TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Kader Muhammadiyah Ingatkan Soal Kampanye Khilafah Tunggangi Isu Perppu Cipta Kerja

Kader Muhammadiyah Ingatkan Soal Kampanye Khilafah Tunggangi Isu Perppu Cipta Kerja

By Joni Sitohang
16 Januari 2023
266
0
Kader Muhammadiyah Ingatkan Soal Kampanye Khilafah Tunggangi Isu Perppu Cipta Kerja

TIKTAK.ID – Mayarakat diminta untuk mewaspadai langkah kelompok radikal yang kerap menunggangi isu sosial dan politik demi mencapai tujuannya. Salah satu isu hangat yang mencuri perhatian masyarakat yakni terbitnya Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Cipta Kerja.

Menurut Kader Intelektual Muhammadiyah, Muhammad Abdullah Darraz, terbitnya Perppu Cipta Kerja memang menjadi kontroversi sebagian kalangan yang harus disikapi secara kritis dan argumentatif. Akan tetapi, dia menyebut kampanye khilafah terselubung kelompok radikal dalam isu ini, dengan cara membangun public distrust dan narasi kebencian terhadap negara menjadi persoalan berbeda.

“Pada prinsipnya, sistem negara kita kan sebetulnya tak memberikan ruang sekecil apa pun bagi siapa pun yang melakukan tindakan-tindakan inkonstitusional. Terutama bagi kelompok yang mendompleng isu-isu tertentu, lalu menciptakan kericuhan dan social disorder. Itu kalau bahasa konstitusi adalah makar,” ujar Darraz di Jakarta, pada Jumat (13/1/23), seperti dilansir Sindonews.com.

Baca juga : Gerindra Klaim Sandiaga Patuhi Partai dan Dukung Prabowo Jadi Capres 2024

Darraz menjelaskan bahwa kekacauan sosial dan tindakan yang termasuk makar dalam upaya menggulingkan pemerintahan yang sah apalagi di dalam negara yang tidak sedang berkonflik, dalam kacamata fikih Islam disebut sebagai “Al-Baghiu” atau “Bughat”.

Sekadar informasi, Bughat memulai sejarahnya ketika masa Pemerintahan Khalifah Abu Bakar, dengan kemunculan kelompok yang enggan mengakui pemerintahan Abu Bakar dan menciptakan sosial disorder. Kelompok itu pun dinilai sebagai pemberontak hingga wajib diperangi.

“Jadi menciptakan situasi yang tidak tertib dan tidak stabil. Nah itu saya kira dapat dikategorikan bagian dari bughat. Tapi para ulama kan berbeda pendapat terkait hukumnya (bughat),” tutur mantan Direktur Eksekutif Maarif Institute tersebut.

Baca juga : Ma’ruf Amin Ingin Presiden atau Wapres Diisi Kiai-Santri

Darraz memaparkan bahwa setidaknya terdapat tiga kategori bughat berdasarkan pendapat para ulama. Pertama, kata Darraz, bughat yang dikategorikan sebagai orang yang melakukan pidana atau jarimah. Hukumannya yakni harus ditentukan lewat pengadilan. Jadi ada hakim yang memutuskan, tidak boleh penguasa, imam, atau presiden yang memutuskan hukumannya.

“Kedua, pendapat yang agak ekstrem yaitu kelompok bughat atau pembangkangnya disebut sebagai kafir, jadi sudah keluar dari Islam. Hukumannya boleh langsung dibunuh, diperangi langsung atas perintah imam, raja atau presiden,” ucap Darraz.

Ketiga yaitu bughat dianggap sebagai fasik, sehingga dilihat dan diberikan kesempatan untuk taubat telebih dahulu. Bila melawan atau menolak, maka baru boleh diperangi. Tapi Darraz menekankan untuk menganalisis secara hati-hati dalam membedakan antara yang kritis dan yang melakukan pembangkangan.

Baca juga : Gus Muhaimin Ngaku Juga Ingin Diendorse Capres oleh Jokowi

Darraz lantas menyatakan dalam konteks polemik UU Cipta Kerja yang ditunggangi kelompok radikal, dengan membawa narasi khilafah terselubung serta bersembunyi di balik alasan kritik. Dia menganggap kritik haruslah disampaikan dengan santun, objektif, elegan, dan tidak ada tujuan terselubung lainnya melainkan untuk kebaikan umat, rakyat dan pemerintah itu sendiri.

TagsCipta KerjaCiptakerkhilafahMuhammadiyah

Related articles More from author

  • Usulan NU dan Muhammadiyah Tunda Pilkada Ditolak Jokowi, Begini Respons Haedar Nashir
    Nasional

    Usulan NU dan Muhammadiyah Tunda Pilkada Ditolak Jokowi, Begini Respons Haedar Nashir

    23 September 2020
    By Joni Sitohang
  • Haedar Nashir: Jokowi Presiden Paling Sering Datangi Acara Muhammadiyah
    Nasional

    Haedar Nashir: Jokowi Presiden Paling Sering Datangi Acara Muhammadiyah

    21 Agustus 2023
    By Joni Sitohang
  • Eks Ketum Muhammadiyah Ikut Angkat Bicara Soal Penunjukan Calon Kapolri oleh Jokowi
    Nasional

    Eks Ketum Muhammadiyah Ikut Angkat Bicara Soal Penunjukan Calon Kapolri oleh Jokowi

    14 Januari 2021
    By Joni Sitohang
  • Polda Metro Sebut Satgas Covid Tak Terbitkan Surat Izin Reuni 212
    Nasional

    Polisi Tangkap Sosok Pemberi Doktrin Khilafah di Khilafatul Muslimin

    14 Juni 2022
    By Joni Sitohang
  • Viral! Situs Resmi DPR Diretas, Tampilan Berandanya Berubah Jadi 'Dewan Pengkhianat Rakyat Republik Indonesia'
    Nasional

    Viral! Situs Resmi DPR Diretas, Tampilan Berandanya Berubah Jadi ‘Dewan Pengkhianat Rakyat Republik Indonesia’

    8 Oktober 2020
    By Joni Sitohang
  • TIKTAK.ID - Buya Syafi'i Bawa Pesan Penting untuk Ahok Soal Anak Bangsa Bermental Asing Jadi Mafia Migas
    Nasional

    Buya Syafi’i Bawa Pesan Penting untuk Ahok Soal Anak Bangsa Bermental Asing Jadi Mafia Migas

    19 Desember 2019
    By Rusli Qomar

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Cara memindahkan data dari HP lama ke HP baru smartphone data transfer
    Teknologi

    7 Cara Memindahkan Data dari HP Lama ke HP Baru biar Nggak Ribet

  • Terkait Kabar Sandiaga Pindah PPP, Prabowo: Setiap Orang Boleh Pindah Partai
    Nasional

    Terkait Kabar Sandiaga Pindah PPP, Prabowo: Setiap Orang Boleh Pindah Partai

  • Densus 88 Beberkan Syam Organizer Hasilkan Hampir 15 Miliar Per Tahun untuk Danai Teroris
    Nasional

    Densus 88 Beberkan Syam Organizer Hasilkan Hampir 15 Miliar Per Tahun untuk Danai Teroris

  • Frustrasi pada Tabiat Bandel Pasukannya, Jepang Putuskan Lockdown Pangkalan Militer Amerika Serikat di Okinawa
    Internasional

    Frustrasi pada Tabiat Bandel Pasukannya, Jepang Putuskan Lockdown Pangkalan Militer Amerika Serikat di Okinawa

  • Akankah Sandiaga Uno Presiden
    Nasional

    Akankah Sandiaga Uno Jadi Presiden RI 2024?

Artikel Terbaru

  • Cara Membuat Spreadsheet Keuangan Pribadi di Google Sheets 4 November 2026
  • POCO C95 Pro: Spesifikasi Lengkap, Harga, dan Kelebihannya 3 November 2026
  • Mutasi Besar-Besaran Kapolri Suyudi, 6 Wakapolda Diganti 3 November 2026
  • SSD NVMe vs SSD SATA: Mana yang Lebih Cepat untuk Laptop? 3 November 2026
  • Infeksi Saluran Kemih: Gejala, Penyebab, dan Cara Mengatasinya 3 November 2026

Kategori

  • Berita Unik (100)
  • Internasional (1,531)
  • Kesehatan (98)
  • Keuangan (24)
  • Kuliner (1,070)
  • Nasional (8,039)
  • Olahraga (1,148)
  • Opini (2)
  • Selebriti (1,175)
  • Teknologi (1,309)
  • tips (15)
  • Tips & Tutorial (1,294)
  • Viral (82)

Cari Artikel

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.