Tag: Pilpres 2024

  • Prabowo Tak Mungkin Mau Jadikan Anies Cawapresnya di Pilpres 2024

    Prabowo Tak Mungkin Mau Jadikan Anies Cawapresnya di Pilpres 2024

    TIKTAK.ID – Meski Pemilu Presiden (Pilpres) 2024 masih lama, para pengamat termasuk pakar politik Ari Junaedi sudah beberapa kali membuat berbagai prediksi. Ari membuat prediksi lima nama yang paling potensial diusung untuk Pilpres 2024.

    Menurut Ari, Ketua Umum Gerindra sekaligus Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto masih sangat mungkin maju lagi di Pilpres mendatang.

    “Melihat realita politik sekarang dan menakar potensi kompetisi politik di 2024, sepertinya Prabowo akan tetap maju dengan kendaraan Gerindra,” ujar Ari, dilansir Jpnn.com, Rabu (12/2/20).

    Baca juga: Perintah Prabowo Agar Kader Gerindra Mulai Kritisi Anies Kejutkan Publik

    Namun, Pembimbing calon doktor di Program Pascasarjana Universitas Padjadjaran itu mengatakan peluang Prabowo berduet dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sangat kecil.

    Ari menilai mantan Danjen Kopassus itu tak mau punya calon wakil presiden yang justru mau menonjol. Meski begitu, ia pun tidak memungkiri bahwa dalam politik semua kemungkinan dapat terjadi.

    “Saya kira Prabowo tak ingin wakilnya serasa presiden,” kata Ari.

    Baca juga: Pengakuan Mengejutkan Sandiaga Uno, dari Gak Pernah Nolak Jadi Menteri hingga Gak Ikhlas Prabowo Gabung Jokowi

    Halaman selanjutnya…

  • Saat Bro Sandi Sambangi Bro Erick, Tebakan Publik: Jangan-Jangan Penjajakan Duet Pilpres 2024!

    Saat Bro Sandi Sambangi Bro Erick, Tebakan Publik: Jangan-Jangan Penjajakan Duet Pilpres 2024!

    TIKTAK.ID – Pasca diramal Jokowi bakal menggantikan posisinya sebagai presiden di 2024, pengusaha dan mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno makin aktif melakukan “silaturahmi” melalui kunjungan ke banyak pihak, yang dalam kacamata publik bisa diartikan sebagai safari politik.

    Begitu pula saat pria yang akrab disapa Sandi ini berkunjung ke kantor Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pada Kamis (6/2/20) untuk menyambangi Menteri BUMN Erick Thohir yang merupakan sahabat karibnya sejak remaja.

    Publik pun mulai menebak-nebak, jangan-jangan keduanya mulai melakukan penjajakan terkait kemungkinan duet di Pilpres 2024. Karena bukan tak mungkin, duet sahabat karib ini bakal mendapat restu juga dari Jokowi.

    Apalagi kunjungan tersebut diketahui dari unggahan di Instagram pribadi Erick, yang tak sungkan menyebut Sandi sebagai “Bro” lantaran keduanya memang bersahabat sejak lama. Sapaan ini yang juga biasa dipakai Sandi ke Anies saat dirinya maju bersama di Pilkada DKI Jakarta dulu.

    Baca juga: Wamen BUMN Ungkap Pengakuan Ahok Bahwa Dirinya Memang ‘Dirut yang Nyamar Komut’

    Tak menyinggung soal penjajakan dan deal politik, Erick mengatakan di postingan-nya, bahwa dalam pertemuan itu keduanya bertukar pikiran mengenai profesionalisme dan transparansi BUMN.

    “Tadi bro @sandiuno datang ke kantor. Pertemuan yang bermanfaat. Kami bertukar pikiran dan gagasan mengenai BUMN yang profesional dan transparan. Thanks sudah mampir,” tulisnya.

    Menjawab rasa penasaran publik, Staf Khusus Menteri BUMN, Arya Sinulingga menjelaskan tujuan Sandiaga bertemu dengan Erick. Arya menjelaskan bahwa banyak pihak menilai tantangan yang dihadapi BUMN ke depan begitu banyak.

    Apalagi belakangan ada sejumlah kasus yang menyita perhatian seperti kasus dugaan korupsi di PT Asuransi Jiwasraya (Persero).

    Halaman selanjutnya…

  • Soal Elektabilitas Anies Melejit Ungguli Ganjar dan Risma, Pengamat: Jangan Salah, Makin Dibully Makin Disukai

    Soal Elektabilitas Anies Melejit Ungguli Ganjar dan Risma, Pengamat: Jangan Salah, Makin Dibully Makin Disukai

    TIKTAK.ID – Pemerintahan periode kedua Jokowi baru di kisaran 100 hari, dan ini artinya Pilpres yang akan datang masih sekitar 4 tahun lagi. Tapi masyarakat Indonesia, sejak dulu selalu saja begitu. Jika merasa tak puas dengan kepemimpinan presiden tertentu, kesannya seolah ingin lagi segera menggelar Pemilu. Ingin cepat-cepat mengganti presidennya dengan sosok yang baru lagi.

    Tampaknya tabiat sebagian besar masyarakat Indonesia itulah yang menyebabkan nama Anies terus dikait-kaitkan dengan Pilpres 2024. Meski faktanya, jabatan Anies sebagai Gubernur DKI Jakarta pun baru separuh jalan juga.

    Tapi tetap saja banyak kalangan tak henti menghitung-hitung dan meramalkan bahwa Anies dengan elektabilitas seperti saat ini, punya peluang besar untuk menapak karier politiknya hingga ke posisi RI1 seperti halnya Jokowi.

    Baca juga: Pengakuan Mengejutkan Sandiaga Uno, dari Gak Pernah Nolak Jadi Menteri hingga Gak Ikhlas Prabowo Gabung Jokowi

    Pengamat politik Adi Prayitno mengatakan, hasil akhir sejumlah lembaga survei selama ini cenderung memperlihatkan elektabilitas Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan memang jauh di atas kepala daerah lain yang sering dikait-kaitkan publik potensial maju di Pilpres 2024.

    Baik itu dibanding Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, maupun Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini.

    “Kenapa Anies sangat potensial di Pilpres 2024? Karena sepengetahuan saya elektabilitasnya leading. Opini publik selalu menempatkan Anies di atas rata-rata,” ujar Adi kepada jpnn.com, Sabtu (25/1/20).

    Halaman selanjutnya…

  • Sambut ‘Ramalan’ Jokowi, Sandiaga Uno Siap Nyapres 2024 Asal Lawannya Bukan Prabowo

    Sambut ‘Ramalan’ Jokowi, Sandiaga Uno Siap Nyapres 2024 Asal Lawannya Bukan Prabowo

    TIKTAK.ID – Terkait kemungkinan mencalonkan diri sebagai presiden di 2024, Sandiaga Uno menegaskan tidak akan mencalonkan diri jika Menteri Pertahanan Prabowo Subianto juga ingin maju dalam Pilpres 2024.

    Hal tersebut diungkapkan Sandi dalam acara Hotman Paris Show, yang videonya diunggah di akun Instagaram @hotmanparisofficial pada Kamis (23/1/20).

    Pengacara Hotman Paris memberikan pertanyaan ke Sandiaga Uno terkait kemungkinannya maju dalam Pilpres 2024 dan bersaing dengan Prabowo.

    “Kalau dengan popularitasnya Anies dan Bang Sandi ini nanti akhirnya memuncak, kemudian banyak permintaan untuk mencalonkan diri Pilpres. Tiba-tiba Pak Prabowo juga nanti mencalonkan diri, kira-kira mau bersaing tidak dengan mantan bosnya?” tanya Hotman Paris.

    Baca juga: Blak-Blakan 7 Bulan Gak Ngomong Sama Anies, Sandiaga Uno Cerita ‘Jeroan’ Kehidupan dan Bisnisnya Pascapilpres

    Sandiaga pun menjawab tidak, dan berjanji tidak akan maju Pilpres 2024 jika harus bersaing dengan Prabowo.

    “Saya tidak akan pernah menempatkan diri saya berhadap-hadapan dengan Pak Prabowo,” tegas Sandi.

    Sebab, Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu mengungkapkan jika Prabowo adalah mentor politiknya. Maka dari itu, Sandiaga tidak akan menjadikan Prabowo sebagai lawan.

    Halaman selanjutnya…

  • Tanggapi Guyonan Jokowi, Fadli Zon: Logis, Modal Politik Sandiaga Cukup Tinggi

    Tanggapi Guyonan Jokowi, Fadli Zon: Logis, Modal Politik Sandiaga Cukup Tinggi

    TIKTAK.ID – Politikus Gerindra Fadli Zon ikut menanggapi guyonan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait Sandiaga Uno akan memenangi Pilpres 2024. Fadli mengatakan pernyataan Jokowi wajar mengingat modal politik yang dimiliki Sandiaga. Ia menilai political capital yang dimiliki Sandiaga terbilang cukup tinggi.

    “Saya kira wajar dengan modal politik seperti itu, Sandiaga bisa menjadi salah satu kandidat calon presiden. Saya kira itu hal yang logis saja dalam politik,” ujar Fadli, ketika ditemui di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, dilansir Tribunnews.com, Senin (20/1/20).

    Fadli menjelaskan, dalam politik itu ada macam-macam modal, yaitu political capital, social capital, finansial capital. Ia berpendapat political capital Sandiaga cukup tinggi.

    Baca juga: Tak Terima Jokowi Jagokan Sandi, PDIP Sebut Tiga Kader Potensial ‘Pewaris’ Jokowi di 2024

    “Cuma perjalanannya kita belum tahu seperti apa, nanti kita lihatlah,” ucapnya.

    Anggota Komisi I DPR RI tersebut menyebut pihaknya juga belum dapat memastikan apakah akan berkoalisi dengan parpol lain, termasuk PDI Perjuangan. Sebab, kata dia, pembicaraan terkait pemilihan umum presiden (Pilpres) 2024 masih dinilai terlalu dini jika dibahas saat ini.

    Fadli menyatakan pembicaraan tersebut mungkin baru akan dibuka pada 2022 atau dua tahun jelang Pilpres 2024. Sebab, kata Fadli, hal itu akan sangat tergantung dinamika politik menjelang Pilpres.

    Sementara Sandiaga menilai Jokowi hanya berkelakar saat mengisyaratkan dia berpeluang menang pada Pilpres 2024.

    Baca juga: Tak Hanya Jokowi, Kepala BIN Budi Gunawan Juga Sebut Sandiaga Uno Bakal Menangi Pilpres 2024

    Halaman selanjutnya…

  • Tak Hanya Jokowi, Kepala BIN Budi Gunawan Juga Sebut Sandiaga Uno Bakal Menangi Pilpres 2024

    Tak Hanya Jokowi, Kepala BIN Budi Gunawan Juga Sebut Sandiaga Uno Bakal Menangi Pilpres 2024

    TIKTAK.ID – Pengurus Besar eSports melantik Sandiaga Uno sebagai Dewan Pembina. Ketua PB eSports yang sekaligus Kepala BIN, Budi Gunawan berharap Sandiaga bisa memajukan olahraga ini.

    Seperti halnya Jokowi, dalam sambutannya, Budi Gunawan juga sempat melemparkan guyonan kepada Sandiaga Uno soal Pemilihan Presiden atau Pilpres 2024.

    Dia menyebut bahwa jumlah bonus demografi Indonesia akan terus meningkat sekitar 52 persen dari jumlah penduduk Indonesia.

    Baca juga: Mengenal Omnibus Law, Rancangan UU ‘Sapu Jagat’ Jokowi

    BG pun lantas langsung mengaitkan persentase serta jumlah anak muda penggemar eSports itu bisa menyumbangkan banyak suara bagi Sandiaga Uno apabila menjadi calon presiden 2024.

    “Kalo Presiden (Joko Widodo) kemarin sudah menyatakan Pak Sandi sebagai calon yang punya peluang sangat kuat menjadi presiden, kami sangat meyakini bahwa dengan dukungan dari eSports maka kelompok milenial dan gen Z akan bersatu untuk memenangkan Sandiaga Uno,” kata Budi Gunawan.

    Sandiaga Uno yang merupakan politisi Gerindra itu membalas pernyataan Ketua Pengurus Besar eSports Budi Gunawan yang mengaitkan olahraga ini dengan Pilpres 2014.

    Baca juga: Bela Anies yang Dibully Gara-Gara Penebangan 92 Pohon Monas, PT MRT: Kami Ganti 10 Kali Lipat

    “Saya menyikapinya sebagai ada pesan guyon mungkin juga ada pesan penyemangat,” kata Sandiaga, Sabtu (19/1/20).

    Ia juga menilai bahwa posisinya sebagai Dewan Pembina di induk cabang olahraga itu harus dipisahkan dari apapun termasuk kontestasi politik di Pilpres.

    “Olahraga dan politik tidak terkoneksi secara langsung, tapi kita harus pisahkan karena ini murni berkaitan dengan peningkatan prestasi. Seperti Pak Presiden bilang, 2024 masih sangat jauh,” tukas Sandiaga.

  • Sebut Sandiaga Presiden 2024, Jokowi Sengaja Jegal Anies?

    Sebut Sandiaga Presiden 2024, Jokowi Sengaja Jegal Anies?

    TIKTAK.ID – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyinggung nama Sandiaga Uno sebagai tokoh yang berpeluang menjadi presiden pada 2024. Hal tersebut disampaikannya saat bertamu di acara Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi), Rabu (15/1/20).

    Akibat pernyataan itu, spekulasi pun bermunculan. Salah satunya, diduga Jokowi tengah berupaya meredam popularitas Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan yang meroket dalam beberapa waktu terakhir. Seperti diketahui, popularitas Anies bahkan membuat sejumlah influencer menggemakan aksi “jegal Anies”, yaitu strategi menjegal Anies memasuki bursa Pilpres 2024.

    Direktur Eksekutif KedaiKOPI, Kunto Adi Wibowo mengatakan pernyataan Jokowi tersebut memiliki satu isyarat. Menurutnya, Jokowi tengah berupaya menggeser sorotan media massa terhadap kinerja Anies yang massif dalam beberapa waktu terakhir.

    Baca juga: Wah, Ternyata Jokowi Sudah Libatkan Pihak Asing Sejak Lama Terkait Pembangunan Ibu Kota Baru

    Ia mengklaim Jokowi tidak mau popularitas Anies terus meroket karena penyelenggaraan Pilpres 2024 masih lama.

    “Saat ini spotlight di Anies. Jokowi mau memecah spotlight agar tidak hanya di Anies. Dengan langkah itu, sedikit banyak meredam popularitas Anies,” ujar Kunto, dilansir CNNIndonesia.com, Kamis (16/1/20).

    Kunto berpendapat langkah ini memperlihatkan bahwa Jokowi cemburu dengan masifnya sorotan media massa terhadap Anies dalam beberapa waktu terakhir. Sebab, kata Kunto, usai Pilpres 2019 dan pengumuman Kabinet Indonesia Maju, Jokowi mulai jauh dari sorotan media.

    Halaman selanjutnya…

  • Jokowi Yakin Sandiaga Uno Gantikan Dirinya di Pilpres 2024, Pengamat: Prediksi Bagus!

    Jokowi Yakin Sandiaga Uno Gantikan Dirinya di Pilpres 2024, Pengamat: Prediksi Bagus!

    TIKTAK.ID – Presiden Joko Widodo (Jokowi) sempat berseloroh mengenai Pemilu 2024 ke mantan Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Sandiaga Uno. Hal itu diungkapkan Jokowi saat meresmikan acara pelantikan Badan Pengurus Pusat HIPMI di Hotel Raffles, Jakarta, Rabu (15/1/20).

    Ketika mengawali sambutan, Jokowi mengulang pernyataan Ketua Dewan Pembina HIPMI, Bahlil Lahadalia terkait kader-kadernya yang kerap menghiasi kontestasi Pemilu. Setelah menyapa kader-kader senior HIPMI, Jokowi mengatakan dirinya hanya hapal nama satu mantan Ketua Umum HIPMI, yakni Sandiaga Uno.

    “Yang saya hapal hanya satu. Bapak Sandiaga Uno, hati-hati 2024,” ujar Jokowi, dilansir Kompas.com. Sandiaga yang juga hadir di acara tersebut berdiri saat Jokowi menyebut namanya.

    Baca juga: Jokowi Kumpulkan Pimpinan Parpol, DPR, Hingga Kapolri dan Jaksa Agung di Istana. Ada Apa?

    Ucapan Jokowi itu langsung disambut sorak sorai dan tepuk tangan para kader HIPMI yang hadir. Kemudian Jokowi kembali berseloroh bahwa ada kader HIPMI yang hadir dalam acara tersebut akan menjadi kandidat capres di Pemilu 2024.

    Jokowi pun meyakini kandidat itu kemungkinan besar akan menggantikan dirinya sebagai presiden. Namun, Jokowi tak menyebut nama kader itu.

    Jokowi hanya memberikan isyarat bahwa calon kuat penggantinya adalah yang barusan berdiri. Sementara, saat Jokowi berpidato hanya Sandiaga yang berdiri.

    “Saya tidak menyebutkan orangnya siapa, hanya yang baru saja berdiri tadi kira-kira,” kata Jokowi yang kembali disambut tepuk tangan kader HIPMI.

    Halaman selanjutnya…

  • PA 212 Bantah Isu Pencekalan dan Kepulangan Rizieq Sengaja Diviralkan sebagai Penarik Massa Reuni 212

    PA 212 Bantah Isu Pencekalan dan Kepulangan Rizieq Sengaja Diviralkan sebagai Penarik Massa Reuni 212

    TIKTAK.ID – Aktivis Muda NU Guntur Romli menyebut kepulangan Habib Rizieq Shihab ke Indonesia menjadi penarik massa Reuni Akbar 212 di Monas, Jakarta, Senin (2/12/19). Guntur berpendapat acara Reuni Akbar 212 menggunakan informasi sesat untuk menarik massa, yaitu batalnya Habib Rizieq pulang ke Indonesia.

    “Acara ini ketika diadakan menggunakan informasi yang menyesatkan, kontroversi untuk menarik perhatian,” tukas Guntur.

    Guntur melanjutkan, informasi mengenai batalnya kepulangan Habib Rizieq dengan tuduhan dicekal oleh Pemerintah RI, dapat membuat gaduh dan semua orang bertanya-tanya.

    Baca juga: Massa Reuni Akbar 212 Teriaki Anies ‘Presiden’ Saat Pidato

    “Bagus juga Ustaz Maarif menggunakan informasi itu sehingga semua orang tertarik untuk membahas,” ujar alumnus Universitas Al-Azhar, Cairo, Mesir itu. Guntur mengatakan, faktanya Habib Rizieq bukan dicekal Pemerintah Indonesia, melainkan Arab Saudi.

    Selain itu, Guntur mengatakan Reuni Akbar 212 di Monas juga memiliki tujuan politik. Tujuan politik tersebut yaitu menentang pemerintahan Presiden Joko Widodo.

    Tak hanya itu, Guntur berpendapat Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan juga memanfaatkan Reuni Akbar 212 untuk maju dalam Pilpres 2024. Guntur mengamati dari rekam jejak bahwa gerakan 212 tidak lepas dari gerakan politik yang menggunakan isu agama.

    Baca juga: Tak Lagi Berharap pada Prabowo, PA 212 Akan Cari Cara Sendiri Pulangkan Rizieq Shihab

    Guntur sebenarnya tidak mempermasalahkan jika gerakan 212 bergerak dalam bidang politik. Namun tidak dengan menggunakan informasi palsu untuk menyerang Pemerintah.

    Sementara Ketua Umum Persaudaraan Alumni (PA) 212 Slamet Maarif membantah bila isu kepulangan Rizieq Shihab disebut tidak benar. Ia berujar Pemerintah Indonesia memang tidak mencekal Rizieq Shihab, namun ia tetap bersikukuh pencekalan Rizieq Shihab di Arab Saudi atas rekomendasi Pemerintah Indonesia.

    Baca juga: Setuju Reuni 212 di Monas, Iwan Fals: Momen Rayakan Kebersamaan Hingga Kerinduan pada Sang Pencipta

    “Dibilang hoaks tentang pencekalan itu bagi kami fakta dan bukti cekalnya sudah viral dimana-mana, ” kata Slamet.

    TIKTAK.ID - PA 212 Bantah Isu Pencekalan dan Kepulangan Rizieq Sengaja Diviralkan sebagai Penarik Massa Reuni 212

    Seperti diketahui, Habib Rizieq pergi ke Arab Saudi setelah terjerat sejumlah kasus hukum pada April 2017. Di antaranya dugaan Habib Rizieq melakukan percakapan bermuatan pornografi via Whatsapp dengan Firza Husein.

    Rekaman percakapan tersebut kemudian tersebar luas di masyarakat. Selang setahun, polisi menghentikan kasus tersebut dengan alasan tidak cukup bukti.

    Baca juga: Beredar Susunan Acara Reuni 212, Habib Rizieq dan Anies Baswedan Dijadwalkan Beri Sambutan

  • Benarkah Sandiaga Uno Sedang Bersiap Gantikan Posisi Prabowo?

    Benarkah Sandiaga Uno Sedang Bersiap Gantikan Posisi Prabowo?

    TIKTAK.ID – Sandiaga Salahudin Uno punya mantra unik saat dirinya kembali ke Partai Gerindra: “Saya kembali”.

    Banyak pihak menilai, kekuatan Sandi bukan sekadar soal dana melimpah, tapi banyak juga “senjata” lain yang bisa dia mainkan di kancah politik Tanah Air. Apalagi pasca kiprah safari politiknya ke berbagai pelosok negeri saat dirinya maju dalam kontestasi Pilpres sebagai cawapres, mendampingi Prabowo Subianto.

    Belum lagi soal kiprah Sandi di dunia maya, yang dikenal aktif mempublikasikan hampir semua aktivitas keseharian dan kilas bisnisnya ke media sosial. Di Instagram, Sandi punya 6,6 juta pengikut. Pria yang dijuluki “Papah Online” oleh warganet ini bahkan kerap mengunggah momen kehangatan dan kemesraannya bersama keluarganya.

    Meski sempat berujar akan beristirahat dari dunia politik pasca Pilres lalu, namun Sandi ternyata tak tampak bimbang saat memutuskan untuk kembali ke rumah politik lamanya, Gerindra, yang dinilainya masih cocok dengan napas ideologi yang dipegangnya.

    Pasca kegagalannya dalam kontestasi Pilpres, kini Sandi kembali ke posisi Wakil Ketua Dewan Pembina. Jabatan penting yang sempat ditinggalkannya.