TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Deklarasikan Pemerintahan Baru, Taliban Janji Terapkan Hukum Syariah Islam

Deklarasikan Pemerintahan Baru, Taliban Janji Terapkan Hukum Syariah Islam

By William Putra Wijaya
9 September 2021
595
0
Deklarasikan Pemerintahan Baru, Taliban Janji Terapkan Hukum Syariah Islam

TIKTAK.ID – Taliban mengumumkan Pemerintahan sementaranya di Afghanistan dan mendeklarasikan negara itu sebagai “Imarah Islam”.

Kabinet baru itu, seluruhnya adalah laki-laki, terdiri dari tokoh-tokoh senior Taliban beberapa di antaranya diduga memiliki peran aktif dalam penyerangan terhadap pasukan AS selama dua dekade terakhir.

Pemerintahan ini akan dipimpin oleh Mullah Mohammad Hassan Akhund yang menjabat sebagai Perdana Menteri.

Sementara itu, Mullah Abdul Ghani Baradar ditunjuk sebagai Wakil Perdana Menteri, dengan Mohammad Yaqoob, Wakil Pemimpin Taliban dan putra pendiri gerakan itu, menjabat Menteri Pertahanan dalam Pemerintahan Hasan Akhund.

Abdul Salam Hanafi telah diangkat menjadi Wakil kedua Perdana Menteri Akhund. Sedangkan Amir Khan Muttaqi, diangkat sebagai Menteri Luar Negeri di Kabinet Afghanistan yang baru.

Usai pembentukan Kabinet itu, pemimpin gerakan Taliban Hibatullah Akhundzada, mengatakan bahwa hukum Syariah akan berlaku di Afghanistan.

“Di masa depan, semua masalah pemerintahan dan kehidupan di Afghanistan akan diatur oleh hukum Syariah Suci”, kata pernyataan itu, seperti yang dilansir Sputnik.

Pihak berwenang Afghanistan akan mengambil langkah serius untuk melindungi hak asasi manusia dan minoritas “dalam kerangka Islam”, kata Akhundzada. Dia juga mengatakan bahwa otoritas Afghanistan yang baru akan memberikan peluang bagi investasi asing di negara itu.

“Imarah Islam Afghanistan [penunjukan sendiri sistem politik Taliban] akan menggunakan semua sumber dayanya untuk kekuatan ekonomi, kemakmuran dan pembangunan, selain memperkuat keamanan. Ini akan mengelola pendapatan domestik secara tepat dan transparan, memberikan peluang khusus untuk investasi internasional dan berbagai sektor perdagangan, secara efektif akan memerangi pengangguran”, kata Akhundzada dalam sebuah pernyataannya.

Menurutnya, tujuan akhir dari otoritas Afghanistan yang baru adalah untuk “membangun kembali bnegara itu sesegera mungkin”.

Afghanistan berjanji untuk mematuhi semua perjanjian internasional yang tidak bertentangan dengan hukum Islam dan nilai-nilai nasional.

“Kami menginginkan hubungan yang kuat dan sehat dengan tetangga kami dan negara lain berdasarkan rasa hormat dan interaksi. Hubungan kami dengan negara-negara ini akan didasarkan pada kepentingan dan manfaat Afghanistan. Kami berkomitmen pada semua hukum dan perjanjian internasional, resolusi dan kewajiban yang dilakukan tidak bertentangan dengan hukum Islam dan nilai-nilai nasional,” kata pernyataan itu.

Diplomat asing, kedutaan besar, konsulat, organisasi kemanusiaan, dan investor di Afghanistan tidak akan menghadapi masalah dan dapat bekerja dengan aman di negara itu, tambah Akhundzada.

TagsAfghanistanBerita timur tengahhukum syariah IslamPemerintahan baruTaliban

Related articles More from author

  • HRW: Kerajaan Saudi Tahan Pangeran Faisal bin Abdullah Tanpa Dasar Hukum yang Jelas
    Internasional

    HRW: Kerajaan Saudi Tahan Pangeran Faisal bin Abdullah Tanpa Dasar Hukum yang Jelas

    11 Mei 2020
    By William Putra Wijaya
  • Pengadilan Turki Tambah 6 Terdakwa Baru Kasus Pembunuhan Jamal Khashoggi
    Internasional

    Pengadilan Turki Tambah 6 Terdakwa Baru Kasus Pembunuhan Jamal Khashoggi

    26 November 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Ribuan Rakyat Palestina Kembali Berunjuk Rasa Menentang Rencana Aneksasi Israel
    Internasional

    Ribuan Rakyat Palestina Kembali Berunjuk Rasa Menentang Rencana Aneksasi Israel

    26 Juni 2020
    By William Putra Wijaya
  • Kedubes Yaman dan Filipina di Saudi Tutup karena Covid-19
    Internasional

    Kedubes Yaman dan Filipina di Saudi Tutup karena Covid-19

    17 Juni 2020
    By William Putra Wijaya
  • TIKTAK.ID - Taliban Culik 27 Aktivis Perdamaian dari Jalan Raya
    Internasional

    Taliban Culik 27 Aktivis Perdamaian dari Jalan Raya

    25 Desember 2019
    By William Putra Wijaya
  • Pemerintah Siap Fasilitasi Dialog Antara Ulama Indonesia dan Afghanistan
    Nasional

    Pemerintah Siap Fasilitasi Dialog Antara Ulama Indonesia dan Afghanistan

    28 November 2021
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Jelang Piala AFF 2022, Elkan Baggott Alami Cedera Kepala
    Olahraga

    Jelang Piala AFF 2022, Elkan Baggott Alami Cedera Kepala

  • Kalah dari Leicester, Liverpool Akui Tak Bisa Pertahankan Gelar Liga Inggris
    Olahraga

    Kalah dari Leicester, Liverpool Akui Tak Bisa Pertahankan Gelar Liga Inggris

  • Usai Penelitian dan Pengembangan Satu Dekade, Oppo Rilis Find X5 Pro 5G
    Teknologi

    Usai Penelitian dan Pengembangan Satu Dekade, Oppo Rilis Find X5 Pro 5G

  • Anies Disebut Jadi Penyebab Retaknya Hubungan, Surya Paloh Harap Jokowi Berjiwa Besar
    Nasional

    Anies Disebut Jadi Penyebab Retaknya Hubungan, Surya Paloh Harap Jokowi Berjiwa Besar

  • Sebut Pemindahan Ibu Kota Negara Tak Tepat Waktu, Demokrat: Rakyat Sedang Susah
    Nasional

    Sebut Pemindahan Ibu Kota Negara Tak Tepat Waktu, Demokrat: Rakyat Sedang Susah

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.