TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Tak Punya ‘Tokoh Sentral’, Penyebab Golkar Gagal Menang di Tiga Pemilu Terakhir

Tak Punya ‘Tokoh Sentral’, Penyebab Golkar Gagal Menang di Tiga Pemilu Terakhir

By Joni Sitohang
21 Oktober 2022
699
0
Tak Punya 'Tokoh Sentral', Penyebab Golkar Gagal Menang di Tiga Pemilu Terakhir

TIKTAK.ID – Partai Golongan Karya (Golkar) telah genap berusia 58 tahun pada Kamis (20/10/22). Akan tetapi, Golkar terus mengalami penurunan suara pada Pemilu era Reformasi.

Partai Golkar terakhir menang dalam pemilihan umum (Pemilu) pada 2004 silam. Itu pun dengan perolehan suara yang mengalami penurunan daripada Pemilu sebelumnya, yakni semula 22,43 persen di Pemilu 1999 menjadi 21,57 persen suara. Setelah itu, Golkar kerap menjadi partai nomor dua dan perolehan suaranya juga terus tergerus.

Menurut Direktur Eksekutif KedaiKOPI, Kunto Adi Wibowo, kelemahan Golkar yang membuat gagal menang di tiga edisi Pemilu terakhir lantaran tak punya tokoh sentral seperti parpol lain. Dia mencontohkan PDIP memiliki Megawati Soekarnoputri, Gerindra dengan Prabowo Subianto, Partai NasDem dengan Surya Paloh, dan Partai Demokrat dengan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Baca juga : Moeldoko: Radikalisme Meningkat Jelang Pemilu 2024

“Golkar ini enggak punya tokoh sentral di nasional. Tokoh mereka lebih banyak di daerah yang kemudian memelihara elektabilitas Golkar,” ungkap Kunto, seperti dilansir CNNIndonesia.com, pada Rabu (19/10/22).

Kunto mengatakan bahwa karakteristik politik Indonesia dewasa ini, parpol harus memiliki tokoh sentral. Dia menilai hal itu bakal mempermudah pemilih untuk mengidentifikasi partai tersebut. Dia menganggap penting keberadaan tokoh sentral dalam sebuah parpol karena parpol bersifat abstrak.

“Partai abstrak, platform partai abstrak, dan visi misi partai abstrak. Namun jika ada tokoh, maka lebih mudah membayangkan partai dengan personifikasi tokoh itu. Gerindra ya seperti Prabowo, tegas,” terang Kunto.

Baca juga : Kominfo Bakal Tutup FB, Google dan TikTok Bila Sebar Hoaks Pemilu

“Dengan begitu, lebih mudah bagi pemilih punya asosiasi personalitas terhadap sebuah partai,” imbuhnya.

Kunto menyatakan ketiadaan tokoh sentral menyulitkan masyarakat untuk mengidentifikasi Partai Golkar. Dia pun berpendapat situasi di Partai Golkar sekarang mirip dengan situasi yang terjadi di Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Tidak hanya itu, Kunto menyebut sejarah kelam Orde Baru turut menjadi penyebab Golkar belum berhasil menang lagi dalam tiga Pemilu terakhir. Dia menerangkan, Golkar dianggap memiliki dosa politik selama Soeharto berkuasa.

Baca juga : Bertemu Tony Blair di Istana, Apa yang Dibahas Jokowi?

Meski begitu, kata Kunto, Golkar berpeluang meraih kemenangan kembali pada Pemilu 2024 mendatang. Dia menjelaskan, terbuka kemungkinan bagi pemilih PDIP dan Gerindra pindah memilih Partai Golkar di Pemilu 2024 nanti.

TagsGolkarPemilu

Related articles More from author

  • Prabowo Diramal Sulit Menang di 2024, Suara Gerindra di Jabar Bisa Tergerus Golkar
    Nasional

    Prabowo Diramal Sulit Menang di 2024, Suara Gerindra di Jabar Bisa Tergerus Golkar

    25 November 2021
    By Joni Sitohang
  • LPJ Anies yang Diwarnai Aksi Walk-Out dan Hujan Interupsi Tetap Disahkan DPRD DKI
    Nasional

    LPJ Anies yang Diwarnai Aksi Walk-Out dan Hujan Interupsi Tetap Disahkan DPRD DKI

    10 September 2020
    By Joni Sitohang
  • Golkar Disebut Merapat ke KKIR, Duet Prabowo-Airlangga Maju Pilpres?
    Nasional

    Golkar Disebut Merapat ke KKIR, Duet Prabowo-Airlangga Maju Pilpres?

    14 Maret 2023
    By Joni Sitohang
  • Diisukan Lompat ke Golkar, Gibran Buka Suara
    Nasional

    Diisukan Lompat ke Golkar, Gibran Buka Suara

    20 Oktober 2023
    By Joni Sitohang
  • Pengamat Ungkap Kenapa Golkar Panen Kunjungan para Bos Parpol
    Nasional

    Pengamat Ungkap Kenapa Golkar Panen Kunjungan para Bos Parpol

    12 Februari 2023
    By Joni Sitohang
  • Cak Imin Siap Ajak Golkar Gabung Koalisi PKB-Gerindra
    Nasional

    Cak Imin Siap Ajak Golkar Gabung Koalisi PKB-Gerindra

    6 Februari 2023
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Anies: Kemampuan Tes PCR DKI Lampaui Standar WHO
    Nasional

    Sebut Kinerjanya Lebih Mumpuni, Politisi PSI Dukung Anies Baswedan Jadi Capres 2024

  • Ahok Tolak Tawaran Fasilitas Kacamata 120 Juta dan Batik 20 Juta dari Pertamina
    Nasional

    Ahok Tolak Tawaran Fasilitas Kacamata 120 Juta dan Batik 20 Juta dari Pertamina

  • Undang-Undang Keamanan Diterapkan, Aktivis Muda Pro-Demokrasi Hong Kong Putuskan Hengkang
    Internasional

    Undang-Undang Keamanan Diterapkan, Aktivis Muda Pro-Demokrasi Hong Kong Putuskan Hengkang

  • Moeldoko Beberkan 18 Lembaga Negara yang Akan Dibubarkan Jokowi
    Nasional

    Moeldoko Beberkan 18 Lembaga Negara yang Akan Dibubarkan Jokowi

  • Coba Konsumsi 6 Makanan ini Usai Tenaga Habis Terkuras
    Tips & Tutorial

    Coba Konsumsi 6 Makanan ini Usai Tenaga Habis Terkuras

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.