TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Soal Diskusi Pemberhentian Presiden di UGM, Mahfud MD Tak Masalah dan Minta yang Diteror Melapor

Soal Diskusi Pemberhentian Presiden di UGM, Mahfud MD Tak Masalah dan Minta yang Diteror Melapor

By Joni Sitohang
31 Mei 2020
684
0
Soal Diskusi Pemberhentian Presiden di UGM, Mahfud MD Tak Masalah dan Minta yang Diteror Melapor

TIKTAK.ID – Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Mahfud MD mengatakan diskusi bertema pemberhentian presiden yang diinisiasi oleh Constitutional Law Society (CLS) Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada tidak perlu dipersoalkan.

Mahfud juga mendorong para penyelenggara diskusi tersebut untuk melaporkan teror yang mereka terima kepada aparat.

“Yang diteror perlu melapor kepada aparat, dan aparat wajib mengusut kasus itu, siapa pelakunya. Menurut saya untuk webinarnya sendiri tidak apa-apa, tidak perlu dilarang,” ujar Mahfud dalam keterangan tertulis, seperti dilansir Kompas.com, Sabtu (30/5/20).

Baca juga : Anies Tunjuk Dirut TransJakarta Baru, PDIP: Jangan Lagi Asal Tunjuk

Ahli Hukum Tata Negara itu kemudian menyatakan konstitusi telah mengatur bahwa presiden dapat diberhentikan dengan alasan hukum yang terbatas.

Alasan itu, lanjut Mahfud, antara lain melakukan korupsi, terlibat penyuapan, melakukan pengkhianatan terhadap ideologi negara, melakukan kejahatan yang ancamannya lebih dari 5 tahun penjara, melakukan perbuatan tercela, serta jika keadaan yang membuat seorang presiden tidak memenuhi syarat lagi. Mahfud melanjutkan, di luar alasan itu, membuat kebijakan apapun presiden tidak bisa diberhentikan di tengah jalan.

“Apalagi kalau hanya membuat kebijakan Covid itu, enggak ada,” imbuhnya.

Baca juga : Jokowi Akan Bangun Kereta Cepat Jakarta–Surabaya

Mahfud pun mengaku kenal dengan Guru Besar Hukum Tata Negara UII Ni’matul Huda yang rencananya menjadi pembicara dalam acara diskusi tersebut. Ia menilai Ni’matul bukanlah orang yang subversif, dan tak mungkin menggiring ke pemakzulan secara inkonstitusional. Menurutnya, Ni’matul pasti bicara berdasar konstitusi.

Seperti diketahui, diskusi bertajuk “Meluruskan Persoalan Pemberhentian Presiden Ditinjau dari Sistem Ketatanegaraan” yang diinisiasi oleh Constitutional Law Society (CLS) atau Komunitas Hukum Tata Negara Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM) batal dilaksanakan.

Presiden CLS UGM Aditya Halimawan menjelaskan, diskusi yang rencananya akan digelar secara daring pada Jumat (29/05/20) pukul 14.00 WIB kemarin itu dibatalkan karena situasi dan kondisi yang dinilai tidak kondusif. Melalui rilis resminya, CLS FH UGM menyampaikan adanya teror kepada penyelenggara acara diskusi tersebut. Teror berupa pesan WhatsApp dan pengiriman makanan melalui ojek online.

TagsConstitutional Law SocietyCoronaCOVID-19Fakultas Hukummahfud mdMelaporPemberhentianPresidenterorUGMVirus CoronaWabah Covid-19

Related articles More from author

  • Maduro Tuduh Presiden Kolombia Sengaja Sebar Virus Corona ke Venezuela
    Internasional

    Maduro Tuduh Presiden Kolombia Sengaja Sebar Virus Corona ke Venezuela

    25 Mei 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Ridwan Kamil: Varian Baru Corona Inggris B117 Ditemukan di Karawang!
    Nasional

    Ridwan Kamil: Varian Baru Corona Inggris B117 Ditemukan di Karawang!

    3 Maret 2021
    By Joni Sitohang
  • Kemenhan Larang Jajarannya Gunakan Zoom, Instruksi Prabowo?
    Nasional

    Kemenhan Larang Jajarannya Gunakan Zoom, Instruksi Prabowo?

    29 April 2020
    By Joni Sitohang
  • Jokowi Minta Pelonggaran PSBB Dilakukan Hati-hati dan Tak Tergesa-gesa
    Nasional

    Jokowi Minta Pelonggaran PSBB Dilakukan Hati-hati dan Tak Tergesa-gesa

    13 Mei 2020
    By Johan Arif
  • Survei Indikator: Ridwan Kamil Unggul Sementara dari Anies dan Ganjar
    Nasional

    Survei Indikator: Ridwan Kamil Unggul Sementara dari Anies dan Ganjar

    25 Agustus 2020
    By Joni Sitohang
  • Jokowi Kaget Ada PHK Massal di Tangerang, Ternyata...
    Nasional

    Jokowi Kaget Ada PHK Massal di Tangerang, Ternyata…

    7 Mei 2020
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Galang Donasi untuk Tenaga Medis, Belasan Musisi, Komika dan Selebriti Beken Gelar Konser Online
    Selebriti

    Galang Donasi untuk Tenaga Medis, Belasan Musisi, Komika dan Selebriti Beken Gelar Konser Online

  • Partai Oposisi Menangkan Pemilihan Lokal Finlandia
    Internasional

    Partai Oposisi Menangkan Pemilihan Lokal Finlandia

  • Rapat dengan DPR, Risma Bersumpah Tidak Pernah Niat Blusukan atau Cari-Cari Gelandangan
    Nasional

    Rapat dengan DPR, Risma Bersumpah Tidak Pernah Niat Blusukan atau Cari-Cari Gelandangan

  • Ahmad Dhani Angkat Kisah Hidup di Penjara ke Layar Lebar
    Selebriti

    Ahmad Dhani Putuskan Angkat Kisah Hidupnya di Penjara ke Layar Lebar

  • Hasto Soal Isu Jokowi Jadi Ketum PDIP: Provokator Politik
    Nasional

    Hasto Soal Isu Jokowi Jadi Ketum PDIP: Provokator Politik

Artikel Terbaru

  • Test Article for Verification 6 November 2026
  • Kemenbud Gelar Anugerah Kebudayaan Indonesia 2026, Apresiasi Pelestari Budaya 6 November 2026
  • Kemenbud Gelar Anugerah Kebudayaan Indonesia 2026, Apresiasi Pelestari Budaya 6 November 2026
  • Ketum Muhammadiyah Desak Penyadapan oleh Listyo dkk Diusut Transparan 6 November 2026
  • Simple Test Article 6 November 2026

Kategori

  • Berita Unik (100)
  • Internasional (1,531)
  • Kesehatan (103)
  • Keuangan (25)
  • Kuliner (1,071)
  • Nasional (8,054)
  • Olahraga (1,148)
  • Opini (2)
  • Selebriti (1,175)
  • Teknologi (1,322)
  • tips (15)
  • Tips & Tutorial (1,294)
  • Viral (82)

Cari Artikel

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.