TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Kesehatan
Home›Kesehatan›Cara Mengatasi Pegal Leher dan Bahu Akibat Kerja Duduk

Cara Mengatasi Pegal Leher dan Bahu Akibat Kerja Duduk

By Rusli Qomar
10 September 2026
0
0
Mengatasi pegal leher dan bahu dengan peregangan leher samping di meja kerja

Contents

  • 1. Panduan: Cara Mengatasi Pegal Leher dan Bahu Akibat Kerja Duduk
    • 1.1. Penyebab Leher dan Bahu Pegal saat Kerja Duduk
      • 1.1.1. 1. Postur Membungkuk di Depan Layar
      • 1.1.2. 2. Posisi Monitor dan Ponsel yang Terlalu Rendah
      • 1.1.3. 3. Duduk Terlalu Lama Tanpa Gerak
      • 1.1.4. 4. Stres dan Ketegangan Otot
      • 1.1.5. 5. Tidur Kurang dan Pemulihan Otot yang Tidak Maksimal
    • 1.2. Cara Mengatasi Pegal Leher dan Bahu secara Alami
      • 1.2.1. 1. Peregangan Leher Samping
      • 1.2.2. 2. Putar Bahu (Shoulder Roll)
      • 1.2.3. 3. Chin Tuck untuk Memperbaiki Postur
      • 1.2.4. 4. Kompres Hangat untuk Mengatasi Pegal Leher saat Malam
      • 1.2.5. 5. Atur Ergonomi Meja Kerja
      • 1.2.6. 6. Bergerak dan Berjalan Kaki Setiap 30–60 Menit
    • 1.3. Kebiasaan Kecil yang Mencegah Pegal Berulang
    • 1.4. Kapan Harus ke Dokter?
    • 1.5. Pertanyaan yang Sering Diajukan
      • 1.5.1. Bagaimana cara mengatasi pegal leher dan bahu di kantor?
      • 1.5.2. Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mengatasi pegal leher dan bahu?
      • 1.5.3. Apakah olahraga membantu mengatasi pegal leher dan bahu?
      • 1.5.4. Apakah pijat bisa mengatasi pegal leher?
      • 1.5.5. Apakah harus membeli kursi kerja ergonomis?
      • 1.5.6. Apakah pegal leher karena kerja duduk berbahaya?

Panduan: Cara Mengatasi Pegal Leher dan Bahu Akibat Kerja Duduk

Pegal di leher dan bahu adalah keluhan yang paling sering dialami pekerja kantoran. Setelah enam sampai delapan jam menatap layar, otot leher bagian belakang terasa kaku dan nyeri saat diputar. Kondisi ini begitu umum hingga punya nama populer di kalangan pengguna gawai: text neck.

Kabar baiknya, sebagian besar keluhan ini bisa diredakan tanpa obat. Artikel ini membahas penyebab pegal leher dan bahu, cara mengatasi pegal leher dan bahu karena kerja duduk, serta tanda kapan Anda perlu memeriksakan diri ke dokter.

Penyebab Leher dan Bahu Pegal saat Kerja Duduk

Otot yang terus bekerja dalam posisi sama tanpa jeda akan menegang. Ketegangan yang berlangsung berjam-jam inilah yang pada akhirnya terasa sebagai pegal dan kaku. Ada beberapa kebiasaan kerja yang memperparah kondisi ini.

1. Postur Membungkuk di Depan Layar

Kepala orang dewasa beratnya sekitar 4–5 kg. Setiap kali kepala menunduk, beban yang ditahan otot leher bertambah beberapa kali lipat. Semakin dalam posisi menunduk, semakin berat kerja otot trapezius di bahu atas. Hasilnya, leher terasa pegal di akhir hari kerja.

2. Posisi Monitor dan Ponsel yang Terlalu Rendah

Layar laptop yang berada di bawah garis mata memaksa kepala menunduk sepanjang hari. Kebiasaan menggenggam ponsel di pangkuan sambil menunduk menambah beban yang sama. Solusinya sederhana, yakni angkat layar sampai sejajar mata.

3. Duduk Terlalu Lama Tanpa Gerak

Otot yang tidak pernah bergerak akan kaku dan sirkulasi darahnya melambat. Duduk statis selama tiga jam terasa lebih melelahkan bagi otot dibanding duduk dengan jeda gerak. Inilah alasan pekerja yang jarang bangun dari kursi lebih sering mengeluh pegal.

4. Stres dan Ketegangan Otot

Saat stres, tubuh secara refleks mengangkat dan menegangkan bahu. Ketegangan yang berulang setiap hari dapat berujung pada pegal kronis. Kondisi ini juga sering memicu sakit kepala tegang yang berawal dari otot leher. Jika stres kerja jadi pemicu utama, coba terapkan cara mengatasi stres di tempat kerja secara alami agar ketegangan bahu ikut mereda.

5. Tidur Kurang dan Pemulihan Otot yang Tidak Maksimal

Otot yang bekerja seharian butuh waktu pemulihan, dan waktu itu terjadi saat Anda tidur. Tidur kurang dari enam jam membuat otot leher tidak sempat pulih sepenuhnya. Akibatnya, ketegangan menumpuk dari hari ke hari dan terasa makin berat. Posisi tidur dengan bantal terlalu tinggi atau terlalu rendah juga menahan leher dalam posisi miring semalaman. Kalau Anda bangun dengan leher kaku meski tidak kerja lembur, kualitas dan posisi tidur bisa jadi penyebabnya.

Cara Mengatasi Pegal Leher dan Bahu secara Alami

Enam cara berikut bisa Anda praktikkan di rumah maupun di kantor. Semuanya tanpa alat khusus dan hanya butuh beberapa menit. Pilih dua atau tiga gerakan dulu, lalu tambahkan secara bertahap agar menjadi kebiasaan.

1. Peregangan Leher Samping

Duduk tegak, condongkan kepala ke kanan sampai terasa tarikan di sisi kiri leher. Tahan posisi selama 15–20 detik, lalu ulangi di sisi sebaliknya. Lakukan 3–5 set setiap kali leher terasa kaku. Rasakan tarikan ringan, bukan nyeri. Gerakan ini menjadi langkah dasar mengatasi pegal leher sebelum Anda mencoba teknik lain.

2. Putar Bahu (Shoulder Roll)

Angkat kedua bahu ke arah telinga, putar ke belakang, lalu turunkan. Ulangi 10 kali dengan perlahan. Gerakan ini melancarkan sirkulasi darah sekaligus melawan kebiasaan bahu yang maju ke depan saat mengetik. Banyak orang menyebutnya cara mengatasi pegal leher paling sederhana karena bisa dilakukan bahkan sambil berdiri menunggu kopi seduh.

3. Chin Tuck untuk Memperbaiki Postur

Tarik dagu ke belakang seolah membentuk “dagu ganda”, tahan 5 detik, lalu lepaskan. Ulangi 10 kali. Gerakan ini melatih otot leher bagian dalam dan mengembalikan posisi kepala yang menjorok ke depan. Posisi kepala yang maju inilah sumber pegal yang paling sering diabaikan.

4. Kompres Hangat untuk Mengatasi Pegal Leher saat Malam

Tempelkan handuk berisi air hangat di leher dan bahu selama 15–20 menit. Panas membantu melebarkan pembuluh darah, melancarkan aliran darah, dan melembutkan otot yang kaku. Cara mengatasi pegal leher ini nyaman dilakukan sambil bersantai sebelum tidur. Mandi air hangat pada pagi hari juga memberikan efek serupa.

5. Atur Ergonomi Meja Kerja

Posisi kerja yang benar mencegah pegal kambuh. Ergonomi yang tepat adalah cara mengatasi pegal leher dari akar masalahnya, bukan hanya menutupi gejalanya. Terapkan pengaturan berikut:

  • Monitor sejajar mata, berjarak 50–70 cm dari wajah.
  • Siku menekuk sekitar 90 derajat saat mengetik.
  • Punggung bersandar ke sandaran kursi, kaki menapak lantai.
  • Gunakan laptop stand dan keyboard eksternal bila bekerja dari laptop.

Investasi kecil untuk peralatan ini sering kali lebih hemat daripada biaya terapi otot dalam jangka panjang.

6. Bergerak dan Berjalan Kaki Setiap 30–60 Menit

Pasang timer di meja kerja. Setiap setengah sampai satu jam, berdirilah dan berjalanlah 1–2 menit. Jeda singkat ini mencegah otot kaku sebelum pegal muncul. Bergerak rutin juga menjadi cara mengatasi pegal leher sekaligus menjaga metabolisme tubuh tetap lancar. Jika ada waktu di sela istirahat, manfaatkan jalan kaki setiap hari untuk kesehatan tubuh sebagai kebiasaan pelengkap.

Kebiasaan Kecil yang Mencegah Pegal Berulang

Peregangan hanya separuh solusi. Kebiasaan harianlah yang menentukan apakah pegal kambuh atau tidak. Membentuk pola pencegahan jauh lebih efektif daripada terus mengatasi pegal leher setelah nyeri muncul.

Hindari menahan ponsel dengan bahu saat menelepon, karena posisi ini membuat otot leher bekerja ganda. Pakailah headset atau fitur speaker sebagai gantinya. Ganti sisi tas selempang secara bergantian agar beban tidak menumpuk di satu bahu. Saat tidur, pilih bantal yang tingginya membuat kepala sejajar dengan tulang belakang.

Tubuh yang aktif juga lebih tahan terhadap ketegangan otot. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyarankan orang dewasa beraktivitas fisik intensitas sedang minimal 150 menit per minggu, sesuai rekomendasi resmi WHO. Aktivitas tersebut tidak harus di gym; berkebun, bersepeda santai, atau berjalan cepat sama-sama terhitung.

Untuk pekerja yang hari-harinya penuh rapat, coba ubah sebagian rapat menjadi walking meeting atau rapat sambil berdiri. Kebiasaan ini menambah waktu gerak tanpa mengorbankan produktivitas. Jika kantor menyediakan tangga, biasakan naik tangga satu-dua lantai alih-alih lift. Perubahan kecil semacam ini terlihat sepele, tetapi kumulatifnya besar bagi otot leher dan bahu Anda.

Kapan Harus ke Dokter?

Pegal biasa umumnya membaik dalam beberapa hari dengan perawatan sendiri. Namun, beberapa tanda menunjukkan masalah yang lebih serius dan perlu pemeriksaan medis. Segera periksakan diri jika pegal di leher dan bahu disertai:

  • Nyeri menjalar ke lengan atau jari, disertai kesemutan atau kebas.
  • Nyeri yang tidak membaik setelah lebih dari dua minggu.
  • Kaku leher berat disertai demam atau sakit kepala hebat.
  • Otot lengan terasa lemah saat mengangkat benda.

Gejala-gejala tersebut bisa menandakan saraf terjepit atau masalah pada tulang belakang leher (vertebra servikal). Dokter mungkin menyarankan pemeriksaan fisik, rontgen, atau MRI untuk memastikan penyebabnya. Jika pegal Anda sering datang bersama nyeri kepala, baca juga cara mengatasi sakit kepala tanpa obat untuk langkah pertolongan awal di rumah.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Bagaimana cara mengatasi pegal leher dan bahu di kantor?

Cara mengatasi pegal leher di kantor yang paling cepat adalah peregangan leher samping dan putar bahu selama 1–2 menit. Setelah itu, angkat layar sampai sejajar mata dan pasang pengingat untuk berdiri tiap jam. Kombinasi ini mengatasi keluhan yang sudah muncul sekaligus mencegah kambuh.

Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mengatasi pegal leher dan bahu?

Umumnya keluhan membaik dalam 2–3 hari hingga satu minggu dengan istirahat, kompres hangat, dan peregangan rutin. Cara mengatasi pegal leher seperti di atas biasanya menunjukkan perbaikan bertahap setiap hari. Jika lebih dari dua minggu tanpa perbaikan, sebaiknya konsultasikan ke dokter.

Apakah olahraga membantu mengatasi pegal leher dan bahu?

Sangat membantu. Otot yang kuat dan lentur lebih tahan terhadap ketegangan seharian. Kombinasi peregangan harian, olahraga kardio ringan, dan aktivitas 150 menit per minggu merupakan cara mengatasi pegal leher jangka panjang yang paling berkelanjutan. Mulailah dari intensitas ringan agar otot tidak kaget.

Apakah pijat bisa mengatasi pegal leher?

Pijat ringan dapat membantu merelaksasi otot yang tegang. Hindari pijatan dengan tekanan keras di area tulang leher. Jika nyeri memburuk setelah pijat, hentikan dan periksakan diri ke tenaga kesehatan.

Apakah harus membeli kursi kerja ergonomis?

Tidak selalu. Kursi ergonomis memang membantu, tetapi banyak pekerja merasakan perbaikan cukup besar hanya dengan mengatur posisi monitor, menggunakan sandaran punggung tambahan, dan rajin bergerak. Prioritaskan perubahan tanpa biaya dan langsung bisa dilakukan, seperti jeda gerak tiap jam. Baru setelah itu pertimbangkan pengeluaran untuk kursi atau laptop stand bila anggaran memungkinkan.

Apakah pegal leher karena kerja duduk berbahaya?

Sebagian besar tidak berbahaya dan hanya berupa ketegangan otot biasa. Tapi waspadai jika muncul kesemutan, kebas, atau nyeri menjalar ke tangan. Kombinasi gejala tersebut bisa jadi tanda masalah saraf yang perlu dicek dokter.

Mengatasi pegal leher dan bahu bukan soal satu gerakan ajaib, melainkan kombinasi peregangan rutin, posisi kerja yang benar, dan kebiasaan bergerak lebih banyak. Mulailah dari satu perubahan kecil hari ini, misalnya mengangkat layar sejajar mata, lalu tambahkan peregangan setiap jam. Konsistensi selama beberapa minggu jauh lebih berpengaruh dibanding satu kali peregangan intensif.

Disclaimer: artikel ini bersifat informatif dan tidak menggantikan konsultasi dokter. Jika keluhan berat, berkepanjangan, atau disertai gejala di atas, segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat.

Rusli Qomar
Rusli Qomar

Rusli Qomar adalah seorang penulis yang berdedikasi mengulas berbagai isu seputar dunia kesehatan dan kesejahteraan (wellness). Melalui karya-karyanya, Rusli aktif menyajikan informasi yang edukatif mengenai pencegahan dan penanganan penyakit, serta membagikan tips gaya hidup sehat yang relevan dengan kebutuhan masyarakat modern.

Dengan gaya penulisan yang lugas, terstruktur, dan berbasis pada referensi tepercaya, Rusli berkomitmen untuk menyederhanakan istilah-istilah medis yang rumit agar mudah dipahami oleh pembaca umum. Fokus utamanya adalah mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan preventif, pemenuhan nutrisi harian, serta menjaga keseimbangan fisik dan mental

Related articles More from author

  • Pria melakukan peregangan leher di atas matras untuk mengatasi leher kaku di rumah
    Kesehatan

    Cara Mengatasi Leher Kaku secara Alami dan Cepat di Rumah

    11 Oktober 2026
    By Rusli Qomar
  • Kesehatan

    10 Cara Menjaga Kesehatan Pencernaan agar Tubuh Tetap Nyaman

    20 Agustus 2026
    By Rusli Qomar
  • Orang menikmati makanan dengan mengunyah makanan perlahan di meja makan.
    Kesehatan

    Manfaat Mengunyah Makanan Perlahan untuk Kesehatan Pencernaan

    25 Oktober 2026
    By Rusli Qomar
  • Kesehatan

    10 Cara Menjaga Kesehatan Sendi dan Tulang agar Tetap Kuat

    21 Agustus 2026
    By Rusli Qomar
  • cara merawat luka lecet dan goresan ringan dengan menempelkan plester steril di jari
    Kesehatan

    Cara Merawat Luka Lecet dan Goresan Ringan di Rumah dengan Benar

    24 September 2026
    By Rusli Qomar
  • Kesehatan

    8 Manfaat Peregangan Sebelum Tidur yang Ampuh untuk Relaks

    20 Oktober 2026
    By Rusli Qomar

Berita Menarik Lainnya

  • Sowan ke Megawati dan Prabowo, Apa Agenda Gibran?
    Nasional

    Sowan ke Megawati dan Prabowo, Apa Agenda Gibran?

  • Tak Hanya Kritik Ibu Kota Baru, KAMI Juga Serang Prabowo
    Nasional

    Tak Hanya Kritik Ibu Kota Baru, KAMI Juga Serang Prabowo

  • Iran Ingatkan Inggris Tak Ikut Campur Urusan Domestik Republik Islam
    Internasional

    Iran Ingatkan Inggris Tak Ikut Campur Urusan Domestik Republik Islam

  • Siapa Kapolri Baru Pilihan Jokowi?
    Nasional

    Soal TWK KPK, Moeldoko: Itu Sudah Urusan Internal Mereka

  • Analis Politik: Prabowo-Puan Bakal Dilawan Poros Golkar dan Demokrat di 2024
    Nasional

    Analis Politik: Prabowo-Puan Bakal Dilawan Poros Golkar dan Demokrat di 2024

Artikel Terbaru

  • Manfaat Mengunyah Makanan Perlahan untuk Kesehatan Pencernaan 25 Oktober 2026
  • Cara Menggoreng Kerupuk agar Mengembang dan Tidak Gosong 24 Oktober 2026
  • Egy Maulana Vikri: Biodata Lengkap, Karier, dan Prestasi 24 Oktober 2026
  • Singapura Periksa 10 Perusahaan Lokal Terkait Karhutla di Indonesia, Ini Temuannya 24 Oktober 2026
  • Apa Itu Cloud Storage dan Cara Menyimpan File dengan Mudah 24 Oktober 2026

Kategori

  • Berita Unik (100)
  • Internasional (1,531)
  • Kesehatan (86)
  • Keuangan (21)
  • Kuliner (1,067)
  • Nasional (8,011)
  • Olahraga (1,145)
  • Opini (2)
  • Selebriti (1,175)
  • Teknologi (1,279)
  • tips (15)
  • Tips & Tutorial (1,294)
  • Viral (82)

Cari Artikel

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.