TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›SMRC Sebut Tak Ada ‘Efek Ekor Jas’ dari Puan untuk PDIP

SMRC Sebut Tak Ada ‘Efek Ekor Jas’ dari Puan untuk PDIP

By Joni Sitohang
3 Oktober 2022
388
0
SMRC Sebut Tak Ada 'Efek Ekor Jas' dari Puan untuk PDIP

TIKTAK.ID – Studi eksperimental Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) menyatakan bahwa Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, dan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto memiliki pengaruh signifikan terhadap peningkatan suara PDIP, jika diusung sebagai calon presiden (Capres) 2024 mendatang.

Sebaliknya, jika Ketua DPR Puan Maharani yang diusung, maka suara PDIP tidak berubah, justru cenderung melemah.

Hasil studi tersebut dipresentasikan oleh pendiri SMRC, Saiful Mujani, dalam program Bedah Politik bersama Saiful Mujani bertajuk ”Efek Calon Presiden terhadap Partai” di YouTube SMRC TV, pada Kamis (29/9/22).

Baca juga : Soal Batasan Usia Capres, Fadli Zon: Calon-calon Terbaik Disisihkan

Saiful menilai penting bagi PDIP untuk mendiskusikan mengenai siapa yang bakal diusung sebagai Capres. Sebab, kata Saiful, partai pimpinan Megawati Soekarnoputri tersebut punya sejumlah calon untuk diusung pada Pilpres 2024. Dia melanjutkan, penting untuk dicatat kalau PDIP merupakan partai dengan perolehan suara terbanyak dalam dua Pemilu terakhir.

Menurut Saiful, pertanyaan teoretisnya adalah efek ekor jas. Dia menjelaskan, umumnya partai yang mengusung calon bagus ikut terangkat suaranya. Sementara bila mencalonkan tokoh yang buruk, maka suara partai tidak dapat terangkat, atau bahkan punya pengaruh negatif terhadap partai tersebut.

Oleh sebab itu, Saiful menyatakan pilihan partai terhadap calon menjadi pilihan strategis bagi partai itu sendiri. Dia menegaskan, hal ini berlaku untuk semua partai.

Baca juga : Anies Panen Dukungan Nyapres Usai Jadi Kader Pemuda Pancasila

”Ini berbeda dengan Gerindra misalnya, yang telah menetapkan Prabowo Subianto sebagai calon presiden definitif. Begitu pula dengan Golkar yang belum punya calon lain selain Ketua Umumnya, Airlangga Hartarto,” ungkap Saiful, mengutip Sindonews.com.

Kemudian untuk menjawab efek calon pada perolehan suara partai, SMRC melakukan studi eksperimental, guna melihat hubungan kausalitas antara calon dan partai. Survei tersebut dilakukan secara tatap muka pada 5-13 Agustus 2022. Jumlah responden sebanyak 1.220, dengan margin of error ± 3,1% pada tingkat kepercayaan 95%.

Pertama, yang diuji adalah variabel kontrol (T0), yaitu pilihan pada PDIP. Terdapat 28 persen yang mengaku bakal memilih PDIP, yang menyatakan tidak akan memilih 43 persen, dan tidak tahu 29 persen.

Baca juga : Bagaimana Reputasi Budi Djiwandono, Ponakan Prabowo yang Diutus Gaet Suara Milenial?

Setelah itu diajukan pertanyaannya jika PDIP mencalonkan Puan Maharani untuk menjadi presiden, apakah responden juga akan memilih PDIP atau calon anggota DPR dari PDIP? Hasilnya, sebanyak 25 persen akan memilih PDIP, namun 44 persen menyatakan tidak, dan 31 persen menjawab tidak tahu.

TagsCapres 2024PDIPPemilu 2024PuanPuan Maharani

Related articles More from author

  • Soal Jokowi Tak Ucapkan Selamat Ultah ke NasDem, Begini Penjelasan PDIP
    Nasional

    Soal Jokowi Tak Ucapkan Selamat Ultah ke NasDem, Begini Penjelasan PDIP

    15 November 2022
    By Joni Sitohang
  • Prabowo Sowan ke Rais Aam PBNU: Bukan Urusan Pilpres
    Nasional

    Prabowo Sowan ke Rais Aam PBNU: Bukan Urusan Pilpres

    8 November 2022
    By Joni Sitohang
  • Soal RUU Pemilu, Demokrat Curiga Jokowi Siapkan Gibran untuk Pilgub DKI
    Nasional

    Soal RUU Pemilu, Demokrat Curiga Jokowi Siapkan Gibran untuk Pilgub DKI

    11 Februari 2021
    By Joni Sitohang
  • PDIP Terus Desak Negara Minta Maaf ke Bung Karno
    Nasional

    PDIP Terus Desak Negara Minta Maaf ke Bung Karno

    14 November 2022
    By Joni Sitohang
  • PDIP Desak Denny Indrayana Beberkan Sumber Pembocor Putusan MK Soal Sistem Pemilu
    Nasional

    PDIP Desak Denny Indrayana Beberkan Sumber Pembocor Putusan MK Soal Sistem Pemilu

    31 Mei 2023
    By Joni Sitohang
  • Ganjar Pemimpin Boneka? Begini Penjelasan Pengamat SMRC
    Nasional

    Ganjar Pemimpin Boneka? Begini Penjelasan Pengamat SMRC

    23 September 2023
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Duet Ganjar-Puan Disebut Penerus Konsep Bung Karno dan Bisa Lanjutkan Kepemimpinan Jokowi
    Nasional

    Megawati Bakal Tetap Pilih Puan Jika Jokowi Dukung Ganjar

  • Amien Rais Soal Gibran Cawapres: Dia Milenial Gadungan
    Nasional

    Amien Rais Soal Gibran Cawapres: Dia Milenial Gadungan

  • Susi Pudjiastuti Desak Jokowi Turunkan Harga PCR RI jadi Rp96 Ribu, Tiru India
    Nasional

    Susi Pudjiastuti Desak Jokowi Turunkan Harga PCR RI jadi Rp96 Ribu, Tiru India

  • Diprotes Banyak Orang, Uya Kuya Ungkap Motifnya Cetuskan Ide Pamer Saldo ATM Para Artis
    SelebritiViral

    Diprotes Banyak Orang, Uya Kuya Ungkap Motifnya Cetuskan Ide Pamer Saldo ATM Para Artis

  • Tepis Tudingan Soal Pernikahan Politik, Ketua MK: Pak Jokowi Tak Bisa Lagi Ikut Pilpres
    Nasional

    Tepis Tudingan Soal Pernikahan Politik, Ketua MK: Pak Jokowi Tak Bisa Lagi Ikut Pilpres

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.