TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Direktur FBI Tuding China Pelopori Program ‘Fox Hunt’

Direktur FBI Tuding China Pelopori Program ‘Fox Hunt’

By William Putra Wijaya
9 Juli 2020
557
0
Direktur FBI Tuding China Pelopori Program ‘Fox Hunt’

TIKTAK.ID – Direktur FBI, Christopher Wray mengatakan bahwa Presiden China Xi Jinping telah memelopori program yang disebut “Fox Hunt”, yang ditujukan untuk warga negara China yang tinggal di luar negeri yang dipandang sebagai ancaman bagi Pemerintah Beijing.

Dia mengatakan bahwa China saat ini mulai menargetkan warga negaranya sendiri yang tinggal di luar negeri, memaksa mereka kembali, dan bekerja untuk mengompromikan penelitian virus Corona di Amerika, seperti yang dilaporkan BBC.

“Kita sedang berbicara tentang rival politik, pembangkang, dan kritikus yang berusaha mengungkap pelanggaran HAM China secara luas,” katanya. “Pemerintah China ingin memaksa mereka untuk kembali ke negaranya, dan taktik China untuk mencapai itu sangat mengejutkan.”

Dia melanjutkan, “Ketika tidak dapat menemukan satu target Fox Hunt, pemerintah China mengirim utusan untuk mengunjungi keluarga target di sini di Amerika Serikat. Pesan yang mereka sampaikan? Target itu memiliki dua pilihan: kembali ke China segera, atau bunuh diri.”

Hal itu disampaikan Christopher ketika berbicara di Institut Hudson di Washington. Dia menambahkan spionase dan pencurian oleh Pemerintah China menimbulkan ancaman jangka panjang terbesar bagi masa depan Amerika Serikat.

“Taruhannya tidak bisa lebih tinggi,” kata Wray.

“China terlibat dalam upaya seluruh negara untuk menjadi satu-satunya negara adikuasa di dunia dilakukan dengan segala cara yang diperlukan,” tambahnya.

Dalam pidato yang berlangsung hampir satu jam pada Selasa (7/7/20) kemarin, Direktur FBI menguraikan dengan jelas tentang campur tangan Beijing, kampanye spionase ekonomi yang berjangkauan luas, pencurian data dan moneter serta kegiatan politik ilegal, menggunakan suap dan pemerasan untuk memengaruhi kebijakan Amerika.

“Kami sekarang telah mencapai titik di mana FBI sekarang membuka kasus kontra-intelijen baru terkait China setiap 10 jam,” kata Wray. “Dari hampir 5.000 kasus kontra intelijen aktif yang saat ini sedang berlangsung di seluruh negeri, hampir setengahnya terkait dengan Beijing.”

Ini bukan pertama kalinya Direktur FBI, Christopher Wray mengategorikan China sebagai “ancaman intelijen utama” bagi Amerika, tetapi pada Selasa itu, dia meningkatkan kritik dengan memfokuskan pada upaya Beijing untuk menjadi satu-satunya negara adidaya di dunia.

Ini jelas menandakan bahwa Washington sekarang melihat Beijing tidak hanya sebagai musuh yang agresif, tetapi juga penantang ambisius untuk kepemimpinan global.

Sejak pecahnya wabah Covid-19 di Amerika, pemerintahan Trump telah meluapkan kemarahan kepada Beijing, karena tanggapan awalnya terhadap virus Corona, dan spionase ekonomi terhadap Undang-Undang Keamanan Nasional baru Hong Kong. Pernyataan Christopher adalah satu di antara serangkaian pidato keras pejabat senior Amerika terkait topik tersebut.

Pemerintahan Trump mengatakan sekarang saatnya untuk bangun dari 40 tahun kegagalan kebijakan berkenaan dengan China. Namun, para kritikus melihat ini sebagai upaya Trump untuk mengalihkan perhatian dari kegagalannya sendiri dan untuk meningkatkan peluangnya memenangkan pemilihan presiden kembali.

TagsChristopher WrayDirektur FBIFBIFox HuntPresiden ChinaTuding ChinaXi Jinping

Related articles More from author

  • Presiden China Ingatkan Pemimpin Dunia Tak Picu Perang Dingin Baru
    Internasional

    Presiden China Ingatkan Pemimpin Dunia Tak Picu Perang Dingin Baru

    27 Januari 2021
    By Bagas F Sinaga
  • Pembunuhan di Amerika Meningkat 29,4 Persen pada 2020
    Internasional

    Pembunuhan di Amerika Meningkat 29,4 Persen pada 2020

    1 Oktober 2021
    By Bagas F Sinaga
  • Usai Bertemu Xi Jinping, Prabowo Sempatkan Tinjau Program Makan Siang Gratis di China
    Nasional

    Usai Bertemu Xi Jinping, Prabowo Sempatkan Tinjau Program Makan Siang Gratis di China

    9 April 2024
    By Joni Sitohang
  • Presiden China Ingatkan Dunia Terutama AS Tak Bawa Asia-Pasifik Kembali ke Era Perang Dingin
    Internasional

    Presiden China Ingatkan Dunia Terutama AS Tak Bawa Asia-Pasifik Kembali ke Era Perang Dingin

    13 November 2021
    By William Putra Wijaya
  • TIKTAK.ID - Hongkong Lautan Api
    Internasional

    Hongkong Lautan Api

    19 November 2019
    By Bagas F Sinaga
  • Xi Jinping Telepon Jokowi, Puji Kedekatan Indonesia-China, Soal Apa?
    Internasional

    Xi Jinping Telepon Jokowi, Puji Kedekatan Indonesia-China, Soal Apa?

    12 Februari 2020
    By William Putra Wijaya

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Menilik Rapor Merah Partai Ummat untuk Jokowi, Bidang Apa Saja?
    Nasional

    Menilik Rapor Merah Partai Ummat untuk Jokowi, Bidang Apa Saja?

  • Pasar Minyak Mentah AS Alami Kekacauan Hingga Harganya Jatuh di Bawah Nol
    Internasional

    Pasar Minyak Mentah AS Alami Kekacauan Hingga Harganya Jatuh di Bawah Nol

  • Nasional

    PKS Kritik Keras Menag Terkait Rencana Pelarangan Cadar dan Celana Cingkrang

  • Nasional

    Tak Hanya Rudiantara, Jonan dan Susi Dikabarkan Bakal Masuk BUMN

  • Apple Tambah Fitur Telepon Satelit pada iPhone 13
    Teknologi

    Apple Tambah Fitur Telepon Satelit pada iPhone 13

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.