TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›ICJR Soal Intimidasi Polisi ke Personel Sukatani: Jika Terbukti, Harus Ada Sanksi

ICJR Soal Intimidasi Polisi ke Personel Sukatani: Jika Terbukti, Harus Ada Sanksi

By Joni Sitohang
26 Februari 2025
147
0
ICJR Soal Intimidasi Polisi ke Personel Sukatani: Jika Terbukti, Harus Ada Sanksi

TIKTAK.ID – Institute Criminal Justice Reform (ICJR) mendesak adanya penjatuhan sanksi atas polisi dalam kasus pemanggilan terhadap band punk asal Purbalingga, Sukatani. Publik menuding kepolisian menekan dan mengintimidasi dua personel Sukatani. Sesudah dipanggil aparat penegak hukum, musisi itu pun meminta maaf atas lagu “Bayar Bayar Bayar” dan menarik karya tersebut dari peredaran.

Menanggapi hal itu, Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Kepolisian RI mengeklaim telah meminta penjelasan dari anggota Direktorat Reserse Siber (Ditressiber) Polda Jawa Tengah, soal dugaan intimidasi tersebut. Namun berbeda dengan anggapan publik, Polda Jateng mengaku pihaknya sekadar meminta klarifikasi dari Sukatani terkait lagu “Bayar Bayar Bayar” yang memuat kritik terhadap institusi kepolisian.

“ICJR menyerukan supaya Propam dapat bertindak tegas terhadap tindakan-tindakan memanggil orang tanpa dasar, yang oleh polisi sering disebut sebagai klarifikasi,” ungkap Plt Direktur Eksekutif ICJR, Maidina Rahmawati, seperti dilansir Republika, pada Sabtu (22/2/25).

Baca juga : Menteri HAM Ogah Banyak Komentari Lagu Kritik Polisi Milik Band Sukatani

Menurut Maidina, kepolisian tidak berwenang meminta klarifikasi dari seseorang, kecuali untuk kepentingan penegakan hukum. Dia menegaskan, hal itu sudah diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).

“Siapa dan bagaimana polisi bisa memanggil dan meminta keterangan dari seseorang,” terang Maidina.

Berdasarkan berbagai laporan media, Sukatani sempat tak bisa dikontak setelah dicegat oleh “orang yang tidak mereka kenal”. Usai video yang memuat permintaan maaf Sukatani, kedua personel band punk tersebut juga tak muncul di depan publik untuk menyuarakan haknya. Maidina menilai hal itu mengindikasikan adanya dampak represi.

Baca juga : Dukung Efisiensi Anggaran Prabowo Rp750 Triliun, PSI: Ini yang Diperlukan untuk Kemajuan Bangsa

“Kondisi ini menciptakan iklim ketakutan dan merupakan tindakan represi, yang sama sekali tak sejalan dengan KUHAP serta konstitusi negara Indonesia,” tegas Maidina.

Oleh sebab itu, ICJR menyerukan agar Propam tak hanya selesai dengan pemeriksaan atas anggota Polda Jateng. Maidina menjelaskan, mestinya ada tindakan tegas atas dugaan pelanggaran hak rasa aman, penangkapan, serta pembatasan ruang gerak yang sewenang-wenang yang diduga dilakukan anggota kepolisian.

“Bila tindakan intimidatif dan sewenang-wenang itu terbukti, maka harus ada sanksi yang dijatuhkan pada anggota Polda yang terlibat,” tutur Maidina.

TagsBand SukataniICJRInstitute Criminal Justice Reform

Related articles More from author

  • Menteri HAM Ogah Banyak Komentari Lagu Kritik Polisi Milik Band Sukatani
    Nasional

    Menteri HAM Ogah Banyak Komentari Lagu Kritik Polisi Milik Band Sukatani

    26 Februari 2025
    By Joni Sitohang
  • Band Sukatani Isi Soundtrack Film ‘Angkara Murka’
    Nasional

    Band Sukatani Isi Soundtrack Film ‘Angkara Murka’

    22 Juni 2025
    By Johan Arif
  • banjir underpass kemayoran
    Nasional

    Mantan Anak Buah Ahok yang Kini Kasetpres Jokowi, Kritik Anies Soal Penanganan Banjir Underpass Kemayoran

    27 Januari 2020
    By Johan Arif
  • PKB-NasDem Gabung KIM, Prabowo Bergeming Saat Ditanya Peluang Gandeng PDIP
    Nasional

    PKB-NasDem Gabung KIM, Prabowo Bergeming Saat Ditanya Peluang Gandeng PDIP

    28 April 2024
    By Joni Sitohang
  • Ganjar Tegaskan Siap Nyapres, Cocoknya Didampingi Siapa?
    Nasional

    Ganjar Tegaskan Siap Nyapres, Cocoknya Didampingi Siapa?

    24 Oktober 2022
    By Joni Sitohang
  • Erick Peringatkan Ahok Tidak Banyak Drama di BUMN
    Nasional

    Erick Antisipasi Naik-Turun Harga Minyak di Tengah Memanasnya Hubungan AS-Iran

    6 Januari 2020
    By Adam Humain

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • JK Minta Semua Masjid Bacakan Qunut Nazilah untuk Keselamatan Warga Palestina
    Nasional

    JK Minta Semua Masjid Bacakan Qunut Nazilah untuk Keselamatan Warga Palestina

  • Setelah Iran, Presiden Meksiko Nyatakan Siap Pasok Bensin Venezuela Meski Harus Hadapi Sanksi Amerika
    Internasional

    Setelah Iran, Presiden Meksiko Nyatakan Siap Pasok Bensin Venezuela Meski Harus Hadapi Sanksi Amerika

  • Xiaomi Kenalkan Mi Air Charge, Isi Ulang Baterai Ponsel Wireless
    Teknologi

    Xiaomi Kenalkan Mi Air Charge, Isi Ulang Baterai Ponsel Wireless

  • Begini Cara Atasi Masalah Kulit Wajah Akibat Pakai Masker
    Tips & Tutorial

    Begini Cara Atasi Masalah Kulit Wajah Akibat Pakai Masker

  • Palestina Jadi Negara Pertama di Timur Tengah yang Meregistrasi Vaksin Sputnik V Buatan Rusia
    Internasional

    Palestina Jadi Negara Pertama di Timur Tengah yang Meregistrasi Vaksin Sputnik V Buatan Rusia

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.