TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Komisi XI Tanggapi Pernyataan Prabowo soal MSCI, Begini Katakannya

Komisi XI Tanggapi Pernyataan Prabowo soal MSCI, Begini Katakannya

By Johan Arif
25 Oktober 2026
0
0
Komisi XI Tanggapi Pernyataan Prabowo soal MSCI, Begini Katakannya

Contents

  • 1. Komisi XI Minta Pernyataan Prabowo soal MSCI Tak Diartikan Sepotong, Ini Alasannya
    • 1.1. Pesan Misbakhun: Sikapi Tekanan dengan Hati-hati
    • 1.2. Sinyal Tegas untuk Investor Global
    • 1.3. Ekonomi Indonesia Dinilai Lincah dan Resilien
    • 1.4. Perhatian Komisi XI terhadap Pasar Modal
    • 1.5. Latar Belakang: Ancaman Penurunan Status Pasar Modal

Komisi XI Minta Pernyataan Prabowo soal MSCI Tak Diartikan Sepotong, Ini Alasannya

Ketua Komisi XI DPR Misbakhun meminta publik tidak memaknai ucapan Presiden Prabowo Subianto seputar MSCI (Morgan Stanley Capital International) secara terpotong-potong. Menurutnya, pernyataan presiden semestinya dibaca secara utuh sebagai penegasan sikap Indonesia di tengah tekanan terhadap pasar modal nasional.

Pesan Misbakhun: Sikapi Tekanan dengan Hati-hati

Berbicara di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Minggu (25/10), Misbakhun menjelaskan bahwa situasi sulit dan penuh tekanan yang sedang dialami Indonesia justru menuntut respons yang lebih cermat, bukan persepsi yang berlebihan.

Ia berpendapat ucapan Prabowo mengenai MSCI dimaksudkan untuk menegaskan bahwa ekonomi Indonesia dibangun di atas kekuatan rakyatnya sendiri. Dengan penegasan itu, masyarakat diharapkan tidak larut dalam kekhawatiran terhadap kondisi yang sedang berjalan.

Sinyal Tegas untuk Investor Global

Lebih jauh, Ketua Komisi XI itu menilai pernyataan presiden sekaligus menyampaikan pesan yang nyata dan kuat kepada MSCI, termasuk kepada investor global. Intinya, Indonesia berkomitmen mengikuti protokol tata kelola bursa saham internasional.

Ia menambahkan bahwa Bursa Efek Indonesia (BEI) telah menunjukkan kesungguhan melalui berbagai upaya konkret, termasuk melakukan pertemuan berkali-kali dengan pihak MSCI.

Ekonomi Indonesia Dinilai Lincah dan Resilien

Misbakhun menegaskan Indonesia memiliki ekonomi yang sangat lincah. Di luar dinamika pasar modal Indonesia, negeri ini ditopang sektor ketahanan pangan, ketahanan energi, serta daya lentur ekonomi yang membentuk resiliensi kuat menghadapi guncangan eksternal.

Perhatian Komisi XI terhadap Pasar Modal

Sebagai komisi yang membidani bidang keuangan, Komisi XI terus menaruh perhatian serius terhadap perkembangan pasar modal domestik. Rapat-rapat berkala kerap digelar untuk memantau proses reformasi pasar modal di tanah air.

Meski demikian, Misbakhun mengingatkan bahwa dinamika pasar modal memang selalu volatil. Kondisi saat ini, kata dia, tidak semata-mata dipicu faktor ekonomi nasional, melainkan juga dipengaruhi situasi geopolitik yang penuh naik-turun dan ketidakpastian.

Latar Belakang: Ancaman Penurunan Status Pasar Modal

Pernyataan Prabowo tersebut mengemuka dalam Sidang Kabinet Paripurna pada Rabu (21/10). Di forum itu, presiden menyampaikan pesan terbuka kepada MSCI di tengah ancaman penurunan status pasar modal Indonesia.

Prabowo menegaskan bangsa Indonesia tidak takut dan tidak akan gentar kepada siapa pun, meski ia mengakui tantangan serta gangguan yang dihadapi masih besar. Ia menyebut pemerintah menyadari masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan, sementara masyarakat menuntut hasil yang lebih besar. Berbagai gangguan, nilai dia, akan terus bermunculan dan Indonesia harus tetap berani menghadapinya.

Ucapan itu muncul usai MSCI pada 16 Oktober 2026 mengumumkan usulan perubahan klasifikasi pasar modal Indonesia dari kategori pasar negara berkembang (emerging market) menjadi pasar mandiri (standalone market).

Menanggapi langkah tersebut, Misbakhun berharap seluruh rangkaian peristiwa dipahami masyarakat secara utuh, sehingga upaya pemerintah menjaga kepercayaan investor asing terhadap ekonomi Indonesia tetap berjalan terkendali.

Johan Arif
Johan Arif

Johan Arif adalah seorang penulis dan pemerhati dinamika sosial-politik yang berfokus mengamati perkembangan isu-isu nasional terkini. Lewat karya-karyanya, Johan menyajikan ulasan kritis dan tajam mengenai panggung politik, kebijakan publik, pergerakan tokoh figur publik, hingga fenomena-fenomena viral yang menyita perhatian publik.

Dengan pendekatan jurnalistik yang lugas dan objektif, Johan berusaha membedah latar belakang di balik setiap peristiwa hangat agar pembaca mendapatkan sudut pandang yang utuh dan berimbang. Fokus penulisan Johan adalah menghadirkan literasi politik dan sosial yang mudah dicerna, sekaligus mengajak masyarakat untuk lebih responsif dan kritis terhadap situasi yang terjadi di sekitarnya.

Related articles More from author

  • Soal Penghargaan Jokowi untuk Gatot Nurmantyo, Mahfud MD: Tidak Ada Bungkam-Membungkam
    Nasional

    Soal Penghargaan Jokowi untuk Gatot Nurmantyo, Mahfud MD: Tidak Ada Bungkam-Membungkam

    6 November 2020
    By Joni Sitohang
  • Lonjakan Covid-19 di DKI Bukan Salah Anies tapi Pemerintah Pusat
    Nasional

    PKS Respons Hasto yang Mempertanyakan Prestasi Anies Memimpin DKI

    27 Juli 2022
    By Joni Sitohang
  • Pawang Hujan MotoGP Mandalika Jadi Perhatian, Fadli Zon: Kita Juga Perlu Pawang Utang
    Nasional

    Pawang Hujan MotoGP Mandalika Jadi Perhatian, Fadli Zon: Kita Juga Perlu Pawang Utang

    22 Maret 2022
    By Joni Sitohang
  • Spesifikasi KRI Gajah Mada, kapal induk baru TNI AL dari Italia
    Nasional

    Spesifikasi KRI Gajah Mada, kapal induk baru TNI AL dari Italia

    9 September 2026
    By Johan Arif
  • Geger TKA China Masuk RI, Kemnaker: Mereka Ilegal, Harus Dipulangkan
    Nasional

    Geger TKA China Masuk RI, Kemnaker: Mereka Ilegal, Harus Dipulangkan

    18 Maret 2020
    By Joni Sitohang
  • Baru Terungkap, Ternyata ini Alasan Jokowi Tunjuk Prabowo Urus Proyek Lumbung Pangan Nasional
    Nasional

    Demi Ketahanan Pangan, Prabowo Garap Food Estate, Anehnya Kenapa Singkong yang Ditanam?

    23 September 2020
    By Joni Sitohang

Berita Menarik Lainnya

  • Francisco Trincao
    Olahraga

    Ini Alasan Kenapa Barcelona ‘Ngebet Banget’ Boyong Trincao

  • TIKTAK.ID - Namanya Disebut di Sidang Kasus Bupati Muara Enim, Ketua KPK Firli Bahuri Bantah Ikut Terima Suap
    Nasional

    Namanya Disebut di Sidang Kasus Bupati Muara Enim, Ketua KPK Firli Bahuri Bantah Ikut Terima Suap

  • Serangan Brutal Kelompok Bersejata Tewaskan 11 Orang di Meksiko
    Internasional

    Serangan Brutal Kelompok Bersenjata Tewaskan 11 Orang di Meksiko

  • Timnas Vietnam Akui Tertekan di Depan Suporter Timnas Indonesia
    Olahraga

    Timnas Vietnam Akui Tertekan di Depan Suporter Timnas Indonesia

  • Prabowo Tanggapi Wacana Duet Dirinya dengan Cak Imin
    Nasional

    Prabowo Tanggapi Wacana Duet Dirinya dengan Cak Imin

Artikel Terbaru

  • Komisi XI Tanggapi Pernyataan Prabowo soal MSCI, Begini Katakannya 25 Oktober 2026
  • Perbandingan Charger Nirkabel vs Kabel HP: Mana yang Lebih Unggul? 25 Oktober 2026
  • Jerawat Hormonal: Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya 25 Oktober 2026
  • Golkar Undang Prabowo ke Puncak HUT ke-62 di Bandung, Ini Jawaban Wihaji 25 Oktober 2026
  • Cara Menyembunyikan Notifikasi Layar Kunci HP: 7 Tips Aman 25 Oktober 2026

Kategori

  • Berita Unik (100)
  • Internasional (1,531)
  • Kesehatan (87)
  • Keuangan (21)
  • Kuliner (1,067)
  • Nasional (8,014)
  • Olahraga (1,145)
  • Opini (2)
  • Selebriti (1,175)
  • Teknologi (1,281)
  • tips (15)
  • Tips & Tutorial (1,294)
  • Viral (82)

Cari Artikel

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.