TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›PDIP Desak Jokowi Hukum Sejumlah Menteri, Kenapa?

PDIP Desak Jokowi Hukum Sejumlah Menteri, Kenapa?

By Joni Sitohang
7 Juni 2020
1014
0
PDIP Desak Jokowi Hukum Sejumlah Menteri, Kenapa?

TIKTAK.ID – Anggota Komisi Kesehatan DPR dari Fraksi PDIP, Muchamad Nabil Haroen meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan hukuman dan penghargaan bagi para menteri di Kabinet Indonesia Maju melalui penilaian terhadap kinerja masing-masing kementerian dalam masa-masa penanganan menanggulangi pandemi Covid-19.

Perihal hukuman, menurut Nabil, tidak harus berupa reshuffle atau pergantian susunan Kabinet.

“Terserah Presiden (hukumannya). Didiemin seminggu juga pusing,” ujarnya pada sebuah diskusi daring “New Normal, Are U Ready?” Sabtu (6/6/20).

Baca juga : Ajak Warga Saling Dukung Lawan Covid-19, Anies Singgung Beratnya Beban Jokowi

Nabil memandang sebagian besar menteri masih belum dapat bertindak dengan baik dalam menunaikan instruksi Presiden Jokowi selama menangani pandemi Covid-19 di seluruh penjuru Indonesia.

“Sehingga ada overlapping (peraturan),” sebutnya.

Politikus PDIP itu enggan mengungkapkan siapa saja menteri-menteri yang dipandang layak menerima hukuman dari Presiden Jokowi. Tetapi Nabil menyebutkan, ada beberapa menteri yang sulit menerima ajakan dalam berkoordinasi bersama DPR.

Baca juga : Sebut AS Sedang Ditimpa ‘Tiga Pukulan Besar’, SBY: Amerika, Are You OK?

“Contoh saat Satgas Covid-19 DPR hendak berkunjung, ada beberapa kementerian responsnya saja susah. Padahal kami yang datang, kami yang samperin.”

Nabil mengutarakan bahwa DPR mendapati temuan tentang banyak permasalahan selama menangani pandemi Covid-19. Satu di antara masalah tersebut berupa peraturan yang saling tumpang tindih.

Ia mencontohkan dalam hal perhotelan saja sebagian besar regulasi dari berbagai kementerian yang mengaturnya. Bahkan empat Direktorat Jenderal di Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menerbitkan peraturan-peraturan yang berbeda-beda terhadap masalah tersebut.

Baca juga : Hasil Rapimnas Bersama 34 DPD Putuskan Prabowo Subianto Kembali Pimpin Gerindra Hingga 2025

“Belum lagi dari kementerian lain,” papar Nabil.

Pandemi Covid-19 sendiri mulai mencuat saat dikonfirmasi temuan kasus pertama di Indonesia pada Senin, 2 Maret 2020.

Berdasarkan informasi terbaru pada Sabtu (6/6/20) yang dirilis pada laman resmi Satgas Covid-19 di www.covid19.go.id grafik temuan kasus di Indonesia masih mengalami peningkatan. Saat ini telah terkonfirmasi 30.514 kasus dengan 18.806 di antaranya dirawat. Kasus meninggal sebanyak 1.801 dan terkonfirmasi sembuh sebanyak 9.907 kasus.

Baca juga : Soal Fatwa Salat Jumat Dilakukan 2 Shift, Dilarang MUI Pusat Dibolehkan MUI DKI, Pilih Mana?

Berdasarkan laman resmi WHO terkini (6/6/20), temuan positif kasus Covid-19 terkonfirmasi sebanyak 6.663.304, dengan 392.802 kasus di antaranya meninggal dunia di 216 negara.

TagsCoronaCOVID-19HukumJokowiMenteriPDIPVirus CoronaWabah Covid-19

Related articles More from author

  • Tanggapi Bubarnya Relawan Ganjar Pranowo Mania, PDIP: Kapan Dibentuk, Kok Tiba-tiba Bubar
    Nasional

    Tanggapi Bubarnya Relawan Ganjar Pranowo Mania, PDIP: Kapan Dibentuk, Kok Tiba-tiba Bubar

    9 Februari 2023
    By Joni Sitohang
  • Sindir Jokowi Tak Berkutik Saat Relawan Bagi Kaus ‘Presiden 3 Periode', Politikus PDI-P Singgung Agenda Jahat
    Nasional

    Sindir Jokowi Tak Berkutik Saat Relawan Bagi Kaus ‘Presiden 3 Periode’, Politikus PDI-P Singgung Agenda Jahat

    12 Juni 2022
    By Joni Sitohang
  • Dideklarasikan Jadi Capres 2024, Budiman Sudjatmiko Buka Suara
    Nasional

    Dideklarasikan Jadi Capres 2024, Budiman Sudjatmiko Buka Suara

    31 Oktober 2021
    By Joni Sitohang
  • Iuran BPJS Naik Lagi Saat Pandemi, Apa Alasannya?
    Nasional

    Iuran BPJS Naik Lagi Saat Pandemi, Apa Alasannya?

    13 Mei 2020
    By Joni Sitohang
  • Untuk Kewaspadaan, Dinkes DKI Pantau 115 Orang Terkait Corona dan Dirikan Posko Pelaporan
    Nasional

    Untuk Kewaspadaan, Dinkes DKI Pantau 115 Orang Terkait Corona dan Dirikan Posko Pelaporan

    3 Maret 2020
    By Johan Arif
  • amien rais zulkifli hasan beda sikap
    Nasional

    Sindir Zulkifli Hasan Soal Dukungan Tanpa Syarat untuk Jokowi, Amien Rais: Saya Menangis

    9 Desember 2019
    By Johan Arif

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Diprediksi Naik ke Peringkat Dua Dunia, Ini Respons Jonatan Christie
    Olahraga

    Diprediksi Naik ke Peringkat Dua Dunia, Ini Respons Jonatan Christie

  • Resep Canape Ikan Tuna Khas Prancis
    Nasional

    Resep Canape Ikan Tuna Khas Prancis

  • TIKTAK.ID - Pasca Pembunuhan Jenderal Soleimani, New York, Los Angeles dan Washington dalam Keadaan Siaga Satu
    Internasional

    Pasca Pembunuhan Jenderal Soleimani, New York, Los Angeles dan Washington dalam Keadaan Siaga Satu

  • Singgung Guyonan Gus Dur Soal '3 Polisi Jujur di Indonesia', Kapolri Janji Ubah Citra Korps Bhayangkara
    Nasional

    Singgung Guyonan Gus Dur Soal ‘3 Polisi Jujur di Indonesia’, Kapolri Janji Ubah Citra Korps Bhayangkara

  • Jenderal Idham Azis Kirim Surat Permohonan Pengganti Kapolri ke Jokowi
    Nasional

    Jenderal Idham Azis Kirim Surat Permohonan Pengganti Kapolri ke Jokowi

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.