TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Kepala BPK Jateng Diduga Minta Uang ke Bupati Klaten Terkait WTP

Kepala BPK Jateng Diduga Minta Uang ke Bupati Klaten Terkait WTP

By Johan Arif
16 Oktober 2026
0
0
Kepala BPK Jateng Diduga Minta Uang ke Bupati Klaten Terkait WTP

Contents

  • 1. Kepala BPK Jateng Diduga Minta Uang ke Bupati Klaten Terkait WTP
    • 1.1. Modus Permintaan Uang untuk Opini WTP
    • 1.2. Arti Predikat WTP bagi Pemerintah Daerah
    • 1.3. 20 Orang Ditangkap di Dua Kota
    • 1.4. Dugaan Pemberian Uang untuk Pengondisian Audit
    • 1.5. Sorotan pada Integritas Pengawasan Keuangan

Kepala BPK Jateng Diduga Minta Uang ke Bupati Klaten Terkait WTP

Kepala Perwakilan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, diduga meminta sejumlah uang kepada Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyun. Permintaan itu diduga berkaitan dengan upaya mengondisikan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas laporan keuangan Pemerintah Kabupaten Klaten.

Kasus ini terungkap setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melancarkan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Klaten dan Jakarta, Kamis (15/10) malam. Total 20 orang diamankan dalam operasi tersebut, termasuk dua pejabat yang terlibat dugaan suap itu.

Modus Permintaan Uang untuk Opini WTP

Seorang sumber di internal KPK yang mengetahui perkara tersebut membeberkan kronologi dugaan suap ini, Kamis (15/10) malam. Menurut sumber itu, kepala perwakilan BPK meminta sejumlah uang kepada bupati dengan imbalan opini WTP bagi pemerintah kabupaten.

Dari permintaan senilai Rp1,3 miliar tersebut, baru sebagian yang terealisasi, yakni sekitar Rp400 juta. Adapun caranya, sumber menjelaskan, dilakukan dengan menghilangkan sejumlah temuan pada audit BPK tahun 2025, sehingga laporan keuangan daerah dinilai wajar tanpa pengecualian.

Arti Predikat WTP bagi Pemerintah Daerah

Opini Wajar Tanpa Pengecualian merupakan penilaian tertinggi yang diterbitkan BPK atas laporan keuangan pemerintah daerah. Predikat ini menjadi salah satu tolok ukur kualitas pengelolaan keuangan daerah dan kerap memengaruhi penilaian kinerja pemerintahan di tingkat kabupaten.

Karena nilai strategis itulah, dugaan adanya permintaan uang demi memperoleh opini WTP dinilai serius. Pasalnya, opini audit semestinya lahir dari proses pemeriksaan yang independen dan objektif, bukan hasil transaksi antara pemeriksa dengan pihak yang diperiksa.

20 Orang Ditangkap di Dua Kota

Dalam operasi senyap tersebut, penyidik menangkap 20 orang di dua lokasi berbeda. Sebanyak 19 orang, termasuk Bupati Klaten, diamankan di Klaten. Sementara Kepala Perwakilan BPK Jawa Tengah ditangkap di Jakarta.

Dugaan yang melandasi OTT ini berkenaan dengan penerimaan oleh penyelenggara negara, baik menyangkut pengadaan barang dan jasa, perizinan, maupun penerimaan lainnya dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Dugaan Pemberian Uang untuk Pengondisian Audit

Di samping dugaan penerimaan oleh penyelenggara negara, penyidik juga menyoroti dugaan pemberian uang oleh bupati kepada oknum BPK. Transaksi tersebut diduga berkaitan erat dengan pengondisian hasil audit keuangan daerah.

Dari operasi itu, KPK berhasil mengamankan uang sekurangnya Rp1 miliar. Uang tersebut kini masuk dalam daftar barang bukti yang akan ditelaah lebih lanjut dalam penyidikan.

Sorotan pada Integritas Pengawasan Keuangan

Kasus ini menambah deretan perkara suap yang melibatkan pejabat daerah sekaligus oknum lembaga pemeriksa keuangan. Publik menaruh harapan besar agar proses hukum berjalan transparan, mengingat BPK merupakan garda terdepan pengawasan keuangan negara.

Pantauan terhadap perkara ini akan terus berkembang seiring jalannya penyidikan. Untuk perkembangan kasus hukum lainnya, simak pula berita politik dan hukum terbaru serta berita kabar daerah hari ini di tiktak.id.

Johan Arif
Johan Arif

Johan Arif adalah seorang penulis dan pemerhati dinamika sosial-politik yang berfokus mengamati perkembangan isu-isu nasional terkini. Lewat karya-karyanya, Johan menyajikan ulasan kritis dan tajam mengenai panggung politik, kebijakan publik, pergerakan tokoh figur publik, hingga fenomena-fenomena viral yang menyita perhatian publik.

Dengan pendekatan jurnalistik yang lugas dan objektif, Johan berusaha membedah latar belakang di balik setiap peristiwa hangat agar pembaca mendapatkan sudut pandang yang utuh dan berimbang. Fokus penulisan Johan adalah menghadirkan literasi politik dan sosial yang mudah dicerna, sekaligus mengajak masyarakat untuk lebih responsif dan kritis terhadap situasi yang terjadi di sekitarnya.

Related articles More from author

  • Gugat AD/ART Demokrat, Kubu Moeldoko Minta Ganti Rugi 100 Miliar
    Nasional

    Gugat AD/ART Demokrat, Kubu Moeldoko Minta Ganti Rugi 100 Miliar

    7 April 2021
    By Johan Arif
  • Mendadak Ketua DPRD DKI Batal Laporkan Guru Pembuat Soal 'Anies Selalu Diejek Mega', Ini Penyebabnya
    Nasional

    Mendadak Ketua DPRD DKI Batal Laporkan Guru Pembuat Soal ‘Anies Selalu Diejek Mega’, Ini Penyebabnya

    17 Desember 2020
    By Joni Sitohang
  • Soal Alutsista Rp1,7 Kuadriliun Prabowo Mengaku Dapat Arahan Jokowi
    Nasional

    Soal Alutsista Rp1,7 Kuadriliun Prabowo Mengaku Dapat Arahan Jokowi

    16 Juni 2021
    By Joni Sitohang
  • Acara Natal di Lampung Mendadak Dibubarkan Warga Sampai Sepakat Turunkan Salib Gereja
    Nasional

    Acara Natal di Lampung Mendadak Dibubarkan Warga Sampai Sepakat Turunkan Salib Gereja

    29 Desember 2021
    By Joni Sitohang
  • Bagi-bagi Sembako Lagi, Kali ini Jokowi Datangi Langsung Rumah Warga
    Nasional

    Bagi-bagi Sembako Lagi, Kali ini Jokowi Datangi Langsung Rumah Warga

    30 April 2020
    By Joni Sitohang
  • Sebut Putusan Pengadilan 'Zalim dan Pandir', Rizieq Shihab Siap Ajukan Kasasi
    Nasional

    Sebut Putusan Pengadilan ‘Zalim dan Pandir’, Rizieq Shihab Siap Ajukan Kasasi

    5 September 2021
    By Joni Sitohang

Berita Menarik Lainnya

  • Prabowo Singgung Retret di Magelang Usai Klaim Kinerja Kabinetnya Berjalan Baik
    Nasional

    Prabowo Singgung Retret di Magelang Usai Klaim Kinerja Kabinetnya Berjalan Baik

  • Pegawai KPK Ungkap Keanehan dan Kejanggalan Tes Wawasan Kebangsaan
    Nasional

    Pegawai KPK Ungkap Keanehan dan Kejanggalan Tes Wawasan Kebangsaan

  • Sukmawati di Bandingkan Nabi Muhammad dan Soekarno
    NasionalViral

    Sukmawati Bandingkan Nabi-Sukarno, Rais Syuriah PBNU: Mungkin Lagi Tak Sadar Pas Ngomong

  • ChatGPT Sediakan Saluran Telepon Langsung Bebas Pulsa
    Teknologi

    ChatGPT Sediakan Saluran Telepon Langsung Bebas Pulsa

  • Usai Vakum 4 Tahun, Ha Ji Won Bintangi Film 'Pawn'
    Selebriti

    Usai Vakum 4 Tahun, Ha Ji Won Bintangi Film ‘Pawn’

Artikel Terbaru

  • Kepala BPK Jateng Diduga Minta Uang ke Bupati Klaten Terkait WTP 16 Oktober 2026
  • Cara Mematikan Xiaomi Redmi 15c dengan Benar dan Aman 16 Oktober 2026
  • Cara Mengatasi Ngorok Saat Tidur Secara Alami di Rumah 16 Oktober 2026
  • Cara Mengatasi Notifikasi WhatsApp Tidak Muncul di HP Android dengan Mudah 16 Oktober 2026
  • HP Oppo A3x Spesifikasi Lengkap, Harga, dan Kelebihannya 15 Oktober 2026

Kategori

  • Berita Unik (100)
  • Internasional (1,531)
  • Kesehatan (75)
  • Keuangan (16)
  • Kuliner (1,063)
  • Nasional (7,985)
  • Olahraga (1,140)
  • Opini (2)
  • Selebriti (1,175)
  • Teknologi (1,256)
  • tips (15)
  • Tips & Tutorial (1,294)
  • Viral (82)

Cari Artikel

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.