TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Olahraga
Home›Olahraga›Fakta Helm KYT Espargaro yang Viral

Fakta Helm KYT Espargaro yang Viral

By Mahdi Yahya
3 April 2022
753
0
Fakta Helm KYT Espargaro yang Viral

TIKTAK.ID – Belakangan ini helm merek lokal Indonesia, KYT, mendadak viral di sosial media, usai aksi yang dilakukan oleh pembalap MotoGP Aleix Espargaro di Sirkuit Mandalika, pekan kemarin. Aleix sempat melempar helm KYT yang ia kenakan untuk membalap ke tribun penonton, untuk menepati janji setelah pengikut akun Instagram miliknya tembus 1 juta.

Untuk diketahui, Espargaro memakai helm KYT SR-GP di MotoGP Mandalika. Model tersebut memang belum dijual, tapi dapat dibeli versi kembarannya, yakni Suomy SR-GP. Suomy sendiri adalah merek asal Italia yang sudah diakuisisi, yaitu Tarakusuma Indah (KYT).

Sebenarnya tak ada perbedaan antara KYT SR-GP dan Suomy SR-GP dari bentuk fisik maupun teknologi, kecuali penamaan pada helm. Hal itu berarti versi GP dalam merek KYT bukanlah barang produksi massal.

“Nah yang dijual di Indonesia adalah SR-GP Suomy, harganya Rp8,5 juta,” ungkap Marketing dan Communication Manager KYT Indonesia, Simon Mulyadi, seperti dilansir CNN Indonesia.

Pembuatan KYT SR-GP disebut memerlukan waktu berhari-hari. Helm tersebut pun dibuat dengan proses tertentu, sehingga nyaman dengan lingkar kepala pembalap yang memakainya.

Sebelum batok dan busa helm mulai diproduksi, diameter kepala Espargaro akan diukur terlebih dahulu supaya helm nyaman ketika digunakan. Penyesuaian ukuran helm pada pembalap memang sudah lumrah dilakukan.

Nantinya, batok dan busa helm akan mengikuti lekuk atau bentuk kepala si pembalap. Hal itu bertujuan helm semakin optimal dalam melindungi kepala pembalap dan meminimalisir cedera ketika terjadi kecelakaan.

Tidak hanya Espargaro, terdapat sejumlah pembalap MotoGP lain yang mengenakan helm yang sama, seperti Lorenzo Savadori, dan Enea Bastianini. Untuk pembalap Moto2 terdapat Augusto Fernandez, Lorenzo Dallaporta, Nicollo antonelli, dan Simone Corsi. Sedangkan pembalap Moto3 ada Mario Aji, Dennis Fogia, Jaume Masia, dan Ricardo Rossi.

Lebih lanjut, proses desain atau livery helm dilakukan di Eropa oleh tim Ury Designs. Namun produksi batok helm dilakukan di dalam negeri, tepatnya di pabrik Tara Citra Kusuma, Cikarang, Jawa Barat.

Proses produksi helm hingga dapat digunakan memakan waktu satu hingga dua pekan.

TagsAleix Espargarohelm KYTMotoGP

Related articles More from author

  • Lintasan Sirkuit Mandalika Berlumpur, Ini Kata MGPA
    Olahraga

    Lintasan Sirkuit Mandalika Berlumpur, Ini Kata MGPA

    16 Februari 2022
    By Mahdi Yahya
  • Dokter Prediksi Marquez Perlu Tiga Bulan untuk Sembuh
    Olahraga

    Dokter Prediksi Marquez Perlu Tiga Bulan untuk Sembuh

    1 April 2022
    By Mahdi Yahya
  • Meski Keluhkan Performa Motor Ducati, Andrea Dovizioso: Biar Lambat Asal Puncaki Klasemen MotoGP
    Olahraga

    Meski Keluhkan Performa Motor Ducati, Andrea Dovizioso: Biar Lambat Asal Puncaki Klasemen MotoGP

    25 September 2020
    By Mahdi Yahya
  • Marquez Janji Tampil Luar Biasa di MotoGP Catalunya
    Olahraga

    Marquez Janji Tampil Luar Biasa di MotoGP Catalunya

    31 Agustus 2023
    By Mahdi Yahya
  • Adu Sindiran Dua Juara MotoGP, Valentino Rossi dan Marco Lucchinelli
    Olahraga

    Adu Sindiran Dua Juara MotoGP, Valentino Rossi dan Marco Lucchinelli

    5 April 2021
    By Mahdi Yahya
  • Gabung Petronas Yamaha SRT, Valentino Rossi: Tim Paling Ideal TIKTAK.ID - Beberapa pekan ini, masa depan Valentino Rossi di kelas utama MotoGP masih menjadi topik hangat. Usai dipastikan tak lagi membalap bersama tim pabrikan Yamaha, pembalap berjuluk The Doctor itu dikaitkan dengan beberapa spekulasi terkait kelanjutan kariernya. Merujuk performa Rossi pada beberapa musim terakhir, ia sebenarnya masih cukup kompetitif untuk bersaing dengan pembalap pabrikan lain. Namun, usianya yang tak lagi muda tentu sedikit banyak berpengaruh pada kualitasnya di sirkuit. Meski terdapat berbagai spekulasi mengenai masa depannya, Rossi sepertinya sudah punya pilihan sendiri terkait langkah mana yang akan diambil. Rekan satu tim Maverick Vinales itu memberikan isyarat untuk tetap membalap meski bersama Petronas Yamaha SRT yang berstatus sebagai tim satelit Yamaha. Namun, Rossi sendiri tidak terlalu mempermasalahkan hal tersebut. Ia menilai Petronas Yamaha SRT merupakan tim paling ideal baginya untuk melanjutkan karier musim depan. “Saya pikir ini adalah tim teratas, mereka menunjukkan itu tahun lalu dengan Quartararo dan Franco (Morbidelli). Itu adalah tim dengan banyak anak muda, tetapi pada saat yang sama juga ada orang yang sudah saya kenal,” ujar Rossi, seperti dilansir laman Speedweek, Kamis (21/5/20). Rossi menyebut Petronas juga memiliki sponsor yang hebat. Ia pun merasa bergabung dengan Petronas merupakan pilihan yang sangat bagus untuknya. “Saya sekarang hanya perlu mendengarkan diri sendiri, dan memutuskan apakah saya cukup termotivasi untuk melanjutkan,” imbuhnya. Perlu diketahui, tim pabrikan adalah tim utama yang mendapat dukungan penuh dari pabrikan. Tim itu biasanya memiliki sponsor utama yang menjadi titel sponsor tim. Mengutip Gridoto.com, tim pabrikan memiliki dana sangat besar. Oleh karena itu, mereka lebih unggul dalam hal teknis seperti untuk riset dan pengembangan motor mereka, serta dalam membayar pembalap hebat yang jadi pilihannya. Sementara tim satelit memiliki dana terbatas, dan mendapat dukungan dari tim pabrikan. Motor yang digunakan tim satelit, ada yang speknya sama dengan tim pabrikan, ada juga yang spek motornya lebih tua, tergantung kesepakatan kerja sama mereka.
    Olahraga

    Gabung Petronas Yamaha SRT, Valentino Rossi: Tim Paling Ideal

    23 Mei 2020
    By Mahdi Yahya

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Jokowi Tak Bisa Intervensi Kasus Novel, Jubir Istana: Kalau Tak Puas, Ajukan Banding
    Nasional

    Jokowi Tak Bisa Intervensi Kasus Novel, Jubir Istana: Kalau Tak Puas, Ajukan Banding

  • Hobi Baca Buku Bisa Perpanjang Umur Hingga 2 Tahun
    Tips & Tutorial

    Hobi Baca Buku Bisa Perpanjang Umur Hingga 2 Tahun

  • Mereka yang Angkat Bicara Saat Abdillah Toha Kritik Lingkaran Dekat Jokowi
    Nasional

    Mereka yang Angkat Bicara Saat Abdillah Toha Kritik Lingkaran Dekat Jokowi

  • Cak Imin Singgung Statemen Yahya Staquf Usai PDIP Beri Kode Cawapres Ganjar dari NU
    Nasional

    Cak Imin Singgung Statemen Yahya Staquf Usai PDIP Beri Kode Cawapres Ganjar dari NU

  • Didera Badai Cedera, Klopp Tak Mau Pikirkan Peluang Juara Premier League
    Olahraga

    Didera Badai Cedera, Klopp Tak Mau Pikirkan Peluang Juara Premier League

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.