TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Beri Arahan Calon Kepala Daerah dari PDIP, Megawati: Korupsi Pasti Dilakukan Elite. Lho Kok?

Beri Arahan Calon Kepala Daerah dari PDIP, Megawati: Korupsi Pasti Dilakukan Elite. Lho Kok?

By Joni Sitohang
25 Agustus 2020
1650
0
Beri Arahan Calon Kepala Daerah dari PDIP, Megawati: Korupsi Pasti Dilakukan Elite. Lho Kok?

TIKTAK.ID – Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri menyoal perbuatan korupsi yang tengah terjadi di Indonesia. Hal tersebut dinyatakannya saat menyampaikan arahan sekolah partai untuk para calon Kepala Daerah asal PDIP.

Pada Juli lalu, PDIP sudah memutuskan 49 pasangan calon dan 75 pasangan calon lainnya diumumkan pada Agustus.

Presiden ke-5 Republik Indonesia tersebut melontarkan bahwa tindakan tercela itu sangat banyak dipraktikkan oleh para elite negara.

Baca juga : Gak Kira-kira, 6 Tahun Jokowi Habiskan Uang Negara 1,29 Triliun Hanya untuk Propaganda Media

“Mana ada rakyat yang mampu korupsi, yang korupsi pasti kalangan elite,” ujar Megawati dalam acara pembukaan gelombang pertama sekolah kader yang berlangsung secara daring di Jakarta, Jumat (21/8/20).

Mega mengungkapkan, seringnya tindakan korupsi itu merupakan alasan dasar yang kuat untuknya saat menyetujui pembentukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dia menyatakan, komisi antirasuah itu dibentuk untuk mewujudkan disiplin seluruh pihak, khususnya bagi pihak pemimpin dan juga rakyat.

Ia menghendaki para pasangan calon Kepala Daerah agar menyatakan lagi alasan mereka melaju sebagai pemimpin wilayah. Dia mengatakan, calon yang diusung atau maju karena harta, jabatan, atau kekuasaan tak bakal dapat terpilih. Dia tak mengharapkan para Kepala Daerah yang diusung partainya terjerat kasus korupsi oleh KPK.

Baca juga : Tepis Isu Perombakan Kabinet, Jokowi Minta Menterinya Lakukan ini

“Bagaimana kalian bakal memiliki inspirasi kalau dalam pikiran kalian tak ada isinya. Saya sangat sedih jika melihat dari kalangan PDIP itu ada yang diambil oleh KPK,” terangnya.

Sekolah kader selalu dilaksanakan PDIP menuju Pilkada serentak. Para calon itu digodok materi sehubungan dengan Pancasila, kebangsaan, politik, strategi pemenangan Pilkada, serta sejarah Indonesia.

Megawati menyatakan, seluruh pasangan calon perlu memahami kepemimpinan ideologis Pancasilais. Ia meyakini seluruh calon sudah paham legitimasi kepemimpinan gaya PDIP, yakni berasal dari rakyat untuk rakyat dan dengan rakyat.

Baca juga : Tak Hanya Kritik Ibu Kota Baru, KAMI Juga Serang Prabowo

“Waktu saya berikan rekomendasi, saya kan bertanya apa maksud kalian maju jadi pemimpin daerah. Kalau sekadar demi harta, jika cuma untuk jabatan kekuasaan, saya yakin bahwa Anda tak mungkin bakal terpilih dua kali,” tegasnya.

Mega juga menyebut Wali Kota Surabaya yang terpilih dua periode, Tri Rismaharini. Ia mengakui susah mendapati sosok pemimpin selayaknya Risma yang bisa mengelola daerah yang dipimpinnya ke arah yang semakin baik.

“Jika boleh saya sebut, mencari Ibu Risma menurut saya itu menjadi beban bagi saya. Luar biasa dedikasinya menjadikan Kota Surabaya sebuah kota yang sekarang juga telah terkenal di dunia,” imbuh dia.

TagsKPKMegawatiPDIPTri RismahariniWalikota Surabaya

Related articles More from author

  • SP3 KPK di Kasus Tambang Rp2,7 T, Eks Penyidik: Benar-benar Aneh
    Nasional

    SP3 KPK di Kasus Tambang Rp2,7 T, Eks Penyidik: Benar-benar Aneh

    30 Desember 2025
    By Joni Sitohang
  • Pengamat: Terkesan Lebih Pentingkan Kontestasi di DKI Ketimbang Jalankan Tugas dari Jokowi, Risma Sebaiknya Mengundurkan Diri
    Nasional

    Pengamat: Terkesan Lebih Pentingkan Kontestasi di DKI Ketimbang Jalankan Tugas dari Jokowi, Risma Sebaiknya Mengundurkan Diri

    8 Januari 2021
    By Joni Sitohang
  • Dianggap Salahgunakan Wewenang, Risma dan Kapolrestabes Surabaya Dilaporkan ke Ombudsman
    Nasional

    Dianggap Salahgunakan Wewenang, Risma dan Kapolrestabes Surabaya Dilaporkan ke Ombudsman

    5 Februari 2020
    By Johan Arif
  • Ini 4 Rekomendasi Ombudsman ke Jokowi Usai Temuan Penyimpangan TWK KPK
    Nasional

    Ini 4 Rekomendasi Ombudsman ke Jokowi Usai Temuan Penyimpangan TWK KPK

    23 Juli 2021
    By Joni Sitohang
  • Lantik 44 Eks Pegawai KPK, Kapolri: Perbaiki Indeks Persepsi Korupsi!
    Nasional

    Lantik 44 Eks Pegawai KPK, Kapolri: Perbaiki Indeks Persepsi Korupsi!

    13 Desember 2021
    By Joni Sitohang
  • AHY Puji Anggota DPR Fraksi Demokrat 'Macan Parlemen' Direspons Sinis Arteria Dahlan
    Nasional

    AHY Puji Anggota DPR Fraksi Demokrat ‘Macan Parlemen’ Direspons Sinis Arteria Dahlan

    10 Oktober 2020
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Presiden Zelensky: Ukraina Bukan Titanic, Washington Picu Kepanikan Saja!
    Internasional

    Presiden Zelensky: Ukraina Bukan Titanic, Washington Picu Kepanikan Saja!

  • Rekor Cristiano Ronaldo 2020
    Olahraga

    5 Rekor Spektakuler ini Siap Dipecahkan Cristiano Ronaldo di Tahun 2020

  • Buntut Tragedi Kanjuruhan, IPW Desak Kapolri Copot Kapolres Malang
    Nasional

    Buntut Tragedi Kanjuruhan, IPW Desak Kapolri Copot Kapolres Malang

  • Scaling Dapat Menipiskan Gigi, Hoaks atau Fakta? Simak Penjelasan Dokter Gigi ini
    Tips & Tutorial

    Scaling Dapat Menipiskan Gigi, Hoaks atau Fakta? Simak Penjelasan Dokter Gigi ini

  • Inilah Mitos-mitos Menakutkan Seputar Kanker
    Tips & Tutorial

    Inilah Mitos-mitos Menakutkan Seputar Kanker

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.