TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Aturan Baru Kemenag: Guru-Santri Dilarang Main Handphone di Pesantren

Aturan Baru Kemenag: Guru-Santri Dilarang Main Handphone di Pesantren

By Johan Arif
20 September 2026
0
0
Aturan Baru Kemenag: Guru-Santri Dilarang Main Handphone di Pesantren

Aturan Baru Kemenag: Guru dan Santri Dilarang Main HP di Pesantren

Santri, murid, hingga guru di satuan pendidikan keagamaan binaan Kementerian Agama (Kemenag) kini tidak lagi bebas menggenggam handphone di lingkungan lembaganya. Larangan tersebut hadir lewat kebijakan baru pembatasan gawai yang resmi diberlakukan Kemenag.

Dasar Aturan dan Cakupannya

Kebijakan ini tercantum dalam Surat Edaran Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Nomor 19 Tahun 2026 tentang Pembatasan Penggunaan Gawai di Satuan Pendidikan pada Kemenag.

Cakupannya cukup luas. Satuan pendidikan keagamaan binaan Kemenag meliputi madrasah, pesantren, pendidikan diniyah, sekolah teologi, pasraman, pesantian, widyalaya, dhammasekha, dan lembaga sejenis.

Pengaturan pun tidak berhenti di pagar lembaga pendidikan. Surat edaran itu juga menyertakan panduan bagi orang tua agar mendampingi penggunaan gawai dan internet anak di rumah, misalnya dengan memahami cara mengatur waktu anak bermain gadget.

Bukan Berarti Menjauhkan Anak dari Teknologi

Sekjen Kemenag Kamaruddin Amin menegaskan kebijakan ini bukan cara memisahkan murid dari teknologi. Pemanfaatan teknologi digital tetap dibutuhkan dalam pembelajaran, asalkan penggunaannya terarah dan sesuai kebutuhan.

“Kita tidak ingin menjauhkan anak-anak dari teknologi. Yang ingin kita bangun adalah kemampuan menggunakan teknologi secara sehat, aman, bijaksana, dan bertanggung jawab. Gawai tetap dapat menjadi sarana pembelajaran, tetapi penggunaannya harus terarah dan proporsional,” ujar Kamaruddin dalam keterangan tertulis, Minggu (20/9).

Ketentuan untuk Murid dan Guru

Batasan bagi Santri dan Murid

Murid dilarang memakai gawai di lingkungan satuan pendidikan, kecuali atas instruksi langsung guru untuk kegiatan pembelajaran. Di luar kondisi itu, gawai hanya boleh digunakan sebelum atau sesudah jam pelajaran, serta saat keadaan darurat dengan izin guru atau wali kelas.

Guru dan Tenaga Kependidikan Ikut Dibatasi

Aturan serupa berlaku untuk guru dan tenaga kependidikan. Mereka tidak boleh mengoperasikan gawai selama kegiatan belajar mengajar berlangsung apabila penggunaannya tidak berkaitan dengan proses pembelajaran.

Cara Penerapan di Satuan Pendidikan

Sebagai penunjang kebijakan, satuan pendidikan dapat menyediakan loker atau tempat penyimpanan gawai di setiap kelas maupun ruang guru.

Guru atau wali kelas juga berhak mengumpulkan gawai murid di awal pembelajaran, lalu mengembalikannya saat pulang dalam kondisi mati atau mode pesawat.

Selain itu, sekolah diminta menyiapkan kanal resmi untuk komunikasi mendesak antara orang tua dan pihak satuan pendidikan. Kebijakan pembatasan ini selanjutnya masuk ke dalam tata tertib satuan pendidikan tanpa unsur kekerasan, dengan sanksi yang edukatif dan proporsional.

Risiko Penggunaan Gawai yang Tidak Tertib

Kamaruddin mengungkapkan bahwa pemakaian gawai yang keliru dapat mengganggu konsentrasi belajar dan menurunkan kualitas interaksi sosial antarmurid. Ruang digital juga menyimpan risiko paparan perundungan siber, konten negatif, hingga berbagai bentuk penyalahgunaan teknologi.

“Aturan ini juga melarang akses, penyimpanan, maupun penyebaran konten kekerasan, pornografi, perjudian, perundungan digital, hoaks, serta konten lain yang membahayakan anak,” tuturnya.

Johan Arif
Johan Arif

Johan Arif adalah seorang penulis dan pemerhati dinamika sosial-politik yang berfokus mengamati perkembangan isu-isu nasional terkini. Lewat karya-karyanya, Johan menyajikan ulasan kritis dan tajam mengenai panggung politik, kebijakan publik, pergerakan tokoh figur publik, hingga fenomena-fenomena viral yang menyita perhatian publik.

Dengan pendekatan jurnalistik yang lugas dan objektif, Johan berusaha membedah latar belakang di balik setiap peristiwa hangat agar pembaca mendapatkan sudut pandang yang utuh dan berimbang. Fokus penulisan Johan adalah menghadirkan literasi politik dan sosial yang mudah dicerna, sekaligus mengajak masyarakat untuk lebih responsif dan kritis terhadap situasi yang terjadi di sekitarnya.

Related articles More from author

  • NasDem Deklarasi Anies Capres 2024, KIB Resmi Tolak Ganjar?
    Nasional

    NasDem Deklarasi Anies Capres 2024, KIB Resmi Tolak Ganjar?

    8 Oktober 2022
    By Joni Sitohang
  • Menyusul Pernyataan Sikap PBNU, Muhammadiyah pun Desak Pilkada 2020 Ditunda
    Nasional

    Muhammadiyah Peringatkan Bahaya ‘Politisi Ikan Lele’ Saat Pandemi

    6 Agustus 2021
    By Joni Sitohang
  • Jokowi dan Ketua DPRD DKI Bertemu Empat Mata di Istana, Ada Apa?
    Nasional

    Jokowi dan Ketua DPRD DKI Bertemu Empat Mata di Istana, Ada Apa?

    12 September 2022
    By Joni Sitohang
  • Pengamat Sebut KIB Tak Bermanuver dan Kehilangan Momentum
    Nasional

    Pengamat Sebut KIB Tak Bermanuver dan Kehilangan Momentum

    3 Juli 2022
    By Joni Sitohang
  • MK Diminta Atur Warga Non-Anggota Parpol Bisa Daftar Caleg DPR
    Nasional

    MK Diminta Atur Warga Non-Anggota Parpol Bisa Daftar Caleg DPR

    8 Desember 2025
    By Johan Arif
  • Mahfud MD Hadiri Deklarasi Dukungan Kelompok Tionghoa di Kalbar untuk Ganjar-Mahfud
    Nasional

    Mahfud MD Hadiri Deklarasi Dukungan Kelompok Tionghoa di Kalbar untuk Ganjar-Mahfud

    1 Desember 2023
    By Joni Sitohang

Berita Menarik Lainnya

  • Lee Dong Wook Adu Akting dengan Kim Hye Jun di Drama ‘A Shop for Killers'
    Selebriti

    Lee Dong Wook Adu Akting dengan Kim Hye Jun di Drama ‘A Shop for Killers’

  • Xiaomi Luncurkan Redmi Pad, Harga 3 Jutaan
    Teknologi

    Xiaomi Luncurkan Redmi Pad, Harga 3 Jutaan

  • Hengkang dari PKPI, Sutiyoso Berlabuh ke Nasdem
    Nasional

    Hengkang dari PKPI, Sutiyoso Berlabuh ke Nasdem

  • Nasdem Akan Laporkan Penyebar Spanduk
    Nasional

    Spanduk NasDem Tolak Omnibus Law dan Sebut Jokowi Pengkhianat Muncul di Beberapa Kota, Ini Klarifikasi Partai NasDem

  • Berkat Restu Prabowo, Perusahaan Raksasa Yunani Scytalys Tancapkan Kukunya di Indonesia
    Nasional

    Berkat Restu Prabowo, Perusahaan Raksasa Yunani Scytalys Tancapkan Kukunya di Indonesia

Artikel Terbaru

  • Hepatitis A: Gejala, Penyebab, dan Cara Mencegahnya Sejak Dini 5 November 2026
  • Zulhas Buka 3 Strategi Pemerintah Genjot Swasembada-Tekan Impor Pangan 5 November 2026
  • Cara Membuat Stiker WhatsApp dari Foto di HP dengan Mudah 5 November 2026
  • Demokrat Dukung Pertemuan Pimpinan Parpol, Ini Alasannya Soal Penyadapan Prabowo 5 November 2026
  • Cara Mengurangi Konsumsi Gula Harian Tanpa Kehilangan Rasa Manis 5 November 2026

Kategori

  • Berita Unik (100)
  • Internasional (1,531)
  • Kesehatan (103)
  • Keuangan (25)
  • Kuliner (1,071)
  • Nasional (8,044)
  • Olahraga (1,148)
  • Opini (2)
  • Selebriti (1,175)
  • Teknologi (1,312)
  • tips (15)
  • Tips & Tutorial (1,294)
  • Viral (82)

Cari Artikel

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.