TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Damaskus Sesalkan Aksi Ilegal Amerika Kirim 100 Kendaraan Militer ke Suriah

Damaskus Sesalkan Aksi Ilegal Amerika Kirim 100 Kendaraan Militer ke Suriah

By Bagas F Sinaga
2 Desember 2021
303
0
Damaskus Sesalkan Aksi Ilegal Amerika Kirim 100 Kendaraan Militer ke Suriah

TIKTAK.ID – Washington terus mempertahankan kehadiran militernya di Republik Arab di daerah kaya minyak yang dikendalikan oleh Kurdi, meskipun tidak memiliki dasar hukum untuk melakukan hal tersebut. Pasukan Amerika dikerahkan ke wilayah tersebut tanpa izin dari Dewan Keamanan PBB atau undangan dari Pemerintah Damaskus.

Militer AS telah mengirimkan lebih dari seratus kendaraan dari wilayah Irak dalam dua kolom dan bergerak menuju provinsi Hasaka, seperti yang dilaporkan kantor berita SANA, mengutip sumber-sumber lokal dari wilayah al-Yaroubiya. Konvoi dilaporkan terdiri dari 100 truk yang membawa kontainer dengan kargo yang tidak diketahui, konon “bahan logistik”, dan truk kulkas, seperti yang dilansir Sputnik, Senin (29/11/21).

Konvoi pertama dilaporkan terdiri dari sekitar 60 kendaraan, sedangkan yang kedua sekitar 40 kendaraan. Mereka menyeberang ke wilayah Suriah dari Irak melalui penyeberangan ilegal al-Waleed, kata sumber SANA. Kedua konvoi bergerak di bawah perlindungan beberapa kendaraan lapis baja.

Militer AS dikerahkan ke Suriah dengan dalih memerangi Daesh atau ISIS, tetapi masih tetap bertahan di Suriah meskipun menyatakan organisasi teroris ISIS itu telah berhasil dikalahkan. Washington juga tidak memiliki mandat Dewan Keamanan PBB atau undangan dari Pemerintah terpilih di Damaskus untuk membenarkan pengerahan pasukannya di negara itu.

Damaskus, Teheran, dan Moskow telah berulang kali keberatan dengan keberadaan pasukan Amerika di Suriah, dan menyebut keberadaan pasukan AS di Suriah adalah ilegal.

Washington, pada gilirannya, mengklaim bahwa pasukannya tetap tinggal untuk mencegah sumber daya minyak lokal jatuh ke tangan teroris ISIS. Namun, Pemerintah Suriah bersikeras bahwa mereka bukan melindungi sumber minyak dari ISIS, namun justru terlibat dalam pencurian sumber daya minyak di negara itu.

Sebenarnya, pada Oktober 2019, setelah kekalahan kelompok teroris, mantan Presiden Donald Trump mengumumkan penarikan pasukan AS dari timur laut Suriah. Hal itu memicu serangan Turki di daerah itu terhadap SDF, yang telah lama dianggap oleh Ankara sebagai ancaman bagi keamanannya karena hubungan kepemimpinan YPG dengan Partai Pekerja Kurdistan (PKK), sebuah kelompok yang dicap “teroris” oleh Turki.

Namun, menyusul kritik keras dari dalam dan luar negeri, Trump membatalkan penarikan itu dan berbalik setuju untuk mempertahankan pasukan AS di Suriah.

TagsAmerika SerikatBerita Dunia Hari IniBerita timur tengahkendaraan militer ASSuriah

Related articles More from author

  • Peringati Pembunuhan Jenderal Soleimani dan Abu Mahdi di Bandara Baghdad, Ribuan Orang Tuntut Tentara AS Diusir dari Irak
    Internasional

    Peringati Pembunuhan Jenderal Soleimani dan Abu Mahdi di Bandara Baghdad, Ribuan Orang Tuntut Tentara AS Diusir dari Irak

    3 Januari 2021
    By William Putra Wijaya
  • Venezuela Klaim Temukan Obat yang 100% Ampuh Bunuh Covid-19
    Internasional

    Venezuela Klaim Temukan Obat yang 100% Ampuh Bunuh Covid-19

    27 Oktober 2020
    By William Putra Wijaya
  • China: AS Menghina Pengorbanan Rakyat China
    Internasional

    China: AS Menghina Pengorbanan Rakyat China

    22 Maret 2020
    By William Putra Wijaya
  • Tolak Pertahankan Kekuasaan dengan Korbankan Darah Rakyat, Presiden Kirgistan Mundur di Tengah Marak Unjuk Rasa di Negaranya
    Internasional

    Tolak Pertahankan Kekuasaan dengan Korbankan Darah Rakyat, Presiden Kirgistan Mundur di Tengah Marak Unjuk Rasa di Negaranya

    16 Oktober 2020
    By William Putra Wijaya
  • Pertemuan Putin dan Biden Tak Banyak Capai Kemajuan
    Internasional

    Pertemuan Putin dan Biden Tak Banyak Capai Kemajuan

    18 Juni 2021
    By Bagas F Sinaga
  • Abbas Ultimatum Israel Hengkang dari Tanah Palestina
    Internasional

    Abbas Ultimatum Israel Hengkang dari Tanah Palestina

    30 September 2021
    By Bagas F Sinaga

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Komentar Anies Saat Nonton Cek Sound Band Nidji di JIS
    Nasional

    Komentar Anies Saat Nonton Cek Sound Band Nidji di JIS

  • Gaji Tinggi Lionel Messi Disebut Bikin Karyawan Barca Kena PHK
    Olahraga

    Gaji Tinggi Lionel Messi Disebut Bikin Karyawan Barca Kena PHK

  • Kaesang Sambangi Pimpinan Ar Ridwan di Tuban, Jokowi dapat Kain Penutup Makam Rasul
    Nasional

    Kaesang Sambangi Pimpinan Ar Ridwan di Tuban, Jokowi dapat Kain Penutup Makam Rasul

  • Nyatakan Mosi Tidak Percaya ke Rektor, BEM UGM Ungkit Nama Jokowi
    Nasional

    Nyatakan Mosi Tidak Percaya ke Rektor, BEM UGM Ungkit Nama Jokowi

  • Prabowo Izinkan Warga Asing Pimpin BUMN, Tak Harus WNI
    Nasional

    Prabowo Izinkan Warga Asing Pimpin BUMN, Tak Harus WNI

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.