TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Migrant Care Ungkap Temuan Jual Beli Surat Suara Pemilu di Malaysia, Bawaslu-KPU Buka Suara

Migrant Care Ungkap Temuan Jual Beli Surat Suara Pemilu di Malaysia, Bawaslu-KPU Buka Suara

By Joni Sitohang
4 Maret 2024
637
0
Migrant Care Ungkap Temuan Jual Beli Surat Suara Pemilu di Malaysia, Bawaslu-KPU Buka Suara

TIKTAK.ID – Direktur Eksekutif Migrant Care, Wahyu Susilo membeberkan modus dugaan jual beli surat suara pemilihan umum atau Pemilu 2024 di Malaysia. Wahyu mengatakan harga per satu surat suara dihargai sekitar Rp90 ribu-120 ribu.

Berdasarkan temuan Migrant Care, kasus tersebut didominasi oleh surat suara yang dikirim kepada pemilih lewat pos. Wahyu menyatakan kertas suara itu hanya berhenti pada kotak pos yang ada di apartemen, tempat tinggal warga negara Indonesia atau WNI. Di situlah surat suara dimanfaatkan oleh para calo.

“Nah, di situ banyak calo-calo surat suara yang menjaga kotak pos itu,” ungkap Wahyu pada Minggu malam (25/2/24), seperti dilansir Tempo.co.

Baca juga : Jelaskan Soal Hak Angket DPR, Mahfud MD: Tak Akan Ubah Hasil Pemilu Tapi Bisa Pemakzulan Presiden

Wahyu menjelaskan bahwa satu apartemen bisa menampung ribuan orang. Dia menyebut para WNI ini kebanyakan tinggal dengan para majikannya.

“Misalnya ada sepuluh flat. Berarti ada 10 ribu surat suara, kan,” terang Wahyu.

Menurut Wahyu, modus jual-beli suara terjadi di Malaysia lantaran jumlah pemilih di negara ini sangat banyak. Dia juga menilai pemilih yang menggunakan metode pos di Malaysia cukup besar, diperkirakan mencapai 60 persen dari jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT).

Baca juga : Analis Politik Prediksi PPP Tak Bakal Dampingi PDIP Jadi Oposisi, Kok Bisa?

Menanggapi dugaan jual beli surat suara pemilihan umum atau Pemilu 2024 di Kuala Lumpur, Malaysia, Ketua Komisi Pemilihan Umum atau KPU, Hasyim Asy’ari mengaku pihaknya menggelar rapat. Rapat itu turut melibatkan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) dan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu).

“Ya, ini kan kaitannya dengan itu, sehingga harus kami murnikan lagi,” jelas Hasyim kepada wartawan, di kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat, pada Senin (26/2/24).

Tidak hanya kasus dugaan dagang surat suara ini, Hasyim menyebut pertemuan dengan Bawaslu dan Kemenlu ini, terutama membahas soal rencana Pemungutan Suara Ulang atau PSU di Kuala Lumpur. Pemilu ulang tersebut pun dikhususkan bagi pemilih yang sebelumnya masuk kategori pemilih pos dan Kotak Suara Keliling (KSK).

Baca juga : AHY-Moeldoko Jabat Tangan, Pengamat: Peran Jokowi Menyatukan yang Berseteru

Hasyim menganggap pemilih metode pos dan KSK akan coblos ulang dengan metode pemungutan suara KSK dan Tempat Pemungutan Suara (TPS).

“Nah, oleh Bawaslu direkomendasikan yang diulang yakni pemungutan suara untuk metode pos dan KSK,” kata Hasyim.

TagsBawasluKPUMigrant CarePemilu 2024Pilpres 2024

Related articles More from author

  • Ingin Menang di 2024, PPP Tolak Pemilu Ditunda
    Nasional

    Ingin Menang di 2024, PPP Tolak Pemilu Ditunda

    22 Maret 2022
    By Joni Sitohang
  • Ganjar Blak-blakan Soal Penyakit Koruptif Pemerintahan Saat Ini
    Nasional

    Ganjar Blak-blakan Soal Penyakit Koruptif Pemerintahan Saat Ini

    3 Desember 2023
    By Joni Sitohang
  • Petinggi Demokrat Sebar Foto Anies Baswedan Bersama 3 Ketum Parpol dan Jusuf Kalla
    Nasional

    Petinggi Demokrat Sebar Foto Anies Baswedan Bersama 3 Ketum Parpol dan Jusuf Kalla

    20 September 2022
    By Joni Sitohang
  • Anies Panen Dukungan Nyapres Usai Jadi Kader Pemuda Pancasila
    Nasional

    Anies Panen Dukungan Nyapres Usai Jadi Kader Pemuda Pancasila

    3 Oktober 2022
    By Joni Sitohang
  • Di Tengah Isu Pencatutan NIK Warga, KPU Tetap Loloskan Dharma-Kun Maju Pilkada Jakarta
    Nasional

    Di Tengah Isu Pencatutan NIK Warga, KPU Tetap Loloskan Dharma-Kun Maju Pilkada Jakarta

    23 Agustus 2024
    By Joni Sitohang
  • PDIP Pastikan Sanksi Kader yang Sebut Capres 2024 Sebelum Megawati
    Nasional

    PDIP Pastikan Sanksi Kader yang Sebut Capres 2024 Sebelum Megawati

    22 Oktober 2022
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Amien Rais Jelaskan Beda Pemerintahan Jokowi dan Era SBY
    Nasional

    SBY Wanti-wanti Jokowi agar Tak Pakai Fasilitas Negara untuk ‘Endorse’ Capres

  • Puan Singgung Soal 'Pemimpin yang Cuma Eksis di Medsos', Sindir Ganjar?
    Nasional

    Singgung Trah Soekarno, Pengamat Politik Bandingkan Peluang Puan dan Ganjar di 2024

  • Indra Sjafri Minta Timnas Indonesia U-24 Habis-habisan Lawan Korut
    Olahraga

    Indra Sjafri Minta Timnas Indonesia U-24 Habis-habisan Lawan Korut

  • Anies Komunikasi dengan Partai-partai Usai Putusan MK
    Nasional

    Anies Komunikasi dengan Partai-partai Usai Putusan MK

  • Ahok Yakin Mampu Angkat Pertamina Jadi Perusahaan Kelas Dunia
    Nasional

    Ahok Yakin Mampu Angkat Pertamina Jadi Perusahaan Kelas Dunia

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.