TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Olahraga
Home›Olahraga›Alasan Ketua PBSI Larang Atlet dan Pelatih Pegang Ponsel sebelum Juara Thomas Cup

Alasan Ketua PBSI Larang Atlet dan Pelatih Pegang Ponsel sebelum Juara Thomas Cup

By Mahdi Yahya
24 Oktober 2021
521
0

TIKTAK.ID – Ketua Umum Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI), Agung Firman Sampurna mengklaim bahwa dirinya melarang para pemain dan pelatih memegang handphone atau telepon seluler sebelum juara Thomas Cup 2020 (2021). Dia menyampaikan hal itu di tengah ramainya isu bendera Indonesia tidak boleh dikibarkan akibat sanksi dari Badan Anti Doping Internasional (WADA).

Agung mengatakan telah mengetahui sanksi bendera Indonesia tak bisa berkibar di Thomas Cup 2020 bila meraih gelar juara sebelum babak semifinal. Agung mengaku mengetahui kabar tersebut dari biro hubungan internasional PBSI.

Namun Agung menyatakan tidak ingin fokus dan sisi emosional pemain terganggu. Oleh sebab itu, dia memerintahkan tim Indonesia di Thomas Cup 2020 agar tidak memegang handphone karena takut terganggu kabar larangan bendera Merah Putih berkibar.

“Satu saya meminta teman-teman yang berlaga di Thomas Cup agar tidak pegang handphone. Tidak ada gunanya handphone dilihat-lihat, lebih baik fokus pada pertandingan saja,” ujar Agung, seperti dilansir CNN Indonesia, Kamis (21/10/21).

“Kita menambah coach, Irwansyah kami kerahkan di situ untuk secara khusus dipantau dari Indonesia. Tidak perlu dipegang-pegang [handphone], pokoknya apa pun yang terjadi seperti itu,” imbuh Agung.

Kemudian Agung menyebut persoalan larangan pengibaran bendera Indonesia akibat sanksi dari WADA untuk Lembaga Anti Doping Indonesia (LADI) tak boleh mengganggu pemain.

“Jangan bicara mengenai pengibaran bendera. Meski Merah Putih tidak berkibar di situ, tapi bendera Merah Putih tetap berkibar di hati kita,” tutur pria yang juga menjabat Ketua BPK RI tersebut.

Seperti diketahui, sanksi Badan Antidoping Dunia (WADA) kepada Lembaga Anti-Doping Indonesia (LADI) jatuh per 7 Oktober 2021. Sanksi tersebut muncul usai WADA mengultimatum LADI selama 21 hari untuk memberi klarifikasi mengenai pelanggaran kepatuhan pemenuhan jumlah sampel doping.

Setelah surat pertama dilayangkan pada 15 September 2021, LADI tidak membalas surat itu sampai 6 Oktober. Hal itu membuat WADA menjatuhkan sanksi tegas dengan ancaman yang serius.

Selain ada ancaman tak boleh mengibarkan bendera Indonesia, lagu kebangsaan Indonesia pun dilarang. Bahkan Indonesia terancam tidak bisa menjadi tuan rumah ajang regional, kontinental, dan internasional.

Tagsatet indonesiaPBSIPersatuan Bulu Tangkis Seluruh IndonesiaThomas Cup

Related articles More from author

  • PBSI Pastikan Kevin Sanjaya dkk Ikuti Tiga Turnamen di Denmark
    Olahraga

    PBSI Pastikan Kevin Sanjaya dkk Ikuti Tiga Turnamen di Denmark

    2 September 2020
    By Mahdi Yahya
  • Tim Beregu Putra Indonesia Berpeluang Juara Thomas dan Uber Cup 2020
    Olahraga

    Tim Beregu Putra Indonesia Berpeluang Juara Thomas dan Uber Cup 2020

    21 Agustus 2021
    By Mahdi Yahya
  • PP PBSI Ajukan Permohonan Indonesia Open 2021 Diundur November
    Olahraga

    PP PBSI Ajukan Permohonan Indonesia Open 2021 Diundur November

    23 Februari 2021
    By Mahdi Yahya
  • Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia
    Olahraga

    Setelah Taufik Hidayat, Atlet Lain Buka Suara Soal Borok PBSI

    23 Mei 2020
    By Mahdi Yahya
  • Herry IP Ungkap Kontrak di PBSI
    Olahraga

    Herry IP Ungkap Kontrak di PBSI

    4 Maret 2023
    By Mahdi Yahya
  • Taufik Hidayat Ungkap Alasan Keluar dari PBSI
    Olahraga

    Taufik Hidayat Ungkap Alasan Keluar dari PBSI

    15 April 2022
    By Mahdi Yahya

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Perangi Informasi Sesat, Twitter Perluas Uji Coba Fitur Birdwatch
    Teknologi

    Perangi Informasi Sesat, Twitter Perluas Uji Coba Fitur Birdwatch

  • Bambang Pacul Dilaporkan ke MKD DPR Buntut Sindiran 'Menteri Komentator' ke Mahfud MD
    Nasional

    Bambang Pacul Dilaporkan ke MKD DPR Buntut Sindiran ‘Menteri Komentator’ ke Mahfud MD

  • Prediksi Pertamina Alami Krisis Keuangan 2 Tahun Mendatang, Pengamat Ungkap Akuisisi Blok Migas yang Dituduhkan ke Ahok
    Nasional

    Prediksi Pertamina Alami Krisis Keuangan 2 Tahun Mendatang, Pengamat Ungkap Akuisisi Blok Migas yang Dituduhkan ke Ahok

  • Dua Mantan Mendikbud Jokowi Bersitegang, Data Bansos Kacau, Muhadjir Tegur Keras Anies
    Nasional

    Dua Mantan Mendikbud Jokowi Bersitegang, Data Bansos Kacau, Muhadjir Tegur Keras Anies

  • Tips Hilangkan Bopeng Bekas Jerawat
    Tips & Tutorial

    Tips Hilangkan Bopeng Bekas Jerawat

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.