Tag: Nyeri Sendi

  • Ketahui Efek Samping dan Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari

    Ketahui Efek Samping dan Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari

    TIKTAK.ID – Naik turun tangga termasuk salah satu jenis olahraga yang dapat dilakukan oleh siapa saja. Lantas apa efek naik turun tangga setiap hari?

    Ternyata, naik turun tangga mampu memberikan efek samping pada sendi lutut dan efek samping yang lebih serius pada orang-orang yang punya riwayat medis tertentu. Akan tetapi, naik turun tangga juga dapat bermanfaat bagi kesehatan, seperti menurunkan berat badan, menguatkan otot, dan meningkatkan kesehatan paru-paru.

    Seperti dikutip Kompas.com dari PharmEasy, terdapat beberapa efek berbahaya naik turun tangga setiap hari yang mungkin akan dialami, seperti:

    1. Menyebabkan nyeri sendi lutut bila tidak dilakukan dengan tepat
    2. Meningkatkan risiko nyeri dada atau kesulitan bernapas pada penderita penyakit jantung atau paru-paru
    3. Menyebabkan lemah otot dan kelelahan pada orang-orang dengan gangguan neurologi
    4. Meningkatkan risiko cedera kalau dilakukan dengan intensitas tinggi.

    Meski begitu, naik turun tangga umumnya aman untuk dilakukan dan merupakan salah satu kebiasaan baik yang bisa meningkatkan kesehatan tubuh. Kebiasaan ini pun perlu dilakukan dengan tepat demi menurunkan risiko cedera, seperti dengan menggunakan sepatu yang tepat, melakukan pemanasan terlebih dahulu, dan menjaga kecepatan naik turun tangga supaya tetap stabil.

    Selain itu, orang-orang yang punya riwayat medis tertentu, termasuk penyakit jantung, paru-paru, obesitas, dan orang-orang yang berusia lanjut, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter jika perlu naik turun tangga setiap hari. Hal itu demi menghindari risiko masalah kesehatan yang lebih serius.

    Mengutip GoodRx Health, ada sejumlah manfaat naik turun tangga untuk kesehatan, seperti:

    1. Mengurangi beban pada sendi, terutama pada penderita arthritis atau gangguan muskuloskeletal lainnya, karena termasuk jenis olahraga low-impact
    2. Membakar lebih banyak kalori sehingga dapat membantu menurunkan berat badan
    3. Meningkatkan kesehatan jantung dan menurunkan risiko sindrom metabolik
    4. Meningkatkan kekuatan otot inti tubuh atau core muscle, serta otot tubuh bagian bawah
    5. Meningkatkan keseimbangan dan koordinasi tubuh, khususnya pada orang-orang berusia lanjut
    6. Meningkatkan kepadatan serta kekuatan tulang, sehingga risiko osteoporosis dan retak tulang bisa berkurang.
  • Hindari Kebiasaan Buruk Ini untuk Cegah Nyeri Sendi

    Hindari Kebiasaan Buruk Ini untuk Cegah Nyeri Sendi

    TIKTAK.ID – Umumnya, nyeri sendi biasa terjadi pada orang yang menderita rematik atau rheumatoid arthritis. Everyday Health menyatakan bila nyeri sendi kronis tidak diatasi dengan tepat, maka bisa menyebabkan tulang terkikis. Kemudian otot, tendon, dan ligamen di sekitarnya, yang dirancang untuk menopang sendi, bakal melemah.

    Mungkin tanpa Anda sadari kondisi tersebut dipicu oleh sejumlah kebiasaan buruk.

    Seperti dilansir Kompas.com, berikut ini beberapa kebiasaan buruk pemicu nyeri sendi yang perlu Anda hindari:

    1. Aktivitas yang berulang tanpa henti

    WebMD menjelaskan, melakukan aktivitas berulang tanpa henti akan membuat Anda mengulangi gerakan yang sama, sehingga membebani sendi kecil (seperti sendi jari) dan besar (seperti sendi bahu).

    Contoh aktivitas berulang tanpa henti yang dimaksud adalah memegang atau mengetik di gawai seharian, memotong kayu, dan mengocok adonan tanpa henti.

    Anda perlu beristirahat sejenak setiap 2 hingga 3 menit, atau ketika persendian Anda telah melemah. Anda pun dapat memilih memakai headset ketimbang memegang ponsel selama bermenit-menit, bahkan berjam-jam saat menelepon.

    1. Duduk diam terlalu lama

    WebMD menyebut sering duduk diam terlalu lama merupakan kebiasaan buruk yang dapat memicu nyeri sendi. Sebab, tetap dalam posisi yang sama untuk waktu yang lama akan melelahkan otot, menekan sendi, dan tulang rawan.

    Aliran darah ke area itu dapat turun jika Anda duduk diam terlalu lama. Bila Anda sedang berdiri, membaca, atau bekerja di depan komputer, sebaiknya meregangkan otot atau mengubah posisi setidaknya setiap 10-15 menit.

    1. Membawa barang terlalu berat

    WebMD memaparkan, membawa barang terlalu berat, seperti tas, akan mengubah postur dan langkah Anda ketika sedang berjalan. Kebiasaan buruk tersebut bakal menekan otot, sendi, dan saraf halus di leher hingga bahu Anda. Lama kelamaan, kebiasaan itu bisa menjadi pemicu nyeri sendi.

    Idealnya, orang cukup membawa beban 5 persen dari berat badannya, dan tidak lebih dari itu. Misalnya bila Anda memiliki berat badan 60 kg, maka beban ideal yang Anda bawa yaitu 3 kg. Selain itu, jika Anda mengenakan ransel, tas itu mendistribusikan berat lebih merata ketimbang tas jinjing.

  • Makanan yang Bisa Kurangi Nyeri Sendi Akibat Artritis

    Makanan yang Bisa Kurangi Nyeri Sendi Akibat Artritis

    TIKTAK.ID – Makanan yang kita konsumsi dapat meringankan atau bahkan menyembuhkan suatu penyakit. Jika Anda merupakan penderita artritis, maka sebaiknya lebih rajin mengonsumsi makanan yang mengandung antioksidan, antiinflamasi, dan analgesic, untuk membantu mengatasi penyakit tersebut.

    Artritis sendiri dapat memicu rasa sakit dan kaku pada sendi. Tidak hanya itu, penyakit ini juga bisa menyebabkan pembengkakan, kemerahan, serta mengurangi rentang gerak bagi penderitanya.

    Meski begitu, kabar baiknya, ahli diet dari Cleveland Clinic menyebut terdapat beberapa jenis makanan yang bisa meringankan bahkan menyembuhkan gejala artritis.

    “Para ilmuwan telah menemukan bahwa ada makanan tertentu yang bisa mengurangi peradangan dan nyeri yang diakibatkan oleh penyakit arthritis,” ujar Dunn.

    Seperti dilansir Kompas.com, berikut ini sejumlah makanan yang bisa mengurangi rasa sakit akibat artritis:
    Teh hijau
    Teh hijau telah dikenal memiliki nutrisi dan antioksidan yang tinggi. Teh hijau juga memiliki kemampuan untuk mengurangi peradangan. Berdasarkan studi yang dilakukan pada hewan, juga menemukan bahwa teh hijau bisa membantu mengurangi gejala rheumatoid arthritis.

    “Untuk mendapatkan manfaatnya, maka usahakan untuk mengonsumsinya dua porsi sehari, baik panas maupun dingin,” tutur Dunn.

    Sayuran
    Ada beberapa jenis sayuran yang mengandung anti-inflamasi tinggi, di antaranya kembang kol, kubis, jamur, dan brokoli. Oleh sebab itu, kita disarankan untuk memperbanyak konsumsi sayuran.

    Rutin mengonsumsi sayuran memang tidak akan memberi manfaat instan, akan tetapi cara ini akan memperbaiki kondisi persendian secara perlahan.

    Canola dan minyak zaitun
    Canola dan minyak zaitun disebut memiliki kandungan omega 3 dan omega 6 yang seimbang. Omega 3 dan omega 6 sendiri adalah asal lemak esensial yang memiliki sifat anti-inflamasi, sehingga baik untuk kesehatan jatung.

    Kacang
    Semua jenis kacang mengandung protein yang tinggi, rendah lemak jenuh, serta tidak mengandung kolesterol. Penderita artritis pun disarankan untuk mengonsumsi seperempat cangkir kacang. Hal itu untuk membantu menghindari peradangan yang bisa memicu artritis.

    “Berbeda dengan daging, kacang-kacangan juga menjadi sumber serat yang baik,” jelas Dunn.

  • 5 Minuman Pereda Sakit Akibat Radang Sendi

    5 Minuman Pereda Sakit Akibat Radang Sendi

    TIKTAK.ID – Dalam kehidupan kita, tak sedikit orang mengalami rheumatoid atau radang sendi karena permasalahan pada saraf. Penyakit tersebut merupakan peradangan parah pada persendian dan jaringan yang dapat menimbulkan rasa sakit, bahkan ketika disentuh.

    Akibatnya, seseorang akan kesulitan beraktivitas karena kondisi sakit dan tidak nyaman tersebut. Bahkan saat duduk, tidur, atau dalam posisi tertentu bisa menimbulkan rasa sakit pada sendi dan jaringan ketika tertekan. Sehingga, banyak orang coba meredakan rasa sakit tersebut dengan cara mengonsumsi obat-obatan. Padahal sebenarnya ada beberapa hal yang bisa mengatasi masalah ini.

    Menurut informasi dari The Health Site, ada beberapa makanan dan minuman yang bisa meredakan radang sendi.

    Berikut beberapa minuman yang memiliki khasiat untuk meredakan radang sendi:

    Teh Hijau

    Teh hijau disebut punya kandungan antioksidan dan khasiat untuk menyerang peradangan dalam tubuh. Kendati demikian, harus waspada jika mengonsomsi pengencer darah. Sebelum mengonsumsi, ada baiknya Anda berkonsultasi ke dokter. Karena teh hijau memiliki kandungan vitamin K yang bisa membalikkan efek dari pengencer darah.

    Baca juga: Yoga Mata, Olahraga Sederhana Jaga Kesehatan Mata

    Jus Kaya Vitamin C

    Vitamin C berkhasiat meningkatkan daya tahan tubuh dan meredakan rasa sakit. Beberapa buah sarat vitamin C di antaranya adalah jeruk, nanas, dan tomat. Ketiga buah ini selain bisa meredakan rasa sakit akibat radang sendi, kandungan anti oksidannya juga dapat melawan radikal bebas.

    Anggur Merah

    Saat terkena radang sendi, sebaiknya hindari konsumsi alkohol. Namun tidak demikian halnya dengan anggur merah. Sebab, minuman ini punya kandungan bernama reverattrol yang berfungsi sebagai anti peradangan. Kandungan tersebut dipercaya bisa mengurangi berkembangnya radang sendi. Kendati demikian, jangan mengonsumsinya terlalu banyak, karena bisa menyebabkan kondisi radang sendi makin memburuk.

    Baca juga: Benarkah Operasi Caesar Bisa Bikin ASI Tak Lancar?

    Smoothies Buah dan Sayur

    Smoothies buah dan sayur memang punya banyak manfaat dibandingkan jus buah. Sebab, kandungan nutrisi dan kandungan yang ada di dalamnya lebih baik pada saat dikonsumsi dalam bentuk smoothies.

    Susu Kunyit

    Radang sendi juga bisa diatasi dengan campuran susu dan kunyit. Namun dengan catatan, Anda tidak mengalami masalah intoleran laktosa. Campuran susu dan kunyit berfungsi membantu penyembuhan dan efek terapi yang bermanfaat bagi penderita radang sendi.