang menjalin hubungan diplomatik dengan Israel.

TagsBerita Dunia Hari IniBerita timur tengahIsraelMossadNormalisasiUEAYossi Cohen

Related articles More from author

  • Uni Eropa Perkirakan Vaksin Covid-19 Baru Tersedia Tahun Depan
    Internasional

    Uni Eropa Perkirakan Vaksin Covid-19 Baru Tersedia Tahun Depan

    16 Mei 2020
    By William Putra Wijaya
  • Mantan Petinggi Intelijen Saudi Bongkar Kebusukan Putra Mahkota, Sebut Mohammed bin Salman 'Psikopat-Pembunuh'
    Internasional

    Mantan Petinggi Intelijen Saudi Bongkar Kebusukan Putra Mahkota, Sebut Mohammed bin Salman ‘Psikopat-Pembunuh’

    29 Oktober 2021
    By Bagas F Sinaga
  • Sudan Terima Imbalan 1 Miliar Dolar dari AS Pascanormalisasi dengan Israel
    Internasional

    Sudan Terima Imbalan 1 Miliar Dolar dari AS Pascanormalisasi dengan Israel

    8 Januari 2021
    By William Putra Wijaya
  • Dianggap Hina Presiden, Pria Prancis Didenda 167 Juta
    Internasional

    Dianggap Hina Presiden, Pria Prancis Didenda 167 Juta

    18 September 2021
    By Bagas F Sinaga
  • China Klaim Berhasil Ciptakan Bulan Buatan
    Internasional

    China Klaim Berhasil Ciptakan Bulan Buatan

    14 Januari 2022
    By William Putra Wijaya
  • Ribuan Orang Ikuti Pemakaman Korban Demonstrasi Kudeta Militer di Myanmar
    Internasional

    Ribuan Orang Ikuti Pemakaman Korban Demonstrasi Kudeta Militer di Myanmar

    23 Februari 2021
    By Bagas F Sinaga

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Dianggap Langgar Kode Etik dan AD/ART, Effendi Simbolon Dipecat PDIP
    Nasional

    Dianggap Langgar Kode Etik dan AD/ART, Effendi Simbolon Dipecat PDIP

  • Tanggapi Polemik Perluasan Tanah Ancol, Wagub DKI: Apa yang Dilakukan Pak Gubernur Sudah Baik dan Tepat
    Nasional

    Tanggapi Polemik Perluasan Tanah Ancol, Wagub DKI: Apa yang Dilakukan Pak Gubernur Sudah Baik dan Tepat

  • Proyek Ketahanan Pangan Prabowo Panen, Hasilnya Sampai 3-4 Kali Lipat?
    Nasional

    Proyek Ketahanan Pangan Prabowo Panen, Hasilnya Sampai 3-4 Kali Lipat?

  • Luhut Jawab Julukan ‘Menteri Segala Urusan’ di Acara GAMKI
    Nasional

    Luhut Jawab Julukan ‘Menteri Segala Urusan’ di Acara GAMKI

  • Pilkada Serentak 2024, Masa Jabatan Anies Baswedan Bisa Diperpanjang
    Nasional

    Anies Enggan Bahas Pilpres 2024 Meski Jabatan Gubernur DKI Sisa Setahun

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.