Seskab Teddy Respons Ajakan Saiful Mujani Gulingkan Prabowo

TIKTAK.ID – Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya menanggapi santai pernyataan Saiful Mujani terkait ajakan menggulingkan Pemerintah. Dia mengeklaim masih belum mengetahui pernyataan Mujani tersebut.
“Saya masih ada banyak sekali kerjaan, saya belum lihat beliau bicara apa,” ujar Teddy di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, pada Selasa (7/4/26), seperti dilansir CNN Indonesia.
Tidak hanya dirinya, Teddy mengatakan Presiden RI, Prabowo Subianto juga sibuk dengan urusan yang lebih penting. Dia menyebut Prabowo sedang berfokus pada hal-hal yang lebih strategis.
Baca juga : Viral Puluhan Ribu Motor MBG untuk SPPG, Kepala BGN Buka Suara
“Terlebih Bapak Presiden, Bapak Presiden ngurusin hal besar, lagi fokus dengan hal-hal yang lebih strategis,” tutur Teddy.
Untuk diketahui, Saiful Mujani adalah Guru Besar Ilmu Politik UIN Syarif Hidayatullah sekaligus pendiri lembaga penelitian dan konsultansi politik dan kebijakan berbasis riset Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC).
Belakangan ini, potongan videonya yang dinarasikan mengajak menjatuhkan Pemerintah ramai di media sosial. Mujani bicara tentang hal itu dalam acara Halalbihalal Pengamat yang digelar pekan lalu.
Baca juga : Imbas Ajak Jatuhkan Prabowo, Saiful Mujani Dipolisikan
“Ya hanya kita yang bisa, rakyat, ’98 juga tak akan terjadi jika rakyat dan teman-teman enggak turun, enggak akan itu MPR akan menurunkan Soeharto, enggak akan,” ungkap Mujani dalam potongan video yang beredar.
“Kalau menasihati Prabowo tidak bisa juga, maka bisanya hanya dijatuhkan. Itulah menyelamatkan, bukan menyelamatkan Prabowo, namun menyelamatkan diri kita dan bangsa ini,” kata Mujani.
Perkataan Mujani tersebut pun direspons oleh eks Kepala PCO, Hasan Nasbi yang mengkritik keras pernyataan tersebut. Melalui akun Instagram @hasan_nasbi ia menyampaikan kekecewaannya sekaligus mengkritik balik Saiful Mujani.
Baca juga : Sindir Pihak yang Gaungkan Narasi ‘Indonesia Gelap’, Prabowo: Matanya Buram
“Saya terpaksa menyampaikan kekecewaan saya,” jelas Hasan dalam Instagram-nya, dikutip Senin (6/4/26).
Sementara itu, Mujani sendiri sudah buka suara atas ucapannya itu. Ia menampik ucapannya itu sebagai tindakan makar. Dia mengaku ucapannya yang viral dalam potongan video di media sosial itu sebagai sikap politik.
“Pertanyaannya apakah ucapan saya itu ‘dapat disebut dengan makar’? Saya tegaskan kalau itu bukan makar, melainkan ‘political engagement’, yaitu sikap politik atau sikap yang dinyatakan tentang isu politik di hadapan orang banyak,” tegas Mujani dalam keterangannya.










