TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Reshuffle Rabu Pon Tak Terjadi, Pengamat: Jokowi Ingin Dikawal NasDem Sampai 2024

Reshuffle Rabu Pon Tak Terjadi, Pengamat: Jokowi Ingin Dikawal NasDem Sampai 2024

By Joni Sitohang
2 Februari 2023
253
0
Reshuffle Rabu Pon Tak Terjadi, Pengamat: Jokowi Ingin Dikawal NasDem Sampai 2024

TIKTAK.ID – Isu reshuffle atau perombakan Kabinet oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Rabu (1/2/23) kemarin ternyata tidak menjadi realita. Menanggapi hal itu, Analis Politik dan Direktur Eksekutif Aljabar Strategic, Arifki Chaniago menyebut Rabu Pon 1 Februari 2023 sudah gagal menjadi momentum reshuffle Kabinet.

Arifki menilai pertemuan Jokowi dengan Surya Paloh di Istana beberapa hari lalu telah menghasilkan keuntungan bagi kedua belah pihak.

“Asumsinya, menteri dari NasDem dipertahankan, lalu NasDem akan menjaga Jokowi hingga 2024 mendatang,” ungkap Arifki, pada Rabu, seperti dilansir Republika.co.id.

Baca juga : Tak Hanya Akan Teruskan Program Jokowi, Ini Alasan Gerindra Ingin Prabowo Jadi Presiden

Kemudian Arifki mengatakan alasan kedua yakni Presiden Jokowi masih berat hati ditinggalkan oleh Partai NasDem. Sebab, kata Arifki, sejak awal 2014 silam, NasDem merupakan partai kedua setelah PDIP yang mengusung Jokowi. Arifki menyatakan saat Pemerintahan Jokowi sudah berjalan dua periode, NasDem menjadi partai yang paling mudah diajak kompromi oleh presiden.

“Walaupun Jokowi adalah kader PDIP, tapi ia lebih mudah membangun kesempatan dengan NasDem dan Golkar. Pilihan mempertahankan NasDem merupakan langkah Jokowi dalam menjaga keseimbangan politik di sekelilingnya,” tutur Arifki.

Selain itu, Arifki mengaku melihat kepintaran Surya Paloh dalam percaturan politik. Dia menjelaskan bahwa saat melihat partai koalisi pendukung Pemerintah mulai tidak nyaman dengan NasDem, Paloh tahu kemana ia harus “mengadu”. Arifki menyebut pilihan Paloh yakni Partai Golkar yang notabene adalah partai masa lalu Surya Paloh.

Baca juga : Soal Isu Reshuffle Rabu Pon, Mahfud MD: Nggak Ada Agenda di Istana, Jokowi ke Bali

“Bang Surya yang punya romantisme sejarah yang kuat dengan Golkar tentu lebih mudah untuk memperoleh dukungan. Terlebih keduanya sama-sama partai pendukung Pemerintahan Jokowi,” tutur Arifki.

Sebelumnya, Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh sempat menemui Jokowi di Istana Negara, Jakarta, pada Kamis (26/1/23). Paloh pun mengeklaim Jokowi tetap menerimanya dengan hangat.

“Saya tak melihat ada perubahan. Suasana penerimaannya baik, dalam apa saja yang saya pahami, dalam memahami komunikasi ya,” jelas Surya di kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta, pada Rabu (1/2/23), mengutip Kompas.com.

Baca juga : Ma’ruf Amin Minta NU Jaga NKRI, Berkontribusi dalam Pembangunan dan Perbaiki Umat

Paloh mengaku pertemuan itu berlangsung cukup lama, hingga 1 jam 20 menit. Dia tidak membeberkan secara rinci apa yang dibahas dalam pertemuan tersebut, tapi dia tak ingin ambil pusing dengan segala penafsiran yang muncul di masyarakat saat ini.

TagsJokowiNasDemPemilu 2024Rabu PonReshuffleReshuffle Kabinet

Related articles More from author

  • Nasdem Buka Suara Soal Baliho Dukungan Anies Capres 2024 di DIY
    Nasional

    Nasdem Buka Suara Soal Baliho Dukungan Anies Capres 2024 di DIY

    27 Mei 2022
    By Joni Sitohang
  • Jokowi Desak PBB Tindak Tegas Aksi Brutal Israel terhadap Palestina
    Nasional

    Jokowi Desak PBB Tindak Tegas Aksi Brutal Israel terhadap Palestina

    12 Mei 2021
    By Johan Arif
  • TIKTAK.ID - Jokowi inginkan sistem senjata AWS, mesin pembunuh otomatis yang masih dianggap kontroversial
    Nasional

    Jokowi Inginkan Sistem Senjata AWS, Mesin Pembunuh Otomatis yang Dianggap Kontroversial

    25 Januari 2020
    By Rusli Qomar
  • Pengamat Politik Desak Prabowo Dorong Orang Lain Nyapres Ketimbang Paksakan Diri
    Nasional

    Pengamat Politik Desak Prabowo Dorong Orang Lain Nyapres Ketimbang Paksakan Diri

    1 Juni 2022
    By Joni Sitohang
  • Jokowi Digeruduk 14 Purnawirawan Jenderal, Ada Tri Sutrisno dan Agum Gumelar, Ada Apa?
    Nasional

    Jokowi Digeruduk 14 Purnawirawan Jenderal, Ada Tri Sutrisno dan Agum Gumelar, Ada Apa?

    20 Juni 2020
    By Joni Sitohang
  • Migrant Care Ungkap Temuan Jual Beli Surat Suara Pemilu di Malaysia, Bawaslu-KPU Buka Suara
    Nasional

    Migrant Care Ungkap Temuan Jual Beli Surat Suara Pemilu di Malaysia, Bawaslu-KPU Buka Suara

    4 Maret 2024
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • TIKTAK.ID - Jokowi inginkan sistem senjata AWS, mesin pembunuh otomatis yang masih dianggap kontroversial
    Nasional

    Jokowi Inginkan Sistem Senjata AWS, Mesin Pembunuh Otomatis yang Dianggap Kontroversial

  • Pidato Kim Jong Un
    Internasional

    Dunia Deg-Degan Tunggu Pidato Tahun Baru Kim Jong Un, Ada Apa?

  • Soal Petisi Penolakan Pemindahan IKN, Begini Penjelasan Pemerintah
    Nasional

    Soal Petisi Penolakan Pemindahan IKN, Begini Penjelasan Pemerintah

  • Anak Buah Anies Belum Bisa Komentar Soal Dinner Bareng Miyabi
    Nasional

    Anak Buah Anies Belum Bisa Komentar Soal Dinner Bareng Miyabi

  • Waspadai Gejala Kanker Payudara Selain Benjolan
    Tips & Tutorial

    Waspadai Gejala Kanker Payudara Selain Benjolan

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.