TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Teknologi
Home›Teknologi›Game PUBG Hapus Fitur ‘Sembah Berhala’ Usai Diprotes Umat Islam

Game PUBG Hapus Fitur ‘Sembah Berhala’ Usai Diprotes Umat Islam

By Alfan Mahardika
8 Juni 2020
1582
0
Game PUBG Hapus Fitur ‘Sembah Berhala’ Usai Diprotes Umat Islam

TIKTAK.ID – Update terbaru Game Player Unknown’s Battlegrounds (PUBG) Mobile mendapat kecaman di sejumlah negara, termasuk Kuwait dan Arab Saudi. Pasalnya, update terbaru itu dianggap mengajarkan anak-anak konsep menyembah berhala.

Baru-baru ini, PUBG Mobile mengeluarkan update mode game bernama Jungle Adventure. Pada dasarnya, mode tersebut merupakan tambahan untuk peta Sanhok dengan perubahan mekanisme gameplay dan fitur baru.

Beberapa fitur tambahan tersebut di antaranya totem alias patung misterius, makanan hutan untuk menghasilkan efek buff, dan balon udara sebagai kendaraan baru.

Pada totem misterius, fitur itu akan memberi para pemain “berkah” yang berbeda-beda, mulai dari energy drinks, health, helm, dan vest. Pemain hanya perlu berdoa di sebelahnya untuk mendapatkan “berkah” dari totem misterius.

Hal itu yang kemudian dianggap mengajarkan “menyembah berhala” oleh warganet. Bahkan menurut laporan Gulf News, sejumlah pemuka agama di Kuwait dan Arab Saudi ikut mengecam fitur tersebut.

Profesor agama di College of Syariah Kuwait University, Bassam Al Shatti, menyatakan PUBG telah menampilkan banyak pro dan kontra serta telah melanggar kepercayaan Islam tentang sujud dan rukuk kepada berhala.

“Undian khusus permainan yang menjadikannya hiburan yang disukai jutaan anak-anak dan orang dewasa bukan hanya hiburan. Itu berbahaya karena mengajarkan mereka politeisme, jadi mereka lebih suka dan menjadi kecanduan,” ujar Al Shatti, seperti dikutip Kumparan.com dari Gulf News.

Senada dengan Al Shatti, profesor di Sekolah Tinggi Dakwah dan Dasar-dasar Agama di Islamic University Arab Saudi, Aref Bin Mazyad Al Suhaimi, menyebut update terbaru PUBG Mobile yang mengandung berhala adalah sesuatu yang dilarang dalam Islam.

Meski demikian, Aref menekankan bahwa “Islam mempromosikan toleransi” serta “mengizinkan game yang memiliki minat besar bagi masyarakat, seperti menembak, balapan, berenang, menunggang kuda, dan lainnya”.

Imbas kritikan dari pemuka agama itu, sejumlah pemain PUBG Mobile yang Muslim pun enggan memainkan mode Jungle Adventure. Tak hanya itu, beberapa pemain menunjukkan ketidaksukaan mereka dengan membakar totem dalam permainan.

Di sisi lain, Tencent selaku pengembang PUBG Mobile, telah memberikan tanggapan atas kritikan tersebut. Perusahaan itu mengumumkan mereka telah menghapus gestur berdoa dalam fitur totem misterius.

“Kami sangat menyesal, beberapa fitur dalam permainan telah menyinggung beberapa pemain,” ucap Tencent, dikutip dari Gulf News.

Tencent mengaku menghormati nilai-nilai, tradisi, dan praktik para pemain. Untuk itu, mereka telah menghilangkan fitur itu dan sedang menghapus visual yang relevan.

TagsArab SaudigameKuwaitPlayer Unknown's BattlegroundsPUBGSembah BerhalaUmat Islam

Related articles More from author

  • TIKTAK.ID - Vivo S1 Pro
    Teknologi

    Keistimewaan, Spesifikasi dan Harga Vivo S1 Pro

    19 November 2019
    By Alfan Mahardika
  • Tarik Rudal Canggih dan Ratusan Tentaranya dari Arab, Benarkah AS Sedang Bersiap Tinggalkan Saudi?
    Internasional

    Tarik Rudal Canggih dan Ratusan Tentaranya dari Arab, Benarkah AS Sedang Bersiap Tinggalkan Saudi?

    9 Mei 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Mahfud MD tentang pencekalan rizieq shihab
    Nasional

    Tentang Rizieq Shihab, Mahfud MD: Janggal, Ada Masalah dengan Arab Saudi

    14 November 2019
    By Adam Humain
  • Aktivis HAM Terkemuka Saudi yang Dicap 'Pembangkang Kerajaan' Meninggal Akibat Stroke di Penjara Mohammed bin Salman
    Internasional

    Aktivis HAM Terkemuka Saudi yang Dicap ‘Pembangkang Kerajaan’ Meninggal Akibat Stroke di Penjara Mohammed bin Salman

    26 April 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Reporters Without Borders: Sidang Kasus Khashoggi di Turki Dekati Jalan Buntu
    Internasional

    Reporters Without Borders: Sidang Kasus Khashoggi di Turki Dekati Jalan Buntu

    24 November 2021
    By William Putra Wijaya
  • Buntut Ledakan di SMAN 72, Prabowo Pertimbangkan Pembatasan Gim PUBG
    Nasional

    Buntut Ledakan di SMAN 72, Prabowo Pertimbangkan Pembatasan Gim PUBG

    10 November 2025
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Selain TMII, Berikut Aset Keluarga Cendana yang Dialih Kelola Negara
    Nasional

    Selain TMII, Berikut Aset Keluarga Cendana yang Dialih Kelola Negara

  • Giring CS Dinilai Main Mata dengan Prabowo, Sekjen Ganjarian Spartan Pilih Hengkang dari PSI
    Nasional

    Giring CS Dinilai Main Mata dengan Prabowo, Sekjen Ganjarian Spartan Pilih Hengkang dari PSI

  • Inikah Penyebab Utama Arief Poyuono Akhirnya Ditendang Keluar oleh Gerindra?
    Nasional

    Inikah Penyebab Utama Arief Poyuono Akhirnya Ditendang Keluar oleh Gerindra?

  • TIKTAK.ID - Gila! Pre-Order Samsung Galaxy Fold Harga 30-an Juta, Ludes Terjual 30 Menit Saja
    Teknologi

    Gila! Pre-Order Samsung Galaxy Fold Harga 30-an Juta, Ludes Terjual 30 Menit Saja

  • Jokowi Soal Menteri Mau Nyapres: Kalau Mengganggu, Dievaluasi!
    Nasional

    Relawan Kecam Kelompok yang Terus Giring Isu Jokowi 3 Periode

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.