Tag: kesehatan rambut

  • Ini Alasan Tak Boleh Cabut Uban

    Ini Alasan Tak Boleh Cabut Uban

    TIKTAK.ID – Uban yang tumbuh memang sangat mengganggu penampilan, sehingga sejumlah orang memilih untuk mencabutnya. Padahal, rambut yang memutih tersebut tidak boleh dicabut.

    Ketimbang mencabutnya, Anda dapat melakukan perawatan rambut yang akan mencegahnya untuk tumbuh kembali. University of Arkansas for Medical Sciences (UAMS Health) menyatakan rambut yang beruban tidak boleh dicabut karena hanya akan menyebabkan rambut putih itu tumbuh lagi.

    Kondisi tersebut disebabkan oleh berkurangnya produksi melanin, atau pigmen yang menghasilkan warna alami rambut, para area uban tumbuh. Karena melanin sudah tidak diproduksi lagi, maka rambut yang tumbuh pun tetap akan berubah menjadi putih.

    Kemudian mencabut rambut yang memutih bisa merusak folikel rambut sehingga memicu infeksi yang akan menyebabkan luka atau bahkan kebotakan pada area kulit kepala di sekitarnya. WebMD menyebut rusaknya folikel rambut juga bakal membuat rambut yang tumbuh semakin tipis dan lebih mudah rapuh.

    Seperti dilansir Kompas.com, mencabut uban akan menimbulkan rasa gatal akibat rusaknya folikel rambut. Bekas luka yang muncul di kulit kepala juga akan memicu rasa gatal. Medical News Today menjelaskan bahwa menggaruk bagian yang gatal secara berlebihan bakal makin merusak kulit dan folikel rambut sehingga menyebabkan rambut rontok.

    Uban sendiri merupakan tanda penuaan alami yang akan dialami seiring dengan bertambahnya usia. Akan tetapi, Anda yang berusia di bawah 30 tahun juga bisa punya rambut yang beruban.

    Mengutip WebMD dan Healthline, terdapat sejumlah penyebab munculnya uban di usia muda. Di antaranya kondisi genetik yang diturunkan dari orang tua atau keluarga yang juga mengalami ubanan di usia muda, mengalami stres berkepanjangan yang menyebabkan rambut rontok sehingga rambut yang tumbuh berubah menjadi putih, serta punya riwayat penyakit autoimun, seperti vitiligo dan alopecia areata.

    Tidak hanya itu, uban di usia muda juga bisa akibat memiliki gangguan tiroid, mengalami kekurangan vitamin B-12, punya kebiasaan merokok yang juga akan membuat rambut ubanan terlihat sedikit kekuningan, serta punya riwayat kesehatan yang langka, seperti riwayat penyakit tumor keturunan.

    Cara menghilangkan rambut yang beruban tergantung pada faktor yang menyebabkannya. Healthline memaparkan bahwa rambut beruban yang disebabkan oleh kondisi genetik tak dapat dikembalikan seperti semula, kecuali melakukan pewarnaan rambut.

    Namun rambut yang memutih karena kondisi kesehatan tertentu masih bisa dikembalikan seperti semula ketika penyakitnya disembuhkan. Mengonsumsi makanan yang kaya akan kandungan vitamin B-12 atau suplemen B-12 juga dapat membuat folikel rambut semakin sehat dan mengembalikan rambut yang beruban seperti semula.

  • Ketahui Cara Hilangkan Uban Secara Alami Agar Tak Tumbuh lagi

    Ketahui Cara Hilangkan Uban Secara Alami Agar Tak Tumbuh lagi

    TIKTAK.ID – Uban yang tumbuh di usia muda akibat faktor genetik, maka tidak dapat dihindari. Namun untuk penyebab uban di usia muda seperti karena kekurangan vitamin dan stres, masih dapat diatasi secara alami supaya uban tidak tumbuh lagi.

    Seperti dikutip Kompas.com dari MediceNet dan Healthline, berikut ini sejumlah cara menghilangkan uban secara alami yang bisa dicoba.

    Mencukupi kebutuhan nutrisi tubuh

    Kekurangan nutrisi dapat berpengaruh pada produksi melanin, atau pigmen alami pada folikel rambut, yang menyebabkan seseorang beruban di usia muda. Dengan mencukupi kebutuhan nutrisi tubuh dan mengonsumsi vitamin, seperti vitamin B6, B9, B12, hingga minyak ikan, bakal mengembalikan warna uban usia muda.

    Meski begitu, sebaiknya konsultasikan dulu dengan dokter sebelum mengonsumsi vitamin tambahan, guna menghindari efek samping tertentu.

    Memakai bahan herbal

    Beberapa bahan herbal dipercaya mampu menyehatkan rambut, sehingga uban yang muncul dapat kembali seperti semula dan tidak muncul lagi. Namun penggunaan bahan herbal harus sangat hati-hati supaya tak menimbulkan efek samping tertentu untuk kesehatan.

    Berhenti merokok

    Merokok dapat menjadi alasan beruban di usai muda, terutama di bawah usia 30 tahun. Anda perlu menghentikan kebiasaan merokok supaya terhindar dari ubanan. Berhenti merokok juga akan meningkatkan kesehatan secara umum.

    Menghindari stres

    Stres memang tidak secara langsung mampu menyebabkan uban di usia muda. Akan tetapi, menghindari hal-hal yang memicu stres dan melakukan meditasi akan membantu mengurangi rambut ubanan yang muncul.

    Melakukan pengobatan untuk penyakit yang diderita

    Beberapa jenis penyakit dapat menjadi alasan adanya rambut putih di usia muda, misalnya penyakit tiroid, vitiligo, hingga alopecia areata. Dengan melakukan pengobatan untuk penyakit yang dialami, bisa mengurangi rambut ubanan yang muncul.

    Menghindari produk perawatan rambut yang mengandung bahan kimia

    Penggunaan produk perawatan rambut dengan kandungan bahan kimia yang keras, seperti hidrogen peroksida, bakal memicu tumbuhnya uban di usia muda. Oleh sebab itu, hindari produk perawatan rambut yang punya kandungan yang terlalu keras tersebut dan ganti dengan produk yang memiliki bahan-bahan alami, sehingga lebih aman untuk rambut.

  • Tips Hilangkan Ketombe Secara Alami dan Permanen

    Tips Hilangkan Ketombe Secara Alami dan Permanen

    TIKTAK.ID – Ketombe pada kulit kepala memang bukan masalah kesehatan yang membahayakan, tapi dapat menyebabkan rasa gatal, tidak nyaman, dan tidak percaya diri.

    Mengutip Healthline, terdapat sejumlah cara yang bisa dicoba untuk menghilangkan ketombe secara permanen. Akan tetapi, ketombe yang parah bisa saja datang kembali sehingga perlu dirawat secara berkala.

    Memakai cara yang alami untuk mengatasi ketombe juga belum tentu cocok untuk semua orang. Oleh sebab itu, sebaiknya menggabungkannya dengan sampo anti-ketombe, apalagi jika ketombe sudah sangat parah.

    Seperti dikutip Kompas.com dari WebMD, ada beberapa cara menghilangkan ketombe secara alami dan permanen karena bisa melembapkan atau melawan bakteri penyebab ketombe. Berikut ini di antaranya:

    • Mengaplikasikan 3-5 sendok minyak kelapa pada kulit kepala, lalu diamkan selama satu jam sebelum kemudian membilasnya dengan air hingga bersih.
    • Mengaplikasikan gel lidah buaya sebelum keramas menggunakan sampo.
    • Mencampurkan sekitar 4 sendok makan cuka apel dengan 4 sendok makan air. Aplikasikan pada kulit kepala, diamkan selama 15 menit, dan bilas hingga bersih.
    • Menghaluskan dua butir aspirin, lalu campurkan dengan sampo. Campuran ini digunakan untuk keramas, diamkan selama dua menit dan dibilas sampai bersih.
    • Basahi rambut dan taburkan soda kue pada kulit kepala. Diamkan selama beberapa menit, baru kemudian dibilas.
    • Mengaplikasikan dua sendok teh air perasan lemon pada kulit kepala. Diamkan selama beberapa menit dan bilas, lanjutkan dengan campuran satu sendok teh air perasan lemon dengan 16 sendok makan air yang diaplikasikan pada kulit kepala.
    • Memakai beberapa tetes minyak zaitun pada kulit kepala. Tutup menggunakan penutup rambut atau shower cap dan diamkan semalaman, lalu keramas di pagi hari.

    Anda dapat mencoba beberapa cara menghilangkan ketombe secara alami dan permanen tersebut untuk meringankan ketombe yang muncul. Tapi perlu diingat, beberapa orang akan mengalami reaksi alergi terhadap bahan tertentu sehingga disarankan untuk segera menghentikannya supaya tidak bertambah parah.

    Jika Anda memiliki kondisi ketombe yang lebih parah, juga disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter, sehingga memperoleh obat yang lebih kuat untuk menghilangkan ketombe.

  • Tips Hilangkan Uban di Usia Muda

    Tips Hilangkan Uban di Usia Muda

    TIKTAK.ID – Uban bakal muncul secara alami seiring dengan bertambahnya usia. Umumnya, uban pertama muncul di pertengahan usia 30. Meski begitu, terkadang uban muncul di usia muda. Oleh sebab itu, Anda perlu mengenali penyebab dan cara menghilangkan uban di usia muda.

    Healthline dan Medical News Today menyatakan ada beberapa penyebab uban di usia muda. Seperti dilansir Kompas.com, berikut ini di antaranya:

    • Punya orangtua atau saudara yang juga mengalami uban di usia muda
    • Mengalami stres berlebihan
    • Mengalami penyakit autoimun yang menyerang rambut, sehingga kehilangan warna alaminya, seperti alopecia dan vitiligo
    • Mengalami perubahan hormon akibat gangguan tiroid, seperti hipertiroid atau hipotiroid
    • Kekurangan vitamin B-12 yang memiliki fungsi menyalurkan oksigen ke seluruh sel di dalam tubuh, termasuk rambut
    • Punya kebiasaan merokok sehingga aliran darah terganggu dan merusak folikel rambut
    • Mengalami stres oksidatif akibat radikal bebas, sehingga memicu penuaan dan berbagai jenis penyakit
    • Memakai produk perawatan rambut yang mengandung bahan kimia berbahaya sehingga merusak melanin atau pigmen alami rambut

    Beberapa penyebab uban di usia muda di atas mampu mempercepat perubahan warna rambut.

    Mengutip American Association of Retired Persons (AARP), ada sejumlah cara menghilangkan uban di usia muda, seperti memakai minyak biji pohon cemara atau cypress oil, biji daun bawang, sampai getah pinus.

    Akan tetapi, cara itu tak menjamin uban di usia muda bisa diatasi. Bahkan, beberapa produk penghilang uban bisa memberikan efek samping tertentu, yang dapat merusak rambut.

    Health menjelaskan bahwa mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin dan mineral yang diperlukan oleh tubuh mampu mengatasi uban di usia muda. Selain itu, Anda perlu melakukan beberapa aktivitas yang bisa mengurangi stres dan membuat kesehatan mental lebih terjaga. Meski begitu, bila penyebab uban di usia muda berkaitan dengan faktor genetis, maka tidak ada cara yang bisa dilakukan untuk mengatasinya.

    Dengan mengetahui penyebab dan cara menghilangkan uban di usia muda saja tidak cukup, Anda bisa segera mencari bantuan medis jika penyebabnya merupakan penyakit tertentu.

    Sebaiknya hindari melakukan diagnosis pribadi dan segera ke dokter jika uban di usia muda tidak dipengaruhi oleh gen dan muncul secara tiba-tiba.

  • Kenali Penyebab Rambut Rontok Parah pada Wanita

    Kenali Penyebab Rambut Rontok Parah pada Wanita

    TIKTAK.ID – Cleveland Clinic menyatakan manusia biasanya mengalami kerontokan rambut sebanyak 50 hingga 100 helai per hari. Kerontokan rambut wajar terjadi guna memberikan ruang bagi rambut baru untuk tumbuh.

    Akan tetapi, rambut rontok parah dapat menyebabkan kebotakan, sehingga mengganggu penampilan, terutama pada wanita.

    Seperti dilansir Kompas.com, berikut ini sejumlah penyebab rambut rontok parah pada wanita.

    1. Menopause dan ketidakseimbangan hormon

    Healthline menyebut wanita biasanya mengalami rambut rontok selama menopause lantaran menurunnya produksi hormon estrogen dan progesterone. Perubahan kondisi tubuh selama menopause juga bisa menambah stres, yang akan memperparah kerontokan rambut.

    Beberapa wanita juga mengalami ketidakseimbangan hormon saat memakai pil KB karena memengaruhi penurunan hormon estrogen.

    1. Stres

    Stres merupakan salah satu penyebab rambut rontok dan kerap dialami saat menghadapi situasi yang berbeda dari rutinitas biasanya.

    Self memaparkan, stres yang dirasakan oleh tubuh bakal menghambat pertumbuhan rambut dan mempercepat kerontokan. Akan tetapi, kondisi itu bersifat sementara dan jika stres sudah berangsur tidak dirasakan, maka kerontokan rambut biasanya juga berhenti.

    1. Kurang mineral dan vitamin

    Kekurangan mineral dan vitamin tertentu juga dapat berpengaruh pada kerontokan rambut.

    Healthline menilai kurangnya konsumsi daging atau makanan yang kaya akan zat besi bisa menghambat pertumbuhan rambut. Kondisi tersebut pun dapat makin parah ketika sedang menstruasi.

    Untuk itu, memperoleh asupan zat besi tambahan sangat disarankan untuk mencegah rambut rontok.

    1. Riwayat keluarga

    Mayo Clinic memaparkan bahwa salah satu penyebab kerontokan rambut parah pada wanita berasal dari riwayat keluarga, yang bakal semakin parah seiring bertambahnya usia. Kondisi yang disebut dengan alopesia androgenik ini umumnya terjadi secara bertahap dan dengan pola yang bisa ditebak. Para wanita dengan kondisi ini biasanya mengalami penipisan rambut pada kepala bagian atas.

    1. Mengonsumsi obat

    Mengonsumsi obat tertentu dapat menyebabkan rambut rontok. Jenis obat yang memicu kerontokan rambut di antaranya obat kanker, radang sendi, depresi, penyakit jantung, asam urat, dan tekanan darah tinggi.

    1. Masalah kesehatan

    Menurut WebMD, beberapa masalah kesehatan dapat menjadi pemicu rambut rontok yang cukup parah. Beberapa masalah kesehatan itu yakni anemia, gangguan tiroid, kehamilan, sindrom ovarium polikistik (PCOS), dan sejumlah penyakit kulit, seperti psoriasis dan dermatitis seboroik.

  • Tips Keramas yang Benar untuk Kesehatan Rambut

    Tips Keramas yang Benar untuk Kesehatan Rambut

    TIKTAK.ID – Terdapat beberapa cara mencuci rambut atau keramas yang baik untuk membuat rambut menjadi lebih sehat, termasuk menggunakan produk sampo, kondisioner, dan jenis air yang tepat.

    Seperti dikutip Kompas.com dari Healthline, berikut ini tips keramas yang baik supaya tidak merusak kesehatan rambut.

    1. Tidak terlalu sering mencuci rambut
      Healthline menjelaskan, kulit kepala bakal mengeluarkan minyak alami yang membuat rambut sehat dan berkilau. Mencuci rambut akan membuat minyak alami dari kulit kepala tersebut hilang. Tapi jika tidak mencuci rambut, akan menyebabkan penumpukan minyak di rambut sehingga membuatnya terlihat berminyak dan tidak sehat.

    Mengutip Cleveland Clinic, mencuci rambut harus didasarkan pada beberapa faktor, seperti panjang rambut, tipe rambut, dan jenis aktivitas yang dilakukan. Semakin panjang rambut, bakal semakin sulit untuk minyak alami rambut bekerja sampai ke ujung rambut dan menyebabkan rambut kering. Pada rambut yang keriting pun membuat minyak rambut sulit mencapai ujung rambut sehingga menjadi lebih kering.

    Bila Anda punya jenis rambut seperti kedua tipe di atas, sebaiknya tidak keramas setiap hari karena akan membuat rambut lebih kering dan kusam. Tapi jika Anda memiliki rambut berminyak, perlu keramas setiap hari karena terlalu banyak minyak alami rambut yang keluar membuatnya terlihat sangat berminyak dan rambut jadi lebih cepat bau.

    1. Memakai sampo sesuai jenis rambut
      Anda perlu memperhatikan jenis rambut supaya dapat memilih jenis sampo yang tepat. Untuk lebih amannya, hindari sampo yang mengandung sulfat dan silikon.

    Penelitian yang dilakukan oleh ahli dari Brazil yang dimuat pada International Journal of Trichology pada 2015 menyatakan kedua bahan itu berfungsi membuat sampo menghasilkan busa lebih banyak. Namun hal itu bukan tanda yang baik, karena sampo tersebut akan membuat rambut lebih kering jika digunakan dalam jangka waktu yang lama. Minyak alami rambut pun bisa hilang, sehingga rambut jadi lebih mudah patah dan tampak kusam.

    1. Memperhatikan jenis air yang digunakan
      Air yang dipakai untuk keramas dapat memengaruhi kesehatan rambut. Berdasarkan penelitian yang dilakukan ahli dari PSG Institute of Medical Sciences and Research dan terbit di International Journal of Dermatology pada 2016, menggunakan air yang mengandung terlalu banyak kapur akan membuat rambut rusak.

    Pasalnya, air yang terlalu banyak mengandung kapur membuat rambut lebih kering dan cepat rontok.

    Anda sebaiknya menggunakan air dingin atau air hangat untuk mencuci rambut, karena air yang terlalu panas bisa membuat rambut kering dan mudah patah.

  • Kenali Manfaat Kopi untuk Rambut

    Kenali Manfaat Kopi untuk Rambut

    TIKTAK.ID – Kopi menjadi salah satu sumber kafein yang kerap diandalkan oleh sejumlah orang. Namun kopi juga menyimpan sejumlah manfaat potensial yang sayang untuk dilewatkan.

    Seperti dilansir Kompas.com, berikut ini beberapa potensi manfaat kopi untuk rambut menurut beberapa penelitian dan para ahli:

    Mengatasi rambut rontok
    Healthline menyatakan rutin memakai masker kopi dapat membantu mengatasi rambut rontok dan merangsang pertumbuhan rambut lebih cepat.

    Berdasarkan studi laboratorium pada 2007 silam, kafein bisa membantu memblokir hormon seks dihidrotestosteron yang merusak folikel rambut dan menyebabkan rambut rontok. Kafein yang bersifat stimulant pun mampu meningkatkan sirkulasi darah ke folikel rambut, sehingga rambut tumbuh lebih cepat.

    Membuat rambut lebih lembut, bebas kusut, dan berkilau
    Kopi mengandung antioksidan flavonoid yang dapat memperbaiki tampilan rambut, sehingga rambut jadi tampak lebih sehat dan berkilau.

    Kopi juga mampu menghaluskan rambut. Rambut pun bebas kusut, lebih lembut, dan mudah disisir.

    Menghilangkan uban
    Kopi bermanfaat menggelapkan warna rambut secara alami, khususnya untuk rambut yang beruban.

    Kopi berwarna gelap, sehingga dapat menutup helai rambut yang mulai memutih atau berubah warna.

    Menghilangkan ketombe
    EatThis menyebut kopi dapat membantu menghilangkan ketombe. Kopi akan membantu mengangkat minyak, sel kulit mati, dan kotoran penyebab ketombe.

    Cara mengambil manfaat kopi untuk rambut
    Jika digunakan dengan tepat, Anda dapat memanen manfaat kopi untuk rambut secara optimal. Berikut ini di antaranya:
    Menggunakan masker kopi dan lidah buaya
    Campur tiga sendok makan kopi bubuk dengan satu sendok makan gel lidah buaya, lalu oleskan untuk masker rambut. Biarkan meresap hingga 20 menit, dan bilas rambut sampai bersih.

    Menggunakan masker kopi, minyak kelapa, dan yogurt tawar
    Campur tiga sendok makan kopi bubuk, satu sendok makan minyak kelapa, dan satu sendok makan yogurt tawar. Oleskan campuran bahan tersebut sebagai masker rambut. Biarkan meresap selama 20 menit, lalu bilas rambut sampai bersih.

    Menyemprotkan seduhan kopi
    Seduh beberapa sendok bubuk kopi hitam dengan dua cangkir air panas, dan tunggu hingga dingin. Masukkan ke dalam botol semprotan. Semprotkan seduhan kopi tersebut ke rambut yang sudah dibasahi. Pijat ringan untuk meratakannya. Biarkan kopi meresap selama 20 menit, lalu bilas dan cuci rambut sampai bersih.

  • Tak Hanya Melembutkan Rambut, Ini Manfaat Conditioner

    Tak Hanya Melembutkan Rambut, Ini Manfaat Conditioner

    TIKTAK.ID – Conditioner terdiri dari beberapa jenis. Ada yang digunakan setelah menggunakan sampo, deep conditioner yang mirip masker rambut, jenis conditioner tanpa bilas, hingga 2in1 atau campuran dengan sampo.

    Allure menyebut conditioner merupakan zat pelembap rambut yang umumnya terbuat dari bahan seperti silikon, minyak, emolien, dan sabun. Saat dicampurkan, bahan itu akan mengembalikan kelembapan alami rambut yang hilang usai dicuci menggunakan sampo.

    Penggunaan conditioner memang identik dengan pemilik rambut kering atau mengembang. Akan tetapi, hal itu keliru. Pasalnya, setiap orang yang keramas menggunakan sampo membutuhkan conditioner.

    Seperti dikutip Kompas.com dari Healthline, kepala kita sebetulnya mampu menghasilkan pelembap alami yang disebut sebum. Namun saat dicuci dengan sampo, kelembapan alami itu akan hilang sehingga kita tetap perlu produk pelembap tambahan, supaya rambut tidak kering.

    Terdapat sejumlah manfaat conditioner yang perlu Anda ketahui. Di antaranya melembapkan rambut, memperkuat kutikula sehingga rambut tidak mudah patah, membuat rambut lebih gampang disisir, dan menghaluskan rambut. Selain itu, conditioner juga bisa mencegah rambut kusut dan meningkatkan kilau rambut.

    Dengan memilih jenis conditioner yang tepat sesuai kondisi rambut dan cara memakai yang pas, maka Anda akan memperoleh manfaat conditioner untuk rambut.

    Terdapat beberapa hal yang harus Anda perhatikan ketika memilih conditioner rambut.

    Beberapa jenis conditioner dirancang untuk perawatan ekstra yang disesuaikan dengan sejumlah kondisi rambut. Untuk rambut yang diwarnai, dikeriting, atau diluruskan, maka rambut biasanya cenderung lebih kering daripada rambut yang minim paparan bahan kimia. Oleh sebab itu, pemilik rambut jenis ini sebaiknya memakai conditioner untuk rambut kering atau diwarnai.

    Kemudian kebutuhan pelembap rambut untuk pemilik rambut bertekstur tebal pun berbeda. Anda perlu jenis conditioner yang memiliki formula kuat untuk melindungi rambut agar tetap kokoh. Sementara bagi pemilik rambut keriting yang rentan kering, sebaiknya Anda menggunakan conditioner dengan sisir bergigi jarang agar rambut tidak gampang kusut.

    Lebih lanjut, secara umum perawatan dengan conditioner aman dan minim efek samping. Meski begitu, pemilik kulit wajah berjerawat ada baiknya menghindari conditioner sampai ke dahi atau wajah karena hal itu dapat memicu iritasi.

  • Masker Rambut Alami untuk Atasi Rambut Kering

    Masker Rambut Alami untuk Atasi Rambut Kering

    TIKTAK.ID – Jika Anda memiliki masalah rambut kering, coba atasi dengan perawatan masker rambut. Anda bisa membuat masker sendiri dari bahan alami, mulai dari minyak hingga buah-buahan.

    Seperti dilansir Kompas.com, berikut ini sejumlah masker yang alami dan praktis untuk mengatasi masalah rambut kering:

    1. Minyak kelapa
      Healthline menyebut minyak kelapa dapat digunakan untuk perawatan rambut kering. Minyak kelapa kaya akan protein yang bisa membantu mempertahankan kelembapan rambut dan menguatkan akar rambut.

    Untuk menggunakannya sebagai masker, hangatkan setengah cangkir minyak kelapa. Kemudian pijat lembut minyak hangat ini ke seluruh bagian rambut sampai ke akarnya selama beberapa menit.

    Tutup rambut yang sudah diberi masker minyak kelapa dengan handuk hangat, lalu diamkan minimal 30 menit. Selanjutnya keramas sampai bersih.

    1. Minyak zaitun
      Minyak zaitun merupakan salah satu minyak yang cukup populer untuk melembapkan rambut kering.

    Mengutip Medical News Today, minyak ini kaya akan vitamin E dan antioksidan, sehingga dapat membantu mempertahankan kelembapan alami rambut.

    Cara menggunakan minyak zaitun sebagai masker rambut, sama seperti penggunaan untuk minyak kelapa. Namun bila Anda memiliki kulit kepala berminyak, sebaiknya gunakan masker ini hanya pada ujung rambut yang kering.

    1. Santan kelapa
      Santan mengandung asam laurat, yang dapat mengatasi rambut kering, memperkuat akar rambut, sekaligus menunjang pertumbuhan rambut.

    Cara memakai santan kelapa sebagai masker rambut pun terbilang praktis. Anda hanya perlu mengoleskan dan memijat lembut ke seluruh bagian rambut. Tunggu sampai meresap, dan bilas hingga bersih.

    1. Madu
      Anda bisa menggunakan madu sebagai masker rambut, atau bisa juga untuk campuran bahan masker rambut lainnya.

    Madu bermanfaat untuk melembapkan rambut, menambah kilau pada rambut, mengurangi kerusakan, dan mencegah rambut kusut.

    Untuk menggunakan bahan ini sebagai masker, oleskan madu ke rambut yang sudah dibersihkan. Setelah itu, pijat sebentar sampai ke akar rambut, tunggu selama beberapa saat, lalu bilas kembali sampai bersih.

    1. Telur
      Telur banyak mengandung protein, yang penting untuk mempertahankan kelembapan alami dan memperkuat rambut kering serta mudah patah.

    Untuk memakai masker telur sebagai perawatan rambut kering, kocok putih telur yang sudah dicampurkan dengan dua sendok makan air hangat.

    Selanjutnya gunakan masker telur ini dari ujung sampai ke akar rambut. Jika sudah merata, maka pijat dengan ujung jari menggunakan gerakan memutar selama beberapa menit. Jika dirasa sudah cukup, maka bilas masker telur atau bersihkan rambut sampai tuntas.

  • Sudah Tahu Bahaya Mencabut Uban Sembarangan?

    Sudah Tahu Bahaya Mencabut Uban Sembarangan?

    TIKTAK.ID – Biasanya, saat melihat uban menyelinap di balik helai rambut, sejumlah orang mencabut uban tersebut. Apalagi jika uban yang tumbuh baru sedikit, atau seseorang baru mendapati sebagian rambutnya berwarna putih.

    Namun ternyata kita tidak boleh mencabut uban sembarangan.

    Seperti dilansir Kompas.com, berikut ini bahaya mencabut uban.

    1. Rentan merusak tekstur rambut
      Mengutip Bustle, mencabut uban berisiko merusak tekstur alami untaian rambut. Apabila tekstur alami rambut rusak, maka pertumbuhan rambut baru pun bisa lebih kusut ketimbang bagian lainnya yang tidak dicabut.
    2. Tidak menghilangkan uban secara permanen
      Umumnya, orang berharap dengan mencabut uban maka masalah rambut putihnya sudah kelar. Padahal hal itu keliru.

    Today menyebut mencabut uban hanya akan menghilangkan rambut putih untuk sementara. Hal itu karena folikel atau kantong kecil yang memuat rambut di bawah kulit masih hidup dan akan tumbuh kembali dengan uban sejenis yang baru dicabut.

    1. Dapat merusak kulit kepala
      Kebiasaan mencabut uban berulangkali ternyata hanya akan merusak folikel secara permanen. Dengan begitu, lambat laun bagian kulit kepala tersebut juga bakal terlihat rusak.
    2. Menyebabkan rambut rontok dan tipis
      Mencabut uban rentan merusak akar rambut, yang akan membuat rambut bisa rontok permanen dan pertumbuhan di area tersebut terganggu. Selain itu, risiko yang paling dikhawatirkan adalah rambut tidak bisa tumbuh lagi alias botak dan rambut jadi lebih tipis.

    BestHealth menyatakan, hati-hati jika Anda hendak mencabut uban yang bagian ujung akarnya berwarna merah. Pasalnya, hal itu menandakan kalian telah mencabut sehelai rambut beserta pemasok darahnya. Jika sudah terlanjur, maka kemungkinan besar rambut di bagian tersebut pun sudah tidak bisa tumbuh lagi.

    1. Terkadang bisa menimbulkan infeksi
      Mencabut uban berpotensi memicu infeksi. Hal itu dapat terjadi saat rambut pengganti yang dicabut dengan paksa justru tumbuh ke dalam. Kondisi tersebut pun bisa menyebabkan infeksi dan tumbuhnya jaringan parut yang membuat nyeri dan tidak nyaman.

    Ketimbang mencabut uban, sebaiknya rambut putih dibiarkan begitu saja. Rawat rambut agar tetap sehat dan tampak cemerlang, kemudian hindari paparan asap rokok, sinar matahari, dan produk perawatan rambut berbahan kimia berlebihan.

    Jika memang terpaksa harus menghilangkan uban, Anda hanya perlu memotong sebagian untaian rambut yang memutih agar tidak sampai mengusik folikel.