Tag: Kylian Mbappe

  • Tak Lagi Dibekukan PSG, Mbappe Diizinkan Gabung Tim Utama

    Tak Lagi Dibekukan PSG, Mbappe Diizinkan Gabung Tim Utama

    TIKTAK.ID – Paris Saint-Germain (PSG) saat ini tak lagi membekukan status Kylian Mbappe yang enggan memperpanjang kontrak dari tim utama. PSG mengumumkan hal itu secara resmi lewat akun media sosial pada Minggu (13/8/23). PSG mengeklaim pihaknya dan Mbappe sudah berdiskusi. Hasilnya, kata PSG, bintang asal Prancis tersebut diperbolehkan untuk kembali bergabung dengan rekan-rekannya di Les Parisiens.

    “Usai melalui diskusi yang konstruktif dan positif antara PSG dan Kylian Mbappe sebelum laga kontra Lorient, pemain sudah diizinkan lagi untuk bergabung dengan tim utama pada sesi latihan pagi ini,” begitu bunyi pernyataan resmi klub, seperti dilansir CNN Indonesia.

    Selain itu, Presiden PSG, Nasser Al Khelaifi disebut-sebut sudah berbicara dengan para pemain, terkait Mbappe yang kembali jadi bagian tim di sesi latihan hari Minggu.

    Keputusan tersebut pun membuat Mbappe bakal secepatnya bergabung dengan tim asuhan Luis Enrique. Hal ini juga sekaligus untuk meredakan tensi antara Mbappe dan PSG yang belakangan terus naik seiring keputusan sang pemain soal tidak memperpanjang kontraknya yang akan habis pada Juni 2024 mendatang.

    Seperti diketahui, Mbappe dilaporkan telah membulatkan tekad untuk bergabung dengan klub raksasa Spanyol, Real Madrid, begitu kontraknya habis pada akhir musim nanti. Hal itu sontak membuat PSG ingin melepas Mbappe, lantaran tidak ingin sang pemain pergi ke klub lain secara gratis.

    Sebetulnya PSG sudah mendapatkan tawaran £258 juta dari klub Arab Saudi, Al Hilal, untuk transfer Mbappe. Bahkan Mbappe dikabarkan bakal memperoleh gaji fantastis sekitar £700 juta dalam setahun.

    Meski begitu, tawaran menggiurkan ini telah ditolak oleh Mbappe. Pemain berusia 24 tahun tersebut menyatakan tidak punya keinginan bermain di Arab Saudi.

    Mbappe pun akhirnya tidak termasuk dalam daftar pemain PSG yang diturunkan ketika menghadapi Lorient pada pekan pertama Liga Prancis 2023-2024. Walaupun absen di lapangan, Mbappe sempat tampak memasuki ruang ganti tim sebelum pertandingan dimulai.

    Tidak hanya Mbappe yang absen, Neymar dan Marco Verratti juga tak terlihat di skuad PSG saat melawan Lorient. Imbasnya, pertandingan berakhir dengan skor imbang tanpa gol.

  • Legenda Prancis Kecam Mbappe Akibat Ngamuk ke PSG di Medsos

    Legenda Prancis Kecam Mbappe Akibat Ngamuk ke PSG di Medsos

    TIKTAK.ID – Legenda Timnas Prancis, Christophe Dugarry, diketahui mengecam kelakuan Kylian Mbappe lantaran marah-marah ke Paris Saint-Germain (PSG) di media sosial. Sebelumnya, Mbappe mengamuk ke PSG usai raksasa Prancis itu mengunggah video promosi tiket terusan pada musim depan tanpa izin sang bintang. Promosi tersebut pun dinilai telah melanggar hak citra Mbappe.

    Merasa tak terima dengan kejadian itu, Mbappe akhirnya membuat protes keras yang kemudian diunggah di media sosial. Sikap Mbappe ini sontak mengundang reaksi banyak pihak, termasuk dari Christophe Dugarry yang meraih Piala Dunia 1998 bersama Timnas Prancis.

    “Klub mestinya memperingatkan dia, oke, namun menurut Anda apakah pesan di jejaring sosial itu sepadan? Padahal Anda bisa menghubungi Dewan Anda dan menyelesaikannya secara internal,” ujar Dugarry kepada RMC, seperti dikutip CNN Indonesia dari Football Espana.

    Kemudian mantan pemain Barcelona itu menyarankan seluruh pemain PSG agar lebih baik fokus pada pertandingan daripada hal-hal di luar lapangan.

    “Saya bahkan tak mengerti pesan dia. Hentikan, hentikan semua ego, mereka bisa kehilangan permainan satu demi satu,” tutur Dugarry.

    “Biarkan saja mereka bermain. Di lapangan, biarkan mereka menunjukkan nilai mereka. Mereka memiliki gaji gila. Anda tidak perlu ribut karena tidak menyetujui iklan, siapa yang peduli,” imbuh Dugarry.

    Dugarry pun menganggap cara Mbappe menyampaikan protes ke PSG tidak sopan.

    “Dia bisa saja menelepon presidennya ketimbang mengirim pesan di jaringan yang akan menyebar ke seluruh dunia. Itu sikap yang kikuk dan tidak elegan,” tegas Dugarry.

    Dengan adanya masalah hak citra tersebut, kini masa depan Mbappe di PSG jadi tanda tanya. Hubungan Mbappe dengan PSG pun dikabarkan memanas karena persoalan itu.

    Sementara itu, pelatih PSG, Christophe Galtier, turut buka suara. Mengutip BolaSport.com dari Marca, Galtier mengeklaim masalah tersebut sudah teratasi dengan baik.

    Galtier menyebut Presiden PSG, Nasser Al Khelaifi, sudah bertemu dengan Mbappe. Dia menjelaskan bahwa Mbappe dan Al Khelaifi telah membicarakan hal tersebut dan semuanya sudah berjalan dengan baik lagi.

    “Jelas hal itu membuat Kylian dan klub khawatir. Hari ini dia melewatkan latihan karena masalah pinggul, namun itu tidak akan mengganggu partisipasinya di Nice,” ucap Galtier.

    “Saya tahu terjadi banyak diskusi antara manajemen dan Kylian. Insiden itu telah selesai. Presiden sudah datang untuk menemui kami dan berbicara di ruang ganti,” sambungnya.

  • Pablo Sarabia: Trio Messi-Mbappe-Neymar Bikin PSG Andalkan Individu

    Pablo Sarabia: Trio Messi-Mbappe-Neymar Bikin PSG Andalkan Individu

    TIKTAK.ID – Mantan pemain Paris Saint-Germain (PSG), Pablo Sarabia Garcia, diketahui menyindir kehadiran Lionel Messi, Kylian Mbappe dan Neymar. Sarabia menuding Messi, Mbappe, dan Neymar telah membuat PSG menjadi tim yang mengandalkan individu.

    Untuk diketahui, Sarabia gagal menjadi andalan PSG sejak dibeli dari Sevilla pada 2019 silam. Usai sempat dipinjamkan ke Sporting Lisbon pada musim 2021/2022, gelandang internasional Spanyol tersebut pun memutuskan untuk pindah ke Wolverhampton Wanderers pada Januari 2023.

    Sarabia sendiri memilih pindah ke Wolves lantaran tidak senang dengan kondisi tim PSG. Gelandang berusia 30 tahun ini tidak memungkiri bangga dapat bermain bersama dengan Messi, Mbappe, dan Neymar. Akan tetapi, dia mengaku tidak senang dengan dampak ketiga pemain tersebut.

    “Sungguh luar biasa dapat bermain bersama Messi, Mbappe dan Neymar. Itu adalah pengalaman yang sangat bagus. Namun bagi saya hal yang paling penting yakni merasa bagian penting dalam tim,” ungkap Sarabia, seperti dilansir CNN Indonesia dari Express.

    “Saya lebih suka bermain di tim lain untuk merasakan kebersamaan itu, menjadi bagian dari tim, serta menjadi anggota tim dan keluarga, ketimbang hanya sekumpulan individu. Saya tidak senang saat saya tidak bermain,” imbuh Sarabia.

    Karena merasa tidak nyaman bermain di PSG, Sarabia akhirnya memutuskan untuk pindah ke Wolverhampton pada musim ini. Walaupun pindah dari salah satu tim besar Eropa ke tim papan tengah Premier League, tapi pria kelahiran Madrid, Spanyol, 11 Mei 1992 tersebut mengeklaim senang dengan keputusannya untuk pindah.

    “Sangat sulit untuk bermain dengan level pemain di PSG, sehingga saya membuat keputusan untuk datang ke sini [Wolves]. Dalam karier saya, saya sudah melalui banyak momen sulit, tetapi sekarang saya ingin menikmati pekerjaan saya. Saya merasakannya sekarang, saya sedang berada di puncak karier saya,” jelas Sarabia.

    Sekadar informasi, kehadiran trio Messi, Neymar, dan Mbappe tampaknya juga tidak banyak membantu PSG dalam meraih sukses. Sebab, dalam pertandingan terakhir tim asal Prancis tersebut telah tersingkir dari babak 16 besar Liga Champions.

  • Legenda Liverpool Sarankan Mbappe Pergi dari PSG

    Legenda Liverpool Sarankan Mbappe Pergi dari PSG

    TIKTAK.ID – Legenda Liverpool, Jamie Carragher mengimbau Kylian Mbappe agar pergi dari Paris Saint Germain (PSG), seiring kegagalan klub di Liga Champions tersebut dari musim ke musim.

    Untuk diketahui, impian Mbappe untuk mengantar PSG juara Liga Champions kembali pupus usai PSG tumbang dengan skor 0-2 dari Bayern Munich di Allianz Arena. Dengan begitu, PSG telah tersingkir dengan agregat telak 0-3.

    “Mbappe harus pergi. Saya percaya kalau dia harus pergi. Sebab, mereka tidak dekat dengan kemenangan di Liga Champions,” ujar Carragher, seperti dikutip CNN Indonesia dari CBS Sports.

    “Saya tidak merasa situasi ini bakal menjadi lebih baik musim depan, jika materi tim masih tetap sama. Jadi lebih cepat dia pergi ke Real Madrid merupakan hal yang lebih baik,” imbuh pria berusia 45 tahun ini.

    Perlu diketahui, PSG sendiri telah memulai proyek besar sejak lebih dari satu dekade lalu dengan belanja gila-gilaan. Meski berhasil mendominasi kompetisi domestik di Prancis, namun PSG tampak masih kesulitan menaklukkan Eropa.

    Pencapaian terbaik PSG hanyalah satu kali masuk final pada 2020 lalu, ketika kalah dari Bayern Munchen. PSG bahkan sudah sebanyak lima kali tersingkir di babak 16 besar.

    Padahal selama dua musim terakhir, PSG telah mendatangkan Sergio Ramos dan Lionel Messi. Dua pemain itu memiliki rekam jejak mentereng dalam ajang Liga Champions.

    Akan tetapi, tambahan Messi dan Ramos ke dalam skuad yang sudah bertabur bintang seperti Kylian Mbappe, Neymar, Gianluigi Donnarumma, Achraf Hakimi, hingga Marco Verratti, ternyata tidak juga menjadi resep manjur bagi PSG. Oleh sebab itu, Carragher menegaskan bahwa PSG sudah salah strategi dalam kebijakan transfer.

    “Lima kali kalah di 16 besar tentu bukan sebuah gurauan. Sergio Ramos adalah salah satu pemain terbaik di dunia di posisi bek tengah, dia juga pemain yang sering meraih kemenangan. Namun belilah bek muda terbaik di dunia dan bukan tipe pemain yang seperti itu [seperti Sergio Ramos yang sudah berumur],” tutur Carragher.

  • Sempat Olok-olok Mbappe, Martinez Kini Respek

    Sempat Olok-olok Mbappe, Martinez Kini Respek

    TIKTAK.ID – Kiper Argentina, Emiliano Martinez diketahui sempat menjadi sorotan, lantaran mengolok-olok Kylian Mbappe. Akan tetapi, saat ini Martinez justru berbalik memuji bintang Prancis tersebut, bahkan menyebutnya sebagai penerus Lionel Messi.

    Sebelumnya, Martinez dikritik oleh berbagai kalangan karena mengejek Mbappe dengan cara yang tidak sopan saat momen parade Argentina juara Piala Dunia 2022. Sosok kunci di bawah mistar Albiceleste tersebut membuat heboh karena menggendong “bayi Kylian Mbappe”. Aksi itu pun dinilai telah merendahkan Mbappe yang juga tampil secara impresif di Qatar.

    Kemudian baru-baru ini, Martinez menyampaikan pernyataan mengejutkan mengenai Mbappe. Kiper Aston Villa tersebut mengklaim dirinya respek terhadap Mbappe.

    “Tak ada masalah pribadi dengan Mbappe, saya sangat menghormatinya,” ungkap Martinez, seperti dikutip CNN Indonesia dari Sportskeeda.

    “Bila orang membuat nyanyian tentang dia atau Neymar, itu karena mereka merupakan pemain top. Usai final, saya mengatakan kepadanya bahwa senang bisa bermain melawannya apalagi dia hampir memenangkannya,” imbuh Martinez.

    Lantas pria kelahiran Mar Del Plata, Argentina, 2 September 1992 itu juga menilai Mbappe adalah sosok yang pantas untuk memenangkan trofi Ballon d’Or setelah Lionel Messi pensiun.

    “Saya meyakini dia punya bakat yang luar biasa. Ketika Messi pensiun nanti, saya yakin Kylian bakal memenangkan banyak penghargaan Ballon d’Or,” ucap Martinez.

    Untuk diketahui, saat ini Messi dan Mbappe sedang bersaing untuk memenangkan penghargaan Balon d’Or 2023. La Pulga tentu menjadi kandidat kuat, lantaran sudah memenangkan Piala Dunia 2022 bersama Argentina.

    Martinez sendiri termasuk salah satu aktor penting di balik keberhasilan Argentina menjuarai ajang Piala Dunia 2022. Sebuah save krusialnya ketika detik-detik terakhir laga final kontra Perancis, 18 Desember 2022, membuat skor 3-3 tetap bertahan hingga extra time tuntas.

    Mengutip Kompas.com, saat babak adu penalti, Argentina berhasil unggul dengan skor 4-2 atas Prancis dan keluar sebagai juara Piala Dunia untuk ketiga kalinya setelah 1978 dan 1986. Martinez menahan satu bola yang dieksekusi pemain sayap Les Bleus, Kingsley Coman.

  • Ini Alasan Mbappe Sembunyikan Logo Sponsor Minuman Bir

    Ini Alasan Mbappe Sembunyikan Logo Sponsor Minuman Bir

    TIKTAK.ID – Bintang Timnas Prancis, Kylian Mbappe tampak menyembunyikan logo sponsor minuman bir, Budweiser, ketika berfoto setelah menerima penghargaan Man of the Match Prancis vs Polandia di babak 16 besar Piala Dunia 2022.

    Merek bir Budweiser termasuk sponsor FIFA dan Piala Dunia 2022. Dalam kerja samanya, perusahaan raksasa itu “menempelkan” produknya dalam gimmick khusus.

    Setiap peraih Man of the Match bakal berfoto menggunakan latar belakang advertising board Budweiser sambil memegang sebuah trofi. Semua pemain terbaik dalam tiap laga Piala Dunia 2022 harus berpose, termasuk Lionel Messi sampai Robert Lewandowski.

    Mbappe sendiri sudah tiga kali menyabet penghargaan Man of the Match di Piala Dunia 2022. Meski begitu, dari tiga kesempatan sesi foto tersebut, tak ada satupun yang memperlihatkan merek bir Budweiser.

    Seperti dikutip CNN Indonesia dari Daily Mail, Mbappe terlihat menyembunyikan logo Budweiser dalam dua foto yang menampilkan dirinya tengah memegang trofi man of the match Piala Dunia 2022.

    Penyerang Paris Saint-Germain (PSG) tersebut selama ini memang dikenal sebagai sosok yang sangat selektif dengan promosi merek atau endorse yang menyangkut dirinya. Tidak hanya bir atau minuman beralkohol, Mbappe juga memutuskan menarik diri untuk mempromosikan sponsor dari perusahaan judi.

    Pasalnya, pemain berusia 23 tahun itu mengaku merasa punya tanggung jawab untuk menjadi contoh bagi para penggemarnya. Mbappe pun pernah berjanji untuk tidak mengiklankan minuman beralkohol, judi, dan junk food selama perjalanan kariernya.

    Sebelumnya, Mbappe telah sukses membawa Prancis melenggang ke perempat final Piala Dunia 2022, usai mengandaskan perlawanan Polandia dengan skor 3-1. Saat itu Mbappe tampil secara impresif dengan mencetak brace ke gawang Polandia yang dikawal oleh Wojciech Szczesny.

    Tambahan dua gol tersebut yang membuat Mbappe berada di puncak daftar top skor Piala Dunia 2022 dengan torehan lima gol. Mantan pemain AS Monaco itu unggul dua gol dari beberapa pemain, termasuk Lionel Messi dan Olivier Giroud.

    Kemudian pada perempat final Piala Dunia 2022, Sabtu (10/12/22) mendatang, Prancis dijadwalkan bertemu dengan Inggris. Aksi Mbappe pun diharapkan mampu membantu Les Blues untuk mempertahankan sekaligus merebut gelar Piala Dunia ketiga.

  • Mbappe Jadi Pemain Terkaya 2022, Gusur Messi dan Ronaldo

    Mbappe Jadi Pemain Terkaya 2022, Gusur Messi dan Ronaldo

    TIKTAK.ID – Kylian Mbappe diketahui menjadi pesepak bola terkaya di musim 2022/2023, menurut hasil rilis terbaru Forbes. Mbappe pun berhasil menggusur Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo.

    Seperti dikutip CNN Indonesia dari Forbes, Mbappe meraup total pendapatan sebesar US$128 juta atau Rp1,9 triliun. Mbappe memperoleh porsi terbesar dari aspek di lapangan, seperti kontrak, bonus, dan lain-lain, yakni sebesar US$110 juta.

    Kemudian di luar lapangan, Mbappe telah menghasilkan US$18 juta. Mengutip detik.com, penghasilan tersebut diduga diperoleh dari hasil endorsement US$ 18 juta atau setara Rp275,4 miliar dari sejumlah merek ternama. Di antaranya Nike, Dior, Hublot, Oakley and Panini.

    Tidak hanya itu, Mbappe ambil bagian pada satu produk game besutan Electronic Arts (EA), yaitu FIFA 21, dan muncul pada sampul video game tersebut. Mbappe juga mendirikan perusahaan produksinya sendiri, Zebra Valley, dan bergabung dengan platform NFT fantasi, Sorare, sebagai duta dan investor.

    Pendapatan Mbappe tersebut ternyata melebihi pundi-pundi yang dikumpulkan oleh Lionel Messi (US120 juta) dan Cristiano Ronaldo (US$100 juta). Sebelumnya, dua nama itu selalu mendominasi daftar pesepak bola terkaya.

    Namun meski kalah dari jumlah pendapatan total, Messi dan Ronaldo masih memiliki pendapatan lebih banyak dari agenda di luar lapangan. Messi menorehkan sejumlah US$55 juta dari luar lapangan hijau, sementara Ronaldo mendapatkan US$60 juta.

    Untuk diketahui, pendapatan Mbappe naik pesat usai ia memutuskan untuk memperpanjang kontrak di Paris Saint-Germain. Sebelumnya, kontrak Mbappe di PSG berakhir pada 2022.

    Mbappe sendiri sempat dikabarkan bakal hengkang ke Real Madrid dengan status bebas transfer. Akan tetapi, rupanya PSG terus berusaha keras untuk mempertahankan Mbappe.

    Bahkan Presiden Prancis, Emmanuel Macron, ikut turun tangan. Dia menyarankan Mbappe agar tidak pergi dari Ligue 1. Pada akhirnya, Mbappe pun sepakat untuk bertahan dengan kenaikan kontrak yang signifikan.

    Sekadar informasi, setelah posisi tiga besar, posisi berikutnya ditempati secara berturut-turut oleh Neymar (US$87 juta), Mohamed Salah (US$53 juta), Erling Haaland (US$39 juta), Robert Lewandowski (US$35 juta), dan Eden Hazard (US$31 juta).

  • Mbappe Ngamuk, Sebut Achraf Hakimi Kurang Penuhi Standar

    Mbappe Ngamuk, Sebut Achraf Hakimi Kurang Penuhi Standar

    TIKTAK.ID – Bintang Paris Saint-Germain (PSG), Kylian Mbappe, diketahui memarahi Achraf Hakimi di lorong ruang ganti. Mbappe menyebut bek asal Maroko tersebut kurang memenuhi standar.

    Mbappe yang saat ini disebut-sebut punya kuasa lebih sebagai pemain di PSG, sangat menginginkan rekan satu timnya memiliki kualitas bagus. Mengutip Mirror, kekuasaan yang dimiliki Mbappe di ruang ganti PSG tampak dalam video musim 2021/2022 dari Prime Video.

    Percakapan yang diterjemahkan dari bahasa Prancis tersebut menyatakan bahwa Hakimi dimarahi oleh Mbappe lantaran salah umpan saat babak pertama. Dalam video yang beredar, Mbappe meminta Hakimi untuk memberikan bola kepadanya, usai sama-sama menyaksikan ulasan video pertandingan.

    “Sumpah, tonton saja videonya,” ujar Mbappe, seperti dilansir CNN Indonesia.

    Kemudian Achraf Hakimi pun menyadari kesalahannya. Dia lantas meminta maaf kepada mantan striker AS Monaco tersebut.

    “Jika seperti itu, maafkan saya,” tutur Hakimi.

    Walaupun Hakimi sudah meminta maaf, namun Kylian Mbappe tetap memberikan tuntutan kepada mantan pemain Inter Milan tersebut.

    “Maaf saja tidak cukup. Berikan bola yang bagus,” tegas Mbappe.

    Sekadar informasi, pada musim ini permintaan Mbappe untuk standar tinggi dari rekan satu timnya terpenuhi. Striker berusia 23 tahun itu telah berhasil mengemas tujuh gol dalam lima pertandingan di Liga Prancis dan dua gol lain di Liga Champions. Satu dari dua gol Mbappe ke gawang Juventus di Liga Champions adalah assist Achraf Hakimi, sementara satu assist lainnya dari Neymar.

    Permintaan Mbappe sebenarnya terbilang wajar. Pasalnya, Mbappe yang berposisi sebagai penyerang memang perlu suplai bola untuk mencetak gol. Akan tetapi, kata-kata Mbappe yang terkesan menuntut Hakimi, sontak membuatnya kembali menjadi sorotan. Mbappe bahkan dinilai sudah membuat panas ruang ganti PSG.

    Sejak awal musim 2022-2023, Mbappe memang sudah membuat beberapa kontroversi yang terus berlanjut hingga saat ini.

    Sebelum musim dimulai, Mbappe sempat membuat huru-hara lantaran mengaku ingin pindah ke Real Madrid, tapi akhirnya bertahan di PSG. Tidak hanya itu, Mbappe dikabarkan memiliki hubungan yang retak dengan dua anggota lini serang Paris Saint-Germain yang lainnya, yakni Lionel Messi dan Neymar.

  • Tertawakan Saran Transportasi Pertandingan, Mbappe dan Pelatih PSG Dikecam

    Tertawakan Saran Transportasi Pertandingan, Mbappe dan Pelatih PSG Dikecam

    TIKTAK.ID – Kylian Mbappe dan pelatih Paris Saint-Germain (PSG), Christophe Galtier dikecam usai keduanya menertawakan saran mengenai tim Les Parisiens mestinya bepergian menggunakan kereta api daripada jet pribadi untuk pertandingan jarak pendek.

    Untuk diketahui, klub sepak bola sering dikritik lantaran memakai jet pribadi dalam lawatan pertandingan, daripada transportasi umum yang lebih ramah lingkungan.

    Kemudian Mbappe dan Galtier mendapat kecaman dari politisi papan atas di Prancis, setelah mereka mengejek pertanyaan seorang reporter terkait alasan PSG naik jet pribadi ke Nantes daripada naik kereta. Nantes sendiri berjarak 239 mil dari Paris, dan bisa diakses dengan kereta berkecepatan tinggi dalam waktu dua jam.

    Lantas Mbappe dan Galtier ditanya alasan tim memakai jet pribadi ke Nantes. Namun bukannya menjawab, Mbappe justru tertawa terbahak-bahak. Sedangkan Galtier berkelakar dengan menjawab timnya bakal lebih baik pakai kapal pesiar pasir.

    “Pagi ini kami membicarakannya dengan perusahaan yang mengatur perjalanan kami, dan kami berencana bepergian menggunakan kapal pesiar pasir,” ucap Galtier, seperti dikutip CNN Indonesia dari Daily Mail.

    Mbappe pun dimintai pendapatnya. Namun, dia mengaku tidak memiliki jawaban apa-apa mengenai masalah itu, sambil tetap menertawakan pertanyaan awal.

    Lebih lanjut, tanggapan mengejek keduanya mengundang kemarahan banyak tokoh, salah satunya Wali Kota Paris, Anne Hidalgo.

    ”Ini bukan untuk menjawab hal-hal seperti itu???? Ayo guys??? Ini Paris,” cuit Hidalgo melalui akun Twitter.

    Sementara itu, Menteri Olahraga Prancis, Amelie Oudea-Castera turut menyoroti masalah tersebut.

    “Tuan Galtier, kami sudah terbiasa dengan jawaban yang lebih relevan dan lebih bertanggung jawab dari Anda. Haruskah kita membicarakannya?” tutur Amelie.

    Menteri Ekonomi, Bruno Le Maire, ikut mengkritik Mbappe lantaran menertawakan dan mengecam tanggapan ironis Galtier yang tak pantas.

    “Saya mengagumi Mbappe dan bisa terjadi pada kita semua, kalau kita tertawa terbahak-bahak di saat yang salah,” terang Le Maire.

    “Kurasa ini saat yang salah untuk tertawa terbahak-bahak. Kita semua harus menganggap serius perubahan iklim, ini serius. Ini tentang planet kita dan soal kemampuan kita untuk hidup di planet ini,” imbuhnya.

  • Mbappe Tabrak Messi Saat PSG Vs Montpellier, Ini Respons Rooney

    Mbappe Tabrak Messi Saat PSG Vs Montpellier, Ini Respons Rooney

    TIKTAK.ID – Legenda Manchester United, Wayne Rooney menyampaikan sindiran kepada Kylian Mbappe lantaran menabrak Lionel Messi dalam laga Paris Saint-Germain vs Montpellier.

    Untuk diketahui, tabrakan antara Mbappe dan Messi itu terjadi sebelum bintang asal Prancis tersebut berselisih dengan Neymar demi sebuah tendangan penalti ketika melawan Montpellier. Dalam laga itu, PSG menang dengan skor 5-2 atas Montpellier, pada Sabtu (13/8/22) lalu.

    Mbappe dan Neymar tampak terlibat perselisihan sebelum tendangan penalti terjadi pada menit ke-43. Mbappe, yang gagal mengeksekusi penalti pada menit ke-23, terlihat tengah berusaha merebut penalti kedua dari Neymar.

    Kemudian dalam prosesnya, Mbappe pun menabrak Messi saat sedang berjalan dan berteriak ke Neymar untuk merebut penalti. Messi sendiri terlihat bingung kenapa Mbappe sampai menabraknya.

    “Pemain 23 tahun menabrak Messi dengan menggunakan bahunya. Saya tak pernah melihat pemain dengan ego sebesar itu dalam hidup saya,” ungkap Rooney, seperti dikutip CNN Indonesia dari Marca.

    Lantas Rooney meminta Mbappe agar sadar diri. Mantan Kapten Timnas Inggris tersebut menegaskan kalau Mbappe masih belum satu level dengan Messi.

    “Seseorang harus mengingatkan Mbappe, bahwa Messi telah memenangkan empat [tiga] Ballon d’Or ketika masih berusia 23 tahun,” tutur Rooney.

    Messi sendiri tampak menyerahkan penalti kepada Neymar, sebelum Mbappe berusaha merebutnya. Neymar sempat menawarkan penalti kepada Messi, lantaran La Pulga yang menyebabkan PSG memperoleh tendangan penalti.

    Akibat insiden tersebut, beredar rumor mengenai keretakan hubungan di ruang ganti PSG. Akar permasalahannya pun disebut-sebut bukan soal kejadian dalam laga kontra Montpellier.

    Mengutip BolaSport.com dari laporan Mirror, percikan api perselisihan sudah mulai muncul sejak Mbappe melontarkan komentar kontroversial pada Mei 2022 silam. Dalam pernyataannya, Mbappe sempat menyatakan bahwa negara-negara di Eropa punya keunggulan daripada negara-negara Amerika Selatan. Dia juga menyinggung fakta terkait juara Piala Dunia dalam empat edisi terakhir adalah negara-negara dari Benua Biru.

    “Argentina dan Brasil tidak memiliki pesaing di Amerika Selatan,” ucap striker Timnas Prancis tersebut.

    “Perkembangan sepak bola di sana tidak semaju di Eropa, sehingga pemenang di beberapa Piala Dunia terakhir adalah tim Eropa,” imbuhnya.