Tag: manfaat air kelapa

  • Kenali Manfaat Air Kelapa untuk Kesehatan

    Kenali Manfaat Air Kelapa untuk Kesehatan

    TIKTAK.ID – Minum air kelapa ketika berbuka puasa terasa menyegarkan dan menyehatkan. Menurut ahli diet Maxine Smith, air kelapa mengandung elektrolit, seperti potasium, natrium, dan magnesium, yang mampu membantu mengisi kembali nutrisi yang hilang. Artinya, air kelapa baik untuk diminum usai berolahraga, selama sakit ringan, atau setelah berpuasa seharian penuh.

    Minum air kelapa juga dapat menjadi bagian dari diet sehat karena membantu tubuh tetap terhidrasi. Cairan tersebut pun rendah kalori, bebas lemak dan kolesterol sehingga aman dikonsumsi.

    Seperti dilansir Kompas.com, berikut ini sejumlah manfaat mengonsumsi air kelapa.

    1. Mencegah batu ginjal

    Tetap terhidrasi merupakan kunci untuk mencegah pembentukan batu ginjal. Smith menyebut minum air kelapa akan memberikan kelegaan dan membantu membersihkan sistem pencernaan Anda.

    Berdasarkan hasil studi pada 2018, air kelapa meningkatkan pembuangan kalium, klorida, dan sitrat dalam urin. Semua zat itu bila menumpuk di tubuh bakal memicu pembentukan batu ginjal.

    1. Menyehatkan kulit

    Menurut riset pada 2017, air kelapa punya sifat antimikroba yang membantu melawan jerawat. Penelitian juga mengeklaim mengonsumsi air kelapa dapat membantu sistem antioksidan Anda dengan menetralkan efek radikal bebas, yang tentunya bagus untuk kulit.

    1. Menyeimbangkan gula darah

    Air kelapa tinggi magnesium, yang membantu meningkatkan sensitivitas insulin dan menurunkan kadar gula darah bagi penderita diabetes.

    Selain itu, air kelapa kaya akan mangan, vitamin C, dan L-arginine yang bisa membantu meningkatkan sensitivitas sel terhadap insulin. Oleh sebab itu, air kelapa sangat cocok untuk membantu mengelola gula darah.

    1. Meningkatkan kesehatan jantung

    Sebuah studi pada 2005 menyatakan air kelapa juga bermanfaat untuk menurunkan tekanan darah pada individu yang hidup dengan tekanan darah tinggi. Pasalnya, air kelapa kaya akan kandungan potasium.

    Potasium sendiri sudah terbukti mampu menurunkan tekanan darah pada orang dengan tekanan darah tinggi atau normal. Potasium dalam air kelapa juga membantu menghilangkan natrium ekstra dari tubuh Anda lewat urin.

    Kadar natrium yang tinggi dapat menganggu keseimbangan cairan tubuh, yang mengakibatkan diameter pembuluh darah arteri akan mengecil. Hal itu bisa membuat jantung harus bekerja ekstra untuk memompa darah ke seluruh tubuh.

  • Air Kelapa Bunuh Covid-19, Mitos atau Fakta?

    Air Kelapa Bunuh Covid-19, Mitos atau Fakta?

    TIKTAK.ID – Beberapa waktu silam, viral di sosial media informasi mengenai air kelapa bisa membunuh virus Covid-19. Info tersebut mengklaim racikan air kelapa yang dicampur dengan jeruk nipis, madu, dan garam, bisa dikonsumsi sebagai obat herbal pembunuh virus Covid-19. Kemudian pesan itu menyatakan setelah 1 jam mengonsumsi campuran bahan-bahan tersebut, maka virus dalam tubuh akan hilang dan tes swab menunjukkan hasil negatif.

    Akan tetapi, laman resmi Covid19.go.id menjelaskan bahwa hal itu adalah hoaks. Racikan itu tidak bisa membunuh virus Covid-19.

    Sementara itu, dokter spesialis gizi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Saptawati Bardosono menyebut air kelapa hijau bukanlah obat.

    “Bukan obat karena masih belum ada penelitian mengenai berapa dosis dan kapan harus diminumnya,” ujar wanita yang kerap disapa Tatik itu, seperti dilansir CNNIndonesia.com.

    Kemudian Tatik juga mengatakan bahwa mitos lain terkait air kelapa muda mampu menghilangkan efek vaksin juga disebut sebagai hoaks dan mitos semata.

    Hal senada disampaikan dokter spesialis gizi klinis RS Pondok Indah, Juwalita Surapsari. Menurut Juwalita, informasi air kelapa untuk melawan Covid hanya mitos belaka. Ia menerangkan, sampai saat ini masih belum ada bukti ilmiah bahwa air kelapa mampu berfungsi sebagai obat, meski mungkin saja bisa meningkatkan imunitas dari kandungannya.

    “Jadi jika dia merasa lebih baik, sebenarnya itu sesuatu yang bersifat subjektif. Kita harus melihatnya secara komprehensif, yang pertama kemungkinan memang orang ini sudah menjalankan pengobatan yang dianjurkan,” terang Juwalita.

    “Tidak selalu pengobatan itu bersifat spesifik terhadap Covid-19, namun mungkin diberikan pula obat-obatan yang sifatnya suportif oleh dokter. Kemudian yang kedua, mereka telah menjalani diet seimbang yang sifatnya memang mendukung penyembuhan,” imbuhnya.

    Juwalita menilai ada kemungkinan kandungan air kelapa yang kadar elektrolitnya cukup tinggi karena mengandung kalium dan magnesium, dapat membantu meningkatkan imunitas. Ia melanjutkan, kedua unsur tersebut baik untuk mengontrol tekanan darah dan kesehatan jantung yang juga bisa berarti terkait pada pencegahan penyakit komorbid (penyerta) pada Covid-19.