TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Gerindra Dorong Penurunan Ambang Batas Pencalonan Presiden dari 20% Jadi 0%

Gerindra Dorong Penurunan Ambang Batas Pencalonan Presiden dari 20% Jadi 0%

By Joni Sitohang
31 Oktober 2021
394
0
Gerindra Dorong Penurunan Ambang Batas Pencalonan Presiden dari 20% Jadi 0%

TIKTAK.ID – Wakil Ketua Umum (Waketum) DPP Partai Gerindra, Ferry Juliantono mendorong ambang batas pencalonan presiden atau Presidential Threshold dapat diturunkan menjadi 0%.

Untuk diketahui, UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu menyatakan ambang batas ini sebesar 20%.

Ferry menyampaikan hal itu lewat pertemuan “Perhimpunan Menemukan Kembali Indonesia” yang digelar di kawasan Jakarta Selatan, pada Kamis (28/10/21). Ferry sendiri yang menggagas pertemuan tersebut.

Baca juga : NU Buka Peluang Perempuan Jadi Calon Ketum

“Mudah-mudahan dengan adanya tekanan dan dukungan dari kita semua masyarakat Indonesia yang ingin supaya presidential threshold 0%, itu bisa dimenangkan,” terang Ferry, seperti dilansir Sindonews.com.

Menurut Ferry, bila benar-benar bisa diwujudkan dengan kekuatan bersama maka bukan tidak mungkin hal itu akan tercapai.

“Jadi kira-kira itu, kita harus bisa membangun kekuatan bersama,” ujar Ferry.

Kemudian Pakar Hukum Tata Negara, Refly Harun merespons dengan baik dorongan tersebut. Refly yang turut hadir dalam pertemuan itu mengklaim dirinya memang sudah sejak lama berkomitmen supaya Presidential Threshold menjadi 0%.

Baca juga : GEBRAK Demo ke Istana, Tuntut Jokowi Mundur

“Berkali-kali dalam kesempatan saya sampaikan, jika PT tidak 0 (persen), maka bahayanya oligarki akan memelihara 1-2 politisi untuk dimajukan dan pemilihan presidennya pura-pura,” ungkap Refly.

Refly mengatakan terdapat tiga jalan supaya Presidential Treshold ini dihapuskan. Pertama, kata Refly, dengan keputusan Mahkamah Konstitusi (MK). Dia menjelaskan, semua pihak yang memiliki keinginan sama harus mengajukan lagi permohonan, meski MK sudah berkali-kali menolak.

“Penolakan itu menurut saya tidak didasarkan pada argumentasi yang cukup, politik saja. Sebab, mereka sangat terpengaruh kekuasaan Istana, lantaran memiliki kepentingan,” tutur Refly.

Baca juga : Profesor Singapura: Klaim Jokowi Paling Efektif di Dunia Tak Ada yang Patahkan

Refly melanjutkan, cara kedua adalah mengubah satu pasal di dalam UU Pemilu Pasal 222 yang menjelaskan tentang Presidential Threshold.

Ketiga, Refly menyebut yang paling solid yakni mengubah konstitusi. Namun dia menegaskan, mengubah konstitusi harus menjadi jalan terakhir.

“Konstitusinya memang tidak menyebutkan mengenai Presidential Threshold, tapi menyatakan partai politik dan gabungan partai politik berhak mencalonkan pasangan calon presiden dan calon wakil presiden. Nah ini yang dihilangkan di dalam Presidential Threshold sehingga hanya oligarki kekuasaan saja yang dapat mengajukan calon presiden dan calon wakil presiden,” imbuhnya.

TagsGerindra

Related articles More from author

  • Soal Vonis Ringan Penyiram Novel Baswedan, Gerindra: Terus Terang Rasa Keadilan Kita Terusik
    Nasional

    Soal Vonis Ringan Penyiram Novel Baswedan, Gerindra: Terus Terang Rasa Keadilan Kita Terusik

    18 Juli 2020
    By Joni Sitohang
  • Prabowo dan Megawati Dijadwalkan Bertemu Januari Ini, Muzani: Semakin Cepat, Semakin Baik
    Nasional

    Prabowo dan Megawati Dijadwalkan Bertemu Januari Ini, Muzani: Semakin Cepat, Semakin Baik

    28 Januari 2025
    By Joni Sitohang
  • Fadli Zon: Isu Duet JokPro 2024 Siasat Jegal Prabowo
    Nasional

    Fadli Zon: Isu Duet JokPro 2024 Siasat Jegal Prabowo

    28 Juni 2021
    By Joni Sitohang
  • Dua Pekan Usai Ditegur Prabowo, Fadli Zon Berkicau dari Madrid
    Nasional

    Dua Pekan Usai Ditegur Prabowo, Fadli Zon Berkicau dari Madrid

    2 Desember 2021
    By Joni Sitohang
  • Prabowo Unggah Foto Lawas Bareng Jokowi, Isyarat Apa?
    Nasional

    Prabowo Unggah Foto Lawas Bareng Jokowi, Isyarat Apa?

    26 Juni 2021
    By Joni Sitohang
  • Prabowo Tak Latah Ikut Pasang Baliho, Pengamat: Elektabilitasnya Sudah Mentok
    Nasional

    Prabowo Tak Latah Ikut Pasang Baliho, Pengamat: Elektabilitasnya Sudah Mentok

    8 Agustus 2021
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • TIKTAK.ID - Timothy, Sandera Taliban yang Dibebaskan, Buka Suara
    Internasional

    Timothy, Sandera Taliban yang Dibebaskan, Buka Suara

  • Refly Harun: Ada Tugas Jokowi yang belum Dilaksanakan Gatot Nurmantyo
    Nasional

    Refly Harun: Ada Tugas Jokowi yang belum Dilaksanakan Gatot Nurmantyo

  • Ternyata ini Alasan Kader Gerindra Tetap Calonkan Prabowo di 2024
    Nasional

    Ternyata ini Alasan Kader Gerindra Tetap Calonkan Prabowo di 2024

  • Selebriti

    Pinkan Mambo Akui Bisa Beli Rumah Berkat Jualan Pisang Goreng

  • Trump Bilang 'Kami akan Menang!', Biden: Memalukan
    Internasional

    Trump Bilang ‘Kami akan Menang!’, Biden: Memalukan

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.