TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Pengamat Prediksi KIB Tak Akan Usung Anies Baswedan, Apa Faktor Penghambatnya?

Pengamat Prediksi KIB Tak Akan Usung Anies Baswedan, Apa Faktor Penghambatnya?

By Joni Sitohang
20 Juli 2022
345
0
Rawan Picu Konflik Sosial, Pengamat Sarankan Jokowi Hentikan Seknas JokPro 2024

TIKTAK.ID – Pengamat Komunikasi Politik dari Universitas Esa Unggul, Jamiluddin Ritonga menduga partai yang bergabung dalam Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) tak akan mengusung Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang.

“Hal itu bisa dilihat dari sinyal petinggi Golkar, PPP, dan PAN, yang akan memprioritaskan kedernya menjadi Capres. Karena itu, tiga partai tersebut kecil kemungkinan bakal mengusung Capres yang bukan kadernya,” ungkap Jamiluddin, Senin (18/7/22), seperti dilansir Republika.co.id.

Jamiluddin menjelaskan, kalau pun mereka akan mengusung di luar kadernya, maka sosok itu tampaknya yang memperoleh restu dari Presiden Joko Widodo (Jokowi). Dia memprediksi sosok yang mendapat restu Istana bukan Anies, melainkan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

Baca juga : Hasto Bilang Ada Partai Turun Pamor Lalu Munculkan Kader Partai Lain, Sindir Siapa?

Kemudian Jamiluddin menyebut KIB selalu menyatakan akan meneruskan program Jokowi. Jika mengacu pada hal itu, kata Jamiluddin, tentu Anies kurang pas kalau menjadi yang dicalonkan KIB. Pasalnya, Jamiluddin mengklaim Jokowi lebih memprioritaskan pada pembangunan fisik. Sedangkan Anies dalam membangun Jakarta berupaya menyeimbangkan pembangunan fisik dan manusianya.

“Jadi, KIB akan mencari sosok yang berorientasi terhadap pembangunan fisik dan memiliki kedekatan dengan Jokowi. Sosok itu sudah pasti bukan Anies,” tegas Jamiluddin.

Perlu diketahui, Ketua DPP PPP Achmad Baidowi sempat mengatakan bahwa KIB selalu terbuka dengan partai lain yang memang ingin bergabung.

Baca juga : Demokrat-PKS-Nasdem Makin Mesra, Pertanda Koalisi?

“Partainya apa, nanti pada saatnya akan kita sampaikan. Tapi yang jelas kita sudah melakukan komunikasi dengan beberapa partai politik,” jelas pria yang akrab disapa Awiek itu, pada Minggu (17/7/22).

Lantas Awiek menyarankan kepada partai yang akan bergabung agar dapat bergerak cepat.

“Jika ingin bergabung, ayo lebih cepat, sehingga bisa koalisi sejak dini,” tutur Awiek.

Baca juga : Survei Indopol: Duet Anies-AHY Rajai Simulasi Empat Poros

Sebelumnya, Peneliti Centre for Strategic and International Studies (CSIS), Arya Fernandes menganggap KIB adalah partai dominan yang sulit memberi ruang bagi tokoh nonparpol. Dia memaparkan, Golkar lebih dominan di KIB, sehingga pembicaraan koalisi lebih dipengaruhi oleh Golkar.

“Blok koalisi KIB tak seimbang. Ada Golkar yang dominan, jadi pembicaraan koalisi sangat dipengaruhi oleh Golkar. Sementara potensi mencalonkan nonpartai lebih terbatas,” ucap Arya, Sabtu (25/6/22), mengutip detik.com.

TagsAniesAnies BaswedanKIBKoalisi Indonesia Bersatu

Related articles More from author

  • Alternatif Duet Anies-AHY Diyakini Bisa Tarik Parpol Bentuk Poros Nasionalis-Islam
    Nasional

    Demokrat Sebut Lebih Cocok AHY-Anies Ketimbang Anies-AHY untuk Pilpres 2024

    29 Mei 2022
    By Joni Sitohang
  • Survey Anies-AHY Teratas, Demokrat: Rakyat Berharap Regenerasi Kepemimpinan di 2024
    Nasional

    Peluang Duet Anies-AHY Menurut para Pengamat

    18 Maret 2022
    By Joni Sitohang
  • Optimis Corona Teratasi, Anies: Warga Jakarta adalah Orang-Orang Tangguh
    Nasional

    Optimis Corona Teratasi, Anies: Warga Jakarta adalah Orang-Orang Tangguh

    13 April 2020
    By Johan Arif
  • PKS Sebut Pemerintah Tak Siap Pindah ke Ibu Kota Baru, Kok Bisa? TIKTAK.ID - Anggota panitia khusus (Pansus) Rancangan Undang-Undang Ibu Kota Negara (RUU IKN) dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Ecky Awal Mucharam menyatakan bahwa Pemerintah masih belum siap dengan skema pemindahan IKN. Sebab, Ecky menyebut Pemerintah tidak memberikan gambaran meyakinkan kalau IKN memang layak untuk dipindah ke Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. "Saat membahas rencananya seperti apa, master plan-nya seperti apa, itu tidak terjawab. Bahkan terkesan masih belum siap," ungkap Ecky di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (19/1/22), seperti dilansir Republika.co.id. Kemudian Ecky mengatakan RUU IKN berpotensi melanggar Undang-Undang Dasar (UUD) 1945. Dia menjelaskan, hal itu karena pemerintah daerah khusus IKN bakal setingkat kementerian dan selanjutnya disebut sebagai Otorita IKN. "Naskah awal RUU ini berpotensi bertentangan dengan UUD 1945, konstitusi kita, karena memang sejak awal RUU ini ingin pemerintahan ibu kota otorita," tegas Ecky. Ecky mengklaim Indonesia tidak mengenal konsep otorita dan hal itu juga tak tercantum dalam UUD 1945. Terutama, kata Ecky, dalam Pasal 18 yang menyebut Negara Kesatuan Republik Indonesia dibagi atas daerah-daerah provinsi dan provinsi dibagi atas beberapa kabupaten/kota. "Semua berkutat pada otorita saja, dan Pemerintah tetap tidak mau mundur terkait otorita. Padahal hal itu tidak ada dalam nomenklatur Pasal 18 UUD 1945," jelas Ecky. Selain itu, Ecky mengaku tidak yakin jika pemindahan dan pembangunan IKN tidak akan membebani keuangan negara. Dia menerangkan, dalam RUU IKN tak dijelaskan berapa persen dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang akan dialolasikan untuk IKN. "Berbahaya dari sisi peruntukan anggaran, yang harusnya untuk Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), malah dialihkan untuk anggaran pembangunan ibu kota," ucap Ecky. Di sisi lain, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Suharso Monoarfa mengapresiasi pengesahan RUU IKN menjadi Undang-Undang. Meski begitu, dia menganggap pengesahan itu tidak serta-merta membuat pemindahan IKN bisa langsung dilakukan. Suharso memaparkan, pemindahan dan pembangunan IKN di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, bakal dilakukan secara bertahap. Dia juga menjamin proses pelaksanaannya akan memperhatikan kesinambungan fiskal dan skema pendanaan.
    Nasional

    Giring Unggah Lirik Oktober Bakal Ada yang Tumbang, Sindir Anies?

    21 Januari 2022
    By Joni Sitohang
  • Daftar ke KPU Bareng KIB, Pimpinan PSI: Ada Tanda-tanda Alam
    Nasional

    Daftar ke KPU Bareng KIB, Pimpinan PSI: Ada Tanda-tanda Alam

    11 Agustus 2022
    By Joni Sitohang
  • Penebangan Pohon Monas Untuk MRT
    Nasional

    Bela Anies yang Dibully Gara-Gara Penebangan 92 Pohon Monas, PT MRT: Kami Ganti 10 Kali Lipat

    20 Januari 2020
    By Adam Humain

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Bahas Mafia di Depan Relawan, Anies Singgung Ferdy Sambo dan Johnny Plate
    Nasional

    Bahas Mafia di Depan Relawan, Anies Singgung Ferdy Sambo dan Johnny Plate

  • Penyebab Munculnya Benjolan di Ketiak
    Tips & Tutorial

    Penyebab Munculnya Benjolan di Ketiak

  • Sejumlah Menteri Jokowi Kompak Serang Anies, Rocky Gerung: Saya Gak Pro Anies, Tapi itu Seperti Menggarami Laut
    Nasional

    Sejumlah Menteri Jokowi Kompak Serang Anies, Rocky Gerung: Saya Gak Pro Anies, Tapi itu Seperti Menggarami Laut

  • Begini Kronologi Pengeroyokan Ade Armando Saat Demo BEM SI di DPR
    Nasional

    Begini Kronologi Pengeroyokan Ade Armando Saat Demo BEM SI di DPR

  • Nadia Stefanie
    Selebriti

    Pemeran ‘Saras 008’ Kini Buka Bisnis Perawatan Kulit

Artikel Terbaru

  • Samsung Galaxy A36 5G: Spesifikasi Lengkap, Harga, dan Kelebihan 5 November 2026
  • Pesan Kapolri ke Semua Polisi Usai Penyadapan Prabowo Terbongkar 5 November 2026
  • Router WiFi 6 vs WiFi 5: Mana yang Lebih Layak untuk Rumah? 5 November 2026
  • Hepatitis A: Gejala, Penyebab, dan Cara Mencegahnya Sejak Dini 5 November 2026
  • Zulhas Buka 3 Strategi Pemerintah Genjot Swasembada-Tekan Impor Pangan 5 November 2026

Kategori

  • Berita Unik (100)
  • Internasional (1,531)
  • Kesehatan (103)
  • Keuangan (25)
  • Kuliner (1,071)
  • Nasional (8,045)
  • Olahraga (1,148)
  • Opini (2)
  • Selebriti (1,175)
  • Teknologi (1,314)
  • tips (15)
  • Tips & Tutorial (1,294)
  • Viral (82)

Cari Artikel

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.