TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Janji Intelijen Nasional Amerika Ungkap Otak Pembunuhan Khashoggi, Bisa Permalukan Putra Mahkota Saudi

Janji Intelijen Nasional Amerika Ungkap Otak Pembunuhan Khashoggi, Bisa Permalukan Putra Mahkota Saudi

By Bagas F Sinaga
23 Januari 2021
405
0
Janji Intelijen Nasional Amerika Ungkap Otak Pembunuhan Khashoggi, Bisa Permalukan Putra Mahkota Saudi

TIKTAK.ID – Berbeda dengan pendahulunya di masa kepemimpinan Donald Trump, Direktur baru Intelijen Nasional Amerika Serikat (AS) di era Biden, Avril Haines, berjanji akan merilis laporan tentang siapa yang bertanggung jawab atas pembunuhan kritikus Arab Saudi, Jamal Khashoggi. Keputusan tersebut bisa mempermalukan Putra Mahkota Saudi, Mohammad bin Salman (MBS) dan merusak hubungan kedua negara.

Haines menjadi wanita pertama di Amerika yang menjabat Direktur Intelijen Nasional (DNI), posisi yang mengawasi Badan-badan intelijen AS. Dia membuat janji itu pada sidang konfirmasi Senat pada hari Selasa lalu.

Kongres AS sejatinya pernah meminta DNI era Presiden Donald Trump untuk merilis laporan yang tidak diklasifikasikan kepada legislator tentang pembunuhan Khashoggi. Namun, pemerintahan Trump tidak menindaklanjutinya.

Khashoggi, seorang kritikus yang berubah menjadi orang dalam Saudi yang tinggal di AS, dibunuh dan dimutilasi oleh agen-agen Saudi di Konsulat Kerajaan di Istanbul pada 2018, yang menyebabkan protes global. Pejabat Saudi membantah Pangeran MBS memainkan peran apa pun, dengan mengatakan pembunuhan itu dilakukan oleh agen-agen nakal yang telah diadili.

Trump, saat menjabat presiden AS—mengutip kepentingan nasional seperti kesepakatan penjulan senjata—menyatakan dukungan untuk MBS, penguasa de facto Arab Saudi.

Tapi kasus itu menjadi titik tekanan yang terus-menerus di Kongres, dan Biden mengatakan dia akan memperlakukan Arab Saudi sebagai “paria”.

Laporan DNI, jika mengkritik sang Pangeran, dapat semakin memperburuk hubungan AS dan Arab Saudi. MBS sendiri sedang menghadapi tantangan domestik termasuk ekonomi yang goyah dan ketidakpuasan dalam keluarga Kerajaan.

“Merilis laporan itu akan menjadi upaya Pemerintah Biden untuk membawa kembali masalah hak asasi manusia yang telah lama diabaikan oleh Trump ke dalam pilar kebijakan luar negeri AS,” kata Kepala Timur Tengah dan Afrika Utara di konsultan Grup Eurasia, Ayham Kamel.

“Saya tidak melihat ini sebagai upaya langsung untuk menyabotase hubungan AS-Saudi tetapi pasti akan menciptakan beberapa tantangan,” ujarnya, seperti dikutip Bloomberg, Kamis (21/1/21).

Pangeran MBS juga menghadapi dua tuntutan hukum di AS yang berpotensi menimbulkan rasa malu, termasuk satu tuntutan terkait dengan dugaan perannya dalam pembunuhan Khashoggi.

Kemarahan yang dipicu oleh pembunuhan tersebut awalnya mengancam akan menggagalkan rencana transformasi ekonomi MBS untuk melakukan diversifikasi dari minyak, membuat takut investor asing dan merusak reputasi Kerajaan di luar negeri. Namun kehebohan itu berangsur-angsur memudar, dan banyak pengusaha yang membatalkan penampilan di Arab Saudi pada saat itu telah kembali.

“Sementara banyak akan tergantung pada rincian laporan, Pangeran Mohammad akan sensitif terhadap setiap pembukaan kembali file Khashoggi, yang mengalihkan fokus dari rencana investasi dan modernisasi,” kata Kamel.

TagsAvril HainesDirektur Intelijen Nasional ASIntelijen Nasional AmerikaJamal KhashoggiPembunuhan wartawanPutra Mahkota Saudi

Related articles More from author

  • TIKTAK.ID - Mohammed bin Salman dan Lindsay Lohan
    InternasionalSelebriti

    Ayah Lindsay Lohan Tak Ambil Pusing Anaknya Dikencani Pangeran Mohammed Bin Salman

    31 Oktober 2019
    By
  • Hatice Cengiz Jadi Saksi di Pengadilan Perdana Pembunuhan Jamal Khashoggi
    Internasional

    Hatice Cengiz Jadi Saksi di Pengadilan Perdana Pembunuhan Jamal Khashoggi

    6 Juli 2020
    By William Putra Wijaya
  • Agnes Callamard
    Internasional

    Ngeri! Pejabat Saudi Ancam Bunuh Penyelidik Independen PBB dalam Kasus Kematian Jamal Khashoggi

    26 Maret 2021
    By Bagas F Sinaga
  • Reporters Without Borders
    Internasional

    Reporter Without Borders: 50 Jurnalis Terbunuh Sepanjang 2020

    1 Januari 2021
    By William Putra Wijaya
  • Mantan Petinggi Intelijen Saudi Bongkar Kebusukan Putra Mahkota, Sebut Mohammed bin Salman 'Psikopat-Pembunuh'
    Internasional

    Mantan Petinggi Intelijen Saudi Bongkar Kebusukan Putra Mahkota, Sebut Mohammed bin Salman ‘Psikopat-Pembunuh’

    29 Oktober 2021
    By Bagas F Sinaga
  • Dokumen Pengadilan Ungkap Aksi Putra Mahkota Saudi Kirim Pasukan Pembunuh ke Kanada
    Internasional

    Dokumen Pengadilan Ungkap Aksi Putra Mahkota Saudi Kirim Pasukan Pembunuh ke Kanada

    7 Agustus 2020
    By William Putra Wijaya

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Sewot Anies Ketemu Ketum PAN, PKB: Jangan Beri Contoh Tak Baik
    Nasional

    Sewot Anies Ketemu Ketum PAN, PKB: Jangan Beri Contoh Tak Baik

  • 4 Tips Jitu Cegah Depresi
    Tips & Tutorial

    4 Tips Jitu Cegah Depresi

  • Pahami, Kebiasaan ini Sebabkan Susah Hamil Tanpa Disadari
    Tips & Tutorial

    Pahami, Kebiasaan ini Sebabkan Susah Hamil Tanpa Disadari

  • OPPO Gandeng Dynaudio, Luncurkan Earphone Nirkabel dengan Audio Terbaik
    Teknologi

    OPPO Gandeng Dynaudio, Luncurkan Earphone Nirkabel dengan Audio Terbaik

  • Ganas, Seekor Kucing 'Membajak' Pesawat di Sudan
    Berita UnikInternasional

    Ganas, Seekor Kucing ‘Membajak’ Pesawat di Sudan

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.