Tag: nutrisi madu

  • 5 Khasiat Minum Madu untuk Cegah Penyakit

    5 Khasiat Minum Madu untuk Cegah Penyakit

    TIKTAK.ID – Madu merupakan cairan alami yang kaya akan nutrisi. Meminum madu mempunyai sejumlah khasiat bagi kesehatan.

    Madu berupa cairan yang diperoleh dari lebah melalui nektar bunga yang dikumpulkannya sehingga mempunyai rasa yang manis. Zat gula dalam rasa manis itu bisa dipakai untuk pengganti gula rafinasi yang menyehatkan. Di samping itu, senyawa yang ada pada madu juga memberikan sejumlah khasiat bagi kesehatan.

    Madu bisa dikonsumsi setiap hari dengan tetap memperhatikan kandungan gula yang ada di dalamnya.

    Berikut ini khasiat yang bisa diperoleh dengan minum madu:

    1. Melawan bakteri
    Madu mempunyai kekuatan membunuh bakteri. Sebagaimana dilansir laman CNN, penelitian mendapati bahwa madu efektif menekan banyak strain bakteri jahat, termasuk E coli dan Salmonella. Antimikroba yang diperoleh dari asupan madu berasal dari lebah yang menyimpan hidrogen peroksida ketika mensintesis serbuk bunga.

    2. Meredakan luka
    Madu juga memiliki sifat anti-peradangan. Sifat ini menjadikan madu bisa mengakselerasi proses kesembuhan luka dan radang pada bagian dalam tubuh. Madu telah terbukti bisa meredakan luka atau tukak di lambung.

    3. Melegakan tenggorokan
    Studi mendapati, anak-anak yang minum madu bisa melegakan tenggorokan, meredakan batuk, serta meningkatkan kualitas tidur saat istirahat malam hari daripada konsumsi antihistamin.

    4. Meningkatkan kekuatan
    Beberapa studi memperlihatkan temuan bahwa meminum madu bisa memberikan peningkatan bagi daya tahan serta kekuatan kala berolahraga. Madu bisa memberikan tambahan stamina kerja atau aktivitas fisik.

    5. Mencegah penyakit kronis
    Madu juga mempunyai sifat antioksidan, dengan demikian bisa mencegah beraneka ragam penyakit kronis seperti kanker, jantung, dan diabetes.

    Penelitian yang diterapkan pada tikus menunjukkan bahwa madu bisa mengatur glukosa darah. Tetapi, diperlukan semakin banyak penelitian terhadap manusia untuk membuktikannya.

    Madu juga telah dibuktikan bisa meredam pertumbuhan sel kanker payudara, serviks, dan kulit.

    Untuk memperoleh khasiat-khasiat ini, minumlah madu secara rutin setiap hari. Madu bisa diminum secara langsung atau sebagai tambahan pada minuman lain.

  • Tak Sembarangan, Ternyata Ada Cara Khusus Konsumsi Madu untuk Kesehatan

    Tak Sembarangan, Ternyata Ada Cara Khusus Konsumsi Madu untuk Kesehatan

    TIKTAK.ID – Madu dipercaya memiliki berbagai manfaat kesehatan sejak zaman kuno. Iranian Journal of Basic Medical Sciences 2013 melaporkan bahwa madu telah digunakan oleh manusia sejak 8.000 tahun lalu.

    Dalam berbagai budaya, madu digunakan dalam keperluan pengobatan selama berabad-abad. Salah satu yang paling dikenal adalah dalam pengobatan Ayurveda, sebagai obat pencernaan dan ketidakseimbangan pada tubuh.

    Hingga kini pun, madu memang terbukti memiliki berbagai khasiat kesehatan. Dikutip Kompas.com dari Healthline, madu dikaitkan dengan manfaat bagi tubuh, seperti baik untuk kesehatan jantung, penyembuhan luka, hingga kadar antioksidan dalam darah.

    Sebab, madu mengandung sejumlah vitamin, mineral, elektrolit, enzim, asam amino, dan flavanoid. Madu juga memiliki sifat antibakteri, antioksidan, dan anti-inflamasi yang bermanfaat bagi tubuh.

    Meski begitu, tetap ada aturan dalam mengonsumsi madu. Terlalu banyak mengonsumsi madu bisa mengakibatkan efek buruk karena kadar gula dan kalorinya yang tinggi.

    Manfaat madu bisa dirasakan dengan cara membuatnya sebagai pengganti gula dan menikmatinya dalam jumlah sedang.

    Mengutip Time.com, para ahli menyatakan pentingnya mengonsumsi madu dalam jumlah sedang. Artinya, hanya mengonsumsi madu satu sendok makan saja setiap harinya.

    Pada satu sendok makan madu terdapat 64 kalori dan 17 gram gula, termasuk fruktosa, glukosa, maltosa, dan sukrosa. Anda pun bisa mencampurkan madu pada teh atau kopi, mengoleskannya pada roti, atau mencampurkannya pada sereal.

    Medical News Today menjelaskan, Anda juga bisa menggunakan aturan umum dengan menggantikan satu sendok gula dengan 3/4 cup madu saat membuat kue.

    Kemudian dalam memilih jenis madu terbaik, para ahli menyarankan untuk memilih yang berwarna lebih gelap. Pasalnya, warna yang makin gelap menunjukkan kadar antioksidan yang lebih tinggi.

    Namun perlu diingat untuk tidak memberikan madu kepada anak di bawah usia satu tahun. Sebab, anak bayi dapat mengembangkan risiko botulisme, yaitu racun dari jenis bakteri tertentu yang disebut Clostridium botulinum.

    Setelah memasuki usia satu tahun, sistem pencernaan manusia telah cukup siap untuk melawan racun berpotensi bahaya tersebut.