TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Olahraga
Home›Olahraga›Taufik Hidayat Pilih Bayar Denda Ketimbang Kirim Pemain yang Tak Siap ke Turnamen

Taufik Hidayat Pilih Bayar Denda Ketimbang Kirim Pemain yang Tak Siap ke Turnamen

By Mahdi Yahya
7 Mei 2023
439
0
Taufik Hidayat Pilih Bayar Denda Ketimbang Kirim Pemain yang Tak Siap ke Turnamen

TIKTAK.ID – Legenda badminton Indonesia, Taufik Hidayat mengatakan lebih baik tak mengirim pemain yang tidak siap ke sebuah turnamen, walaupun harus membayar denda. Dia menilai setiap pemain yang berangkat ke sebuah turnamen BWF harus disertai kewajiban sudah benar-benar dalam kondisi siap. Dia menganggap hal itu demi kebaikan atlet, karena ada risiko besar di tiap keberangkatan, termasuk siap menghadapi kritikan.

Akan tetapi berdasarkan aturan BWF saat ini, para pemain elite yaitu 15 pemain teratas di nomor tunggal dan 10 pemain teratas di nomor ganda alias pemain yang masuk kategori Top Committed Player, memiliki sejumlah kewajiban untuk mengikuti turnamen, yakni 4 turnamen Super 1000, 6 turnamen Super 750, dan 2 dari 9 turnamen Super 500.

Jika seorang atlet yang masuk top committed players tak dapat memenuhi kewajiban mengikuti turnamen wajib, maka ada denda sebesar US$5.000 yang harus dibayar. Namun denda tersebut tidak berlaku kalau atlet tak bisa ikut turnamen akibat cedera.

“Kalau dia membuang US$5.000 [denda tak ikut turnamen wajib] untuk pertandingan lain yang bisa didapat US$20 ribu? Ketimbang atlet menjadi bully-an orang karena atletnya tidak siap tetapi ikut turnamen karena [menghindari] denda US$5.000?” ungkap Taufik, seperti dilansir CNNIndonesia.com.

Taufik menyatakan denda dari BWF memang sudah merupakan suatu kewajiban, karena tertuang di aturan. Namun dari sudut pemain dan PBSI, kata Taufik, harus pintar-pintar mengatur ritme pemain dalam keikutsertaan dalam sebuah turnamen.

Taufik menjelaskan bahwa salah satu yang lazim terjadi adalah pemain papan atas memilih absen di turnamen untuk level Super 500 ke bawah, saat hanya diwajibkan mengikuti dua turnamen dari sembilan yang diselenggarakan. Akan tetapi dia menyebut ketika pemain tidak siap tampil di turnamen level atas, maka mereka juga tidak perlu dikirim hanya demi menghindari denda.

“Tidak usah dipikirin masalah denda US$5 ribu, karena itu sudah suatu kewajiban dari keputusan BWF. Jangan berat, ‘Oh saya harus ikut, jika tidak harus bayar US$5.000’. Ada duit kok, bayar saja,” tutur Taufik.

“Ngapain mikir US$5.000. Tiket hotel berapa? Tiket pesawat berapa? [Bila tetap berangkat]. Anggap saja uang itu hilang. Jangan jadi satu alasan memaksa ikut pertandingan karena tidak mau didenda,” imbuhnya.

TagsBadmintonlegenda badminton indonesiaTaufik Hidayat

Related articles More from author

  • PP PBSI Ajukan Permohonan Indonesia Open 2021 Diundur November
    Olahraga

    PP PBSI Ajukan Permohonan Indonesia Open 2021 Diundur November

    23 Februari 2021
    By Mahdi Yahya
  • Gregoria Tegang Tampil Perdana Olimpiade Tokyo
    Olahraga

    Gregoria Tegang Tampil Perdana Olimpiade Tokyo

    26 Juli 2021
    By Mahdi Yahya
  • Lolos ke Final Kejuaraan Dunia, Ahsan/Hendra Senang Sekaligus Sedih
    Olahraga

    Lolos ke Final Kejuaraan Dunia, Ahsan/Hendra Senang Sekaligus Sedih

    29 Agustus 2022
    By Mahdi Yahya
  • Siti Fadia Jadi Pasangan Apriyani Rahayu di German Open
    Olahraga

    Siti Fadia Jadi Pasangan Apriyani Rahayu di German Open

    6 Februari 2022
    By Mahdi Yahya
  • PBSI Pastikan Kevin Sanjaya dkk Ikuti Tiga Turnamen di Denmark
    Olahraga

    PBSI Pastikan Kevin Sanjaya dkk Ikuti Tiga Turnamen di Denmark

    2 September 2020
    By Mahdi Yahya
  • Apriyani Ungkap Makna Cium Tangan Greysia Saat Olimpiade Tokyo
    Olahraga

    Apriyani Ungkap Makna Cium Tangan Greysia Saat Olimpiade Tokyo

    6 Agustus 2021
    By Mahdi Yahya

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Jokowi Ubah Sikap China Soal Natuna
    Nasional

    Jokowi Top! China Melunak, Mulai Akui Natuna Milik RI

  • Keisya Levronka Rilis Lagu ‘Mengejar Matahari’ dengan Aransemen Baru
    Selebriti

    Keisya Levronka Rilis Lagu ‘Mengejar Matahari’ dengan Aransemen Baru

  • Luhut Siapkan 4 Pengacara untuk Seret Said Didu ke Polisi
    Nasional

    Luhut Siapkan 4 Pengacara untuk Seret Said Didu ke Polisi

  • Kiky Saputri Kembali Perankan Neti Geng Kosan di 'Imperfect The Series'
    Selebriti

    Kiky Saputri Kembali Perankan Neti Geng Kosan di ‘Imperfect The Series’

  • Cak Imin Usul Hapus Jabatan Gubernur, PDIP Buka Suara
    Nasional

    Cak Imin Usul Hapus Jabatan Gubernur, PDIP Buka Suara

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.