TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Format Debat Capres Berubah, KPU Bantah Dugaan Intervensi Pihak Luar

Format Debat Capres Berubah, KPU Bantah Dugaan Intervensi Pihak Luar

By Joni Sitohang
6 Desember 2023
458
0
Format Debat Capres Berubah, KPU Bantah Dugaan Intervensi Pihak Luar

TIKTAK.ID – Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Idham Holik, buka suara terkait dugaan adanya intervensi pihak luar dalam penetapan format debat calon presiden (Capres) dan calon wakil presiden (Cawapres) di pemilihan presiden atau Pilpres 2024 mendatang.

Idham menilai dalam demokrasi, kritik merupakan sesuatu yang wajar. Namun dia menyebut ada hal yang menurutnya tidak dapat dilupakan, yaitu prinsip keterbukaan. Dia memaparkan bahwa dalam pemilihan umum terdapat sebelas prinsip yang diatur undang-undang, di antaranya keterbukaan.

“Penyelenggaraan debat ini dilaksanakan menggunakan prinsip keterbukaan,” ujar Idham melalui sambungan telepon, pada Sabtu (2/12/23), seperti dilansir Tempo.co.

Baca juga : Anies Janji Kembalikan Pegawai KPK yang Pernah Tersingkir di 2021 Jika Terpilih Presiden

Kemudian terkait keterbukaan, Idham mencontohkan dari proses pendaftaran sampai debat ditampilkan di panggung.

“Di mana semua mata pemilih di seluruh Indonesia dapat menyaksikan secara langsung,” ucap Idham.

Ketua Divisi Teknis KPU tersebut mengeklaim para penyelenggara Pemilu bekerja secara mandiri. Dia pun mengaku bakal meluruskan informasi yang beredar di luar. Dia juga menegaskan bahwa informasi soal diintervensi itu tidak faktual.

Baca juga : Mahfud MD Tanggapi Perubahan Mekanisme Debat Capres

Sebelumnya, Direktur Eksekutif SETARA Institute, Halili Hasan, sempat mencuriga adanya interversi dari pihak luar dalam penetapan format debat Capres-Cawapres. Halili mempermasalahkan keputusan KPU yang mengubah format debat Capres-Cawapres pada pemilihan presiden atau Pilpres 2024, berbeda dengan Pemilu 2019.

Lima kali debat Pilpres ketika itu terdiri atas tiga kali debat antarCapres dan dua kali antarCawapres. Semua debat tersebut dihadiri secara bersamaan pasangan Capres-Cawapres.

“KPU semakin menebalkan kecurigaan publik. Patut diduga ia tunduk terhadap intervensi kekuatan politik eksternal mereka,” ungkap Halili dalam keterangan tertulis, pada Sabtu (2/12/23).

Baca juga : Najwa Shihab Bagikan Tips Hadapi Pemilu 2024 untuk Anak Muda

Menurut Halili, dari sisi hak konstitusional, warga negara atau publik dirugikan lantaran mereka tidak diberikan ruang untuk mendapatkan referensi memadai mengenai figur kepemimpinan otentik, baik Capres maupun Cawapres, sebelum rakyat menentukan pilihannya di bilik suara pada 14 Februari 2024.

“Dalam konteks itu, KPU sudah mempertaruhkan kredibilitas penyelenggaraan Pemilu sebagai salah satu pilar utama demokrasi,” tegas pengajar politik pada Fakultas Ilmu Sosial, Hukum, dan Ilmu Politik Universitas Negeri Yogyakarta tersebut.

TagsDebat CapresKPUPemilu 2024Pilpres 2024

Related articles More from author

  • Poster Duet Anies-Puan untuk Pilpres 2024 Viral, Pengamat: Kombinasi Religius dan Nasionalis
    Nasional

    Poster Duet Anies-Puan untuk Pilpres 2024 Viral, Pengamat: Kombinasi Religius dan Nasionalis

    4 September 2021
    By Joni Sitohang
  • Kantor DPW NasDem Aceh Dilempari Telur Busuk dan Kaos Kaki, Gara-gara Anies?
    Nasional

    Kantor DPW NasDem Aceh Dilempari Telur Busuk dan Kaos Kaki, Gara-gara Anies?

    5 Desember 2022
    By Joni Sitohang
  • Prabowo: Saya Saksi Keputusan Jokowi Selalu Pro Rakyat
    Nasional

    Prabowo: Saya Saksi Keputusan Jokowi Selalu Pro Rakyat

    20 Juni 2023
    By Joni Sitohang
  • Jokowi: Cawe-Cawe Kewajiban Moral sebagai Presiden
    Nasional

    Jokowi: Cawe-Cawe Kewajiban Moral sebagai Presiden

    7 Juni 2023
    By Joni Sitohang
  • Wasekjen PDIP Bantah Partainya Kucilkan Ganjar
    Nasional

    Peluang Ganjar Pranowo Diusung PDIP Jadi Capres Menurut Pengamat

    23 September 2022
    By Joni Sitohang
  • Pengamat Nilai Demokrat Tak Pede Usung AHY, Bakal Comot Anies?
    Nasional

    Cawapres Anies Sedang Digodog Tim Kecil, Apakah Sudah Pasti AHY?

    2 Maret 2023
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Oppo Demonstrasikan Isi Penuh Baterai HP Hanya 9 Menit
    Teknologi

    Oppo Demonstrasikan Isi Penuh Baterai HP Hanya 9 Menit

  • LIPI: Teh Indonesia Lebih Sehat dari Teh Impor
    Nasional

    LIPI: Teh Indonesia Lebih Sehat dari Teh Impor

  • Luhut: Jabodetabek Jadi Teater Perang Lawan Covid
    Nasional

    Luhut Dapat Tugas Baru ‘Lagi’ dari Jokowi, Kali Ini Apa?

  • Usai Booming Lewat ‘Kisah Kasih di Sekolah’, Pasto Rilis Single ‘Sayang’
    Selebriti

    Usai Booming Lewat ‘Kisah Kasih di Sekolah’, Pasto Rilis Single ‘Sayang’

  • Ketahui Risiko dan Aturan Pakai Obat Dexamethasone
    Tips & Tutorial

    Ketahui Risiko dan Aturan Pakai Obat Dexamethasone

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.