TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Diduga akan Bocorkan Informasi Rahasia, Intelijen Australia Tewas

Diduga akan Bocorkan Informasi Rahasia, Intelijen Australia Tewas

By William Putra Wijaya
23 Februari 2021
544
0
Diduga akan Bocorkan Informasi Rahasia, Intelijen Australia Tewas

TIKTAK.ID – Seorang perwira intelijen Australia ditemukan tewas di kompleks Russell di Canberra pada akhir tahun lalu, yaitu hanya sebulan setelah skandal terbesar dalam sejarah militer Australia terkuak ke publik. Laporan polisi pada saat itu menyatakan bahwa tak ada hal yang mencurigakan pada kematiannya, dan polisi menduga perwira itu meninggal bunuh diri.

Namun The Sunday Telegraph memiliki pandangan lain. Dalam laporannya, media itu menulis bahwa perwira itu diduga memiliki file data dalam hard drive yang terenkripsi tentang tindakan ilegal pasukan Australia di Afghanistan. Perwira itu diduga berencana merilis informasi rahasia tentang hal itu, seperti yang dilansir Sputniknews.

Data yang disimpan pada drive itu kemungkinan dapat mengungkapkan apa yang sebenarnya terjadi di Afghanistan, di mana pasukan Khusus Angkatan Udara Australia dituduh membunuh 39 warga sipil dan tahanan.

“Dapat dipahami bahwa perwira intelijen akan membuat informasi itu terbuka untuk umum karena Laporan Brereton adalah perburuan sepihak yang keliru terhadap SAS untuk mencoba menenangkan orang Afghanistan,” kata sebuah sumber kepada surat kabar itu.

Menurut sumber itu, informasi di hard drive “akan banyak mengubah sikap dan opini publik tentang apa yang terjadi di Afghanistan”, jika dipublikasikan setelah Laporan Brererton menjadi berita utama pada November 2020.

Mantan “orang dalam” mengatakan kepada publikasi itu bahwa “tidak mengherankan komunitas intelijen mengelak untuk berbicara tentang bunuh diri salah satu orangnya”.

“Beginilah cara mereka mengubur kesalahan mereka,” katanya.

Dokumen kejahatan yang dipegang oleh Hakim Mahkamah Agung New South Wales dan Mayor Jenderal Cadangan Angkatan Darat, Paul Brereton menunjukkan bahwa setidaknya 25 tentara Australia terlibat dalam dugaan pembunuhan warga sipil dan tahanan di Afghanistan antara tahun 2005 dan 2016.

Ia merekomendasikan penuntutan 19 orang, beberapa di antaranya masih bertugas pada saat dibebaskan, sehingga militer Australia menetapkan setidaknya 13 tentara sehubungan dengan kasus tersebut.

Menyusul skandal tersebut, Panglima Angkatan Pertahanan Jenderal Angus Campbell meminta maaf kepada rakyat Afghanistan atas nama Angkatan Darat Australia, dengan mengatakan bahwa tindakan para prajurit yang terlibat dalam kejahatan yang dituduhkan adalah hal yang “memalukan” dan “pengkhianatan yang mendalam” terhadap militer Australia.

TagsAustraliaBerita Dunia Hari IniInformasi IntelijenInformasi RahasiaIntelijen Australia

Related articles More from author

  • Konsulat AS di Chengdu Mulai Berkemas
    Internasional

    Konsulat AS di Chengdu Mulai Berkemas

    27 Juli 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Tragis, Menteri Kesehatan Bolivia Malah Positif Corona
    Internasional

    Tragis, Menteri Kesehatan Bolivia Malah Positif Corona

    9 Juli 2020
    By William Putra Wijaya
  • Emma Watson Dukung Palestina, Pejabat Israel Sewot
    InternasionalSelebriti

    Emma Watson Dukung Palestina, Pejabat Israel Sewot

    6 Januari 2022
    By William Putra Wijaya
  • Presiden Sementara Peru Resmi Mengundurkan Diri
    Internasional

    Presiden Sementara Peru Resmi Mengundurkan Diri

    22 November 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Lockdown Berulang Kali, Kemarahan Warga Australia Mulai Meningkat
    Internasional

    Lockdown Berulang Kali, Kemarahan Warga Australia Mulai Meningkat

    22 Juli 2021
    By Bagas F Sinaga
  • Sejumlah Negara Sekutunya di Eropa Kecam Sanksi AS ke Pengadilan Pidana Internasional
    Internasional

    Sejumlah Negara Sekutunya di Eropa Kecam Sanksi AS ke Pengadilan Pidana Internasional

    16 Juni 2020
    By William Putra Wijaya

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Pelatih Arema: Hanif Sjahbandi Lebih Baik dari Lionel Messi
    Olahraga

    Pelatih Arema: Hanif Sjahbandi Lebih Baik dari Lionel Messi

  • Begini 7 Fakta Jeon Jong Seo, Sosok Tokyo di 'Money Heist' Versi Korea
    Selebriti

    Begini 7 Fakta Jeon Jong Seo, Sosok Tokyo di ‘Money Heist’ Versi Korea

  • Tidak Sarapan Bahaya Bagi Kesehatan, Mitos atau Fakta?
    Tips & Tutorial

    Tidak Sarapan Bahaya Bagi Kesehatan, Mitos atau Fakta?

  • SBY Sudah Tahu Siapa yang Memfitnahnya Tunggangi Demo
    Nasional

    SBY Sudah Tahu Siapa yang Memfitnahnya Tunggangi Demo

  • Etika Menjenguk Bayi di Tengah Pandemi Covid-19
    Tips & Tutorial

    Etika Menjenguk Bayi di Tengah Pandemi Covid-19

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.