TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Khawatirkan Proses dan Kualitas Pendidikan Saat Pandemi, Mendiknas Era SBY Minta Nadiem Perhatikan Sejumlah Hal Krusial ini

Khawatirkan Proses dan Kualitas Pendidikan Saat Pandemi, Mendiknas Era SBY Minta Nadiem Perhatikan Sejumlah Hal Krusial ini

By Joni Sitohang
20 Juni 2020
851
0
Khawatirkan Proses dan Kualitas Pendidikan Saat Pandemi, Mendiknas Era SBY Minta Nadiem Perhatikan Sejumlah Hal Krusial ini

TIKTAK.ID – Menteri Pendidikan Nasional era Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY), Mohammad Nuh menyebut sektor pendidikan perlu mendapat perhatian khusus dari Pemerintah selama masa pandemi Covid-19 saat ini.

Nuh menilai Pemerintah perlu membuat kebijakan-kebijakan khusus agar pendidikan dapat terus berjalan tanpa hambatan krisis akibat virus Corona. Ia menyarankan agar sekolah-sekolah dapat memberikan pembelajaran secara lebih aktif meskipun para siswa belajar dari rumah.

“Belajar dari rumah, ini betul, tapi persoalan yang perlu kita cermati adalah sekolah ditutup, kemudian diganti dengan belajar dari rumah,” ujar Nuh dalam sebuah diskusi daring, seperti dilansir CNN Indonesia, Jumat (19/6/20).

Baca juga : Soroti Omnibus Law, YLBHI: Presiden Potensial Jadi ‘Lembaga Tertinggi Negara’ yang Lebih Berkuasa Ketimbang DPR

Nuh menyarankan Pemerintah memperhatikan learning poverty (kemiskinan dalam pembelajaran) agar tidak terus meningkat selama masa pandemi saat ini. Ia mengatakan, bukan tidak mungkin apabila kebijakan yang dibuat tidak tepat sasaran dapat membuat siswa-siswa yang tetap diluluskan selama masa pandemi tidak mendapat pembelajaran yang berarti.

“Kemiskinan dalam pembelajaran akan naik pula. Meski dia dicatat tetap tidak drop out, tapi dari sisi pembelajaran dia drop out karena gak lulus sebenarnya, akibat tidak mengalami proses pembelajaran itu,” terangnya.

Nuh menyatakan, hal itu nantinya akan berujung pada ketidakadilan lantaran muncul banyak generasi baru yang tidak memiliki masa depan.

Baca juga : DPR Kukuh Tak Mau Terima Pembatalan Haji 2020 Meski Menag Sudah Minta Maaf

Selain itu, ia juga meminta Pemerintah dapat memperhatikan sektor-sektor lain yang bersinggungan dengan pendidikan secara tatap muka di sekolah. Ia mencontohkan, kantin sekolah yang terpaksa harus ditutup selama siswa belajar dari rumah.

Kemudian ia mengimbau Pemerintah membentuk tim khusus untuk memikirkan mitigasi dampak dari virus Corona ini di sektor pendidikan.

Sebelumnya, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) sempat mendesak agar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) membuat kurikulum baru selama masa pandemi Covid-19 saat ini.

Baca juga : Erick Unggah Foto Bareng Prabowo Subianto, Netizen: Capres-Cawapres 2024

“PGRI mengusulkan agar Pemerintah merancang ‘Kurikulum Sekolah Era Pandemi (KSEP)’ yang praktis dan aplikatif dengan target pembelajaran rasional,” kata Ketua Umum PGRI Unifah Rosyidi mengutip Antara, Sabtu (6/6/20).

Menurunya, kurikulum yang ada saat ini tidak optimal ketika diterapkan untuk menunjang kegiatan belajar-mengajar di rumah.

TagsCoronaCOVID-19Mendiknasnadiem makarimpandemiPendidikanPGRISBYVirus CoronaWabah Covid-19

Related articles More from author

  • TIKTAK.ID - KPU Tunda Gelar Pilkada Serentak 2020, Kenapa?
    Nasional

    KPU Tunda Gelar Pilkada Serentak 2020, Kenapa?

    23 Maret 2020
    By Rusli Qomar
  • PPKM Tak Efektif, Jokowi Bakal Terapkan Lockdown?
    Nasional

    PPKM Tak Efektif, Jokowi Bakal Terapkan Lockdown?

    4 Februari 2021
    By Joni Sitohang
  • TIKTAK.ID - Kabar Duka, PB IDI Konfirmasi 4 Dokter yang Tangani Corona Meninggal Dunia
    Nasional

    Kabar Duka, PB IDI Konfirmasi 4 Dokter yang Tangani Corona Meninggal Dunia

    23 Maret 2020
    By Rusli Qomar
  • Beberapa Kesalahan dalam Berolahraga Dapat Menghilangkan Manfaatnya
    Tips & Tutorial

    Beberapa Kesalahan dalam Berolahraga Dapat Menghilangkan Manfaatnya

    31 Maret 2020
    By Hendra Setiawan
  • Adik Gus Dur Wafat, Anies: Gus Im Pribadi yang Amanah dan Punya Prinsip Keindonesiaan
    Nasional

    Disindir Soal ‘Patung Jenderal Sudirman Pake Masker’, Anies Bilang Tak Ambil Pusing Omongan Orang

    22 Agustus 2020
    By Joni Sitohang
  • Meski Putrinya Maju Pilkada, Ma'ruf Amin: Kalau Saya Sih Lebih Baik Ditunda
    Nasional

    Meski Putrinya Maju Pilkada, Ma’ruf Amin: Kalau Saya Sih Lebih Baik Ditunda

    22 Oktober 2020
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Susu Efektif Cegah Osteoporosis, Mitos atau Fakta?
    Tips & Tutorial

    Susu Efektif Cegah Osteoporosis, Mitos atau Fakta?

  • TIKTAK.ID - 6 Manfaat Diet Puasa Intermiten yang Lagi Ngetren
    Tips & Tutorial

    6 Manfaat Diet Puasa Intermiten yang Lagi Ngetren

  • Nilai Pertemuan Puan-AHY Positif, Pengamat: Bisa Ciptakan Suasana Politik Damai
    Nasional

    Nilai Pertemuan Puan-AHY Positif, Pengamat: Bisa Ciptakan Suasana Politik Damai

  • Tolak Jokowi Reshuffle Kabinet Saat Pandemi, Nasdem: Hanya Bikin Gaduh tapi Tak Selesaikan Masalah
    Nasional

    Tolak Jokowi Reshuffle Kabinet Saat Pandemi, Nasdem: Hanya Bikin Gaduh tapi Tak Selesaikan Masalah

  • Jokowi Buka Suara Soal Mantan Presiden Diminta Jadi Pengawas Danantara
    Nasional

    Jokowi Buka Suara Soal Mantan Presiden Diminta Jadi Pengawas Danantara

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.