TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Ini Tokoh Terpopuler untuk Pilkada Jateng Menurut Survei Parameter Politik

Ini Tokoh Terpopuler untuk Pilkada Jateng Menurut Survei Parameter Politik

By Johan Arif
19 Agustus 2026
0
0
Ini Tokoh Terpopuler untuk Pilkada Jateng Menurut Survei Parameter Politik

Contents

  • 1. Taj Yasin Maimoen Jadi Tokoh Terpopuler di Bursa Pilkada Jateng
    • 1.1. Hendrar Prihadi dan Dico Ganinduto Menyusul
    • 1.2. Popularitas Belum Menjamin Elektabilitas

Taj Yasin Maimoen Jadi Tokoh Terpopuler di Bursa Pilkada Jateng

Lembaga survei Parameter Politik Indonesia menempatkan mantan Wakil Gubernur Jawa Tengah periode 2018-2023, Taj Yasin Maimoen, sebagai tokoh paling populer dalam bursa bakal calon gubernur pada Pilkada Jawa Tengah.

Survei tersebut dilakukan pada 15-21 Mei 2024. Popularitas para tokoh diukur dengan menanyakan langsung kepada responden apakah mereka mengenal nama-nama yang disebutkan dalam survei.

Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno, menjelaskan bahwa sebanyak 52,1 persen responden mengaku mengenal Taj Yasin. Hasil itu membuat Taj Yasin berada di peringkat pertama dalam tingkat popularitas calon yang diperbincangkan untuk Pilkada Jateng.

“Responden kami tanyakan satu per satu apakah mengenal tokoh-tokoh tersebut. Untuk nama Taj Yasin, sekitar 52,1 persen menyatakan mengenalnya,” ujar Adi dalam rilis yang disiarkan secara daring dari Jakarta, Rabu (29/5/2024).

Hendrar Prihadi dan Dico Ganinduto Menyusul

Di posisi kedua, terdapat Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), Hendrar Prihadi. Mantan Wali Kota Semarang itu mencatat tingkat popularitas sebesar 40 persen berdasarkan hasil survei Parameter Politik Indonesia.

Sementara itu, Bupati Kendal Dico Ganinduto berada di urutan ketiga. Namanya dikenal oleh 38,1 persen responden.

Adi mengatakan, nama-nama tersebut merupakan tokoh yang dinilai berpotensi maju atau kerap dikaitkan dengan kemungkinan pencalonan dalam Pilkada Jawa Tengah. Karena itu, survei tersebut memotret sejauh mana tingkat pengenalan publik terhadap setiap tokoh secara umum.

“Tokoh-tokoh ini memiliki potensi atau sering diperbincangkan dan dikaitkan dengan kemungkinan maju dalam Pilkada Jateng. Jika dihitung satu per satu, hasilnya menunjukkan gambaran popularitas mereka secara umum,” kata Adi.

Popularitas Belum Menjamin Elektabilitas

Meski beberapa nama sudah cukup dikenal masyarakat, Adi menilai belum ada tokoh dalam bursa Pilkada Jateng yang bisa disebut memiliki tingkat popularitas sangat menonjol.

Dengan kata lain, posisi teratas Taj Yasin dalam survei tersebut menunjukkan tingkat pengenalan publik, bukan kepastian dukungan atau elektabilitas sebagai calon gubernur. Demikian pula dengan Hendrar Prihadi dan Dico Ganinduto yang berada di bawahnya.

Hasil survei ini menjadi gambaran awal mengenai tokoh-tokoh yang telah muncul dalam pembicaraan terkait Pilkada Jawa Tengah. Namun, tingkat popularitas masih dapat berubah seiring perkembangan dinamika politik dan pencalonan menjelang pemilihan.

Johan Arif
Johan Arif

Johan Arif adalah seorang penulis dan pemerhati dinamika sosial-politik yang berfokus mengamati perkembangan isu-isu nasional terkini. Lewat karya-karyanya, Johan menyajikan ulasan kritis dan tajam mengenai panggung politik, kebijakan publik, pergerakan tokoh figur publik, hingga fenomena-fenomena viral yang menyita perhatian publik.

Dengan pendekatan jurnalistik yang lugas dan objektif, Johan berusaha membedah latar belakang di balik setiap peristiwa hangat agar pembaca mendapatkan sudut pandang yang utuh dan berimbang. Fokus penulisan Johan adalah menghadirkan literasi politik dan sosial yang mudah dicerna, sekaligus mengajak masyarakat untuk lebih responsif dan kritis terhadap situasi yang terjadi di sekitarnya.

Related articles More from author

  • Sebelum Disindir Puan di Acara PDIP, Ganjar Sempat Temui Mega
    Nasional

    Sebelum Disindir Puan di Acara PDIP, Ganjar Sempat Temui Mega

    29 Mei 2021
    By Johan Arif
  • Ridwan Kamil dan Mahfud Tercoret dari Bursa Cawapres Ganjar, AHY hingga Andika Melenggang
    Nasional

    Ridwan Kamil dan Mahfud Tercoret dari Bursa Cawapres Ganjar, AHY hingga Andika Melenggang

    26 Juli 2023
    By Joni Sitohang
  • Diusung PSI Jadi Capres 2024, Begini Respons Ganjar
    Nasional

    Diusung PSI Jadi Capres 2024, Begini Respons Ganjar

    8 Oktober 2022
    By Joni Sitohang
  • Jokowi Belum Ada Niatan Rombak Kabinet, Begini Respons PAN
    Nasional

    Pimpinan PAN Sarankan Jokowi Dirikan ‘Jokowi Institute’ Setelah Selesai Jabat Presiden

    16 November 2022
    By Joni Sitohang
  • Giring Pajang Foto Dirinya 'Capres 2024', Netizen: Jangan Terlalu Tinggi, Jadi Lurah Dulu Saja
    Nasional

    Giring Pajang Foto Dirinya ‘Capres 2024’, Netizen: Jangan Terlalu Tinggi, Jadi Lurah Dulu Saja

    2 Januari 2022
    By Joni Sitohang
  • KPK Peringatkan Edy Rahmayadi Soal Korupsi: Pak Jangan Sampai Hattrick!
    Nasional

    KPK Peringatkan Edy Rahmayadi Soal Korupsi: Pak Jangan Sampai Hattrick!

    23 Februari 2022
    By Joni Sitohang

Berita Menarik Lainnya

  • Tak Ingin Insiden Wadas Ulang Zaman Orba, Partai Buruh Minta Ganjar Tiru Gaya Jokowi Pindahkan PKL Solo
    Nasional

    Tak Ingin Insiden Wadas Ulang Zaman Orba, Partai Buruh Minta Ganjar Tiru Gaya Jokowi Pindahkan PKL Solo

  • Benarkah Jokowi Siapkan KIB untuk Usung Ganjar Pranowo di 2024?
    Nasional

    Survei: Jelang Pilpres Elektabilitas Ganjar Lebih Tinggi dari Jokowi

  • NasDem Deklarasi Anies Capres 2024, KIB Resmi Tolak Ganjar?
    Nasional

    NasDem Deklarasi Anies Capres 2024, KIB Resmi Tolak Ganjar?

  • Laga Manchester United vs Liverpool Ditunda, Begini Kronologinya
    Olahraga

    Laga Manchester United vs Liverpool Ditunda, Begini Kronologinya

  • Khawatir Pembangunan Mandek, Pengamat Minta Jokowi Tak Sembarangan Reshuffle Menteri
    Nasional

    8 Parpol Beri Penolakan, Pengamat: Sistem Pemilu Proporsional Tertutup Membunuh Demokrasi

Artikel Terbaru

  • Cara Mengatasi Diare di Rumah: Gejala dan Penanganannya 19 Oktober 2026
  • Tindak Lanjut Arahan Kapolri, Polda Riau Bongkar Peredaran 47 Kg Sabu 19 Oktober 2026
  • Cara Mengganti Wallpaper HP dengan Foto Sendiri, Mudah & Cepat 19 Oktober 2026
  • Polisi Ditahan atas Dugaan Bunuh Sesama Anggota Polisi 19 Oktober 2026
  • Profil Mohammad Ahsan: Biodata dan Karier Bulu Tangkis 18 Oktober 2026

Kategori

  • Berita Unik (100)
  • Internasional (1,531)
  • Kesehatan (79)
  • Keuangan (18)
  • Kuliner (1,064)
  • Nasional (7,995)
  • Olahraga (1,142)
  • Opini (2)
  • Selebriti (1,175)
  • Teknologi (1,262)
  • tips (15)
  • Tips & Tutorial (1,294)
  • Viral (82)

Cari Artikel

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.