TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Jika Benar Data yang Dibocorkan Bjorka ‘Ecek-ecek’ Kenapa Jokowi Bentuk Tim Khusus?

Jika Benar Data yang Dibocorkan Bjorka ‘Ecek-ecek’ Kenapa Jokowi Bentuk Tim Khusus?

By Joni Sitohang
15 September 2022
438
0
Jika Benar Data yang Dibocorkan Bjorka ‘Ecek-ecek’ Kenapa Jokowi Bentuk Tim Khusus?

TIKTAK.ID – Beberapa pejabat cenderung menganggap remeh kebocoran data oleh hacker Bjorka. Mereka beralasan data-data yang diumbar peretas yang mengaku berbasis di Polandia tersebut tidak penting. Namun benarkah demikian?

Seperti dilansir CNNIndonesia.com, Bjorka pertama mengunggah di situs berbagi bocoran breached.to berupa data pelanggan Tokopedia yang dibobol pada April 2020 lalu. Data tersebut berisi user ID, password hash, email, hingga nomor telepon.

Kedua, sebanyak 270,904,989 data pengguna media sosial literatur Wattpad, 20 Agustus. Data yang dibobol pada Juni 2020 itu di antaranya memuat password, login, nomor kontak, sampai nama asli.

Baca juga : Datanya Dibocorkan Bjorka, Mahfud MD: Bodo Amat!

Ketiga, 26 juta data pelanggan IndiHome, yang berisi nama lengkap, email, gender, Nomor Induk Kependudukan (NIK), IP Address, hingga situs apa saja yang dikunjungi.

Keempat, 1,3 miliar data registrasi SIM card yang disebut-sebut dibobol dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo). Isi data itu adalah NIK, nomor telepon, provider-nya, sampai tanggal registrasi.

Kelima, 105 juta data kependudukan dari Komisi Pemilihan Umum (KPU), 6 September, yang memuat NIK, nomor Kartu Keluarga (KK), hingga nama lengkap.

Baca juga : Ketahui Arti Nama Bjorka, Hacker yang Bobol Data Penting di Indonesia

Keenam, data surat rahasia untuk Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada periode 2019-2021, 9 September. Salah satunya yaitu surat dalam amplop tertutup dari Badan Intelijen Negara (BIN).

Ketujuh, data-data pribadi pejabat publik yang disentil Bjorka. Di antaranya Menkominfo Johnny G Plate, Ketua DPR Puan Maharani, Menteri BUMN Erick Thohir, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Ketua PSSI Mochammad Iriawan, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, hingga Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD serta Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan. Data yang dibocorkan adalah NIK, alamat rumah, pendidikan, sampai data vaksinasi.

Merespons hal itu, Mahfud menyatakan tidak ambil pusing dengan data-data pribadinya yang diungkap Bjorka.

Baca juga : AHY Panggil Ribuan Kader Demokrat ke Jakarta, Bahas Kenaikan Harga BBM dan Capres

“Sebab data pribadi saya bukan rahasia, bisa diambil dan dilihat di Wikipedia (Google), di sampul belakang buku2 saya, di LHKPN KPK. Data pribadi saya terbuka, jadi tak perlu dibocorkan,” cuit Mahfud melalui akun Twitternya, pada Selasa (13/9/22).

Senada dengan Mahfud, Erick Thohir mengaku data yang dibuka Bjorka masih normal, walaupun ada kesalahan dalam hal pendidikan terakhir yang harusnya universitas, bukan SMA.

Jika benar data yang dibocorkan Bjorka tidak penting, lalu mengapa Presiden Jokowi justru meminta jajaran terkait di Kabinetnya segera membentuk Tim Khusus untuk merespons serangan hacker tersebut?

Baca juga : Fadli Zon Buka Suara Soal Isu Sandiaga Maju Capres

Seperti didiketahui, pembentukan Tim Khusus itu dilakukan setelah Pemerintah menggelar rapat di Istana Kepresidenan Jakarta. Tim itu akan menindaklanjuti serangan-serangan siber yang diterima beberapa waktu terakhir.

“Perlu ada emergency response team terkait untuk menjaga data, tata kelola data, yang baik di Indonesia dan untuk menjaga kepercayaan publik,” kata Menteri Komunikasi dan Informatika Jhonny G Plate di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (12/9/22).

Tidak main-main, bahkan Jhonny menyebut Tim Khusus tersebut akan terdiri dari Badan Siber dan Sandi Nasional (BSSN), Kominfo, Polri, dan termasuk juga Badan Intelijen Negara (BIN).

TagsBjorkaHackerJokowi

Related articles More from author

  • Aliansi BEM Indonesia Gelar Demo ‘Menghitung Hari Menuju Pengadilan Jokowi’ di DPR
    Nasional

    Aliansi BEM Indonesia Gelar Demo ‘Menghitung Hari Menuju Pengadilan Jokowi’ di DPR

    18 Oktober 2024
    By Joni Sitohang
  • Jokowi Lantik 5 Pimpinan KPK 2019-2023 Siang Ini, Berikut Profil Singkatnya
    Nasional

    Jokowi Lantik 5 Pimpinan KPK 2019-2023 Siang Ini, Berikut Profil Singkatnya

    20 Desember 2019
    By Johan Arif
  • Diisukan Bahas Reshuffle Kabinet, Demokrat Beberkan Tiga Poin Hasil Pertemuan SBY-Jokowi
    Nasional

    Diisukan Bahas Reshuffle Kabinet, Demokrat Beberkan Tiga Poin Hasil Pertemuan SBY-Jokowi

    6 Oktober 2023
    By Joni Sitohang
  • Beda dengan Jokowi yang Utamakan Dampak Ekonomi Virus Corona, Puan dan Anies: Keselamatan Warga Negara Lebih Utama
    Nasional

    Beda dengan Jokowi yang Utamakan Dampak Ekonomi Virus Corona, Puan dan Anies: Keselamatan Warga Negara Lebih Utama

    4 Maret 2020
    By Johan Arif
  • Banyak Pihak Sebut Prabowo Pengkhianat, PKS: Diusut Saja
    Nasional

    Soroti Isu Reshuffle Kabinet, PKS: Jangan Jadi Ajang Atur Ulang Peta Politik

    23 April 2021
    By Johan Arif
  • Kala Jokowi Curhat di Depan Ulama Soal Besaran Subsidi BBM: Negara Mana Pun Nggak Akan Kuat
    Nasional

    Kala Jokowi Curhat di Depan Ulama Soal Besaran Subsidi BBM: Negara Mana Pun Nggak Akan Kuat

    3 Agustus 2022
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Sebelum Jadi Personil Super Junior, Kim Heechul Ternyata Seorang Buruh Pabrik
    Selebriti

    Sebelum Jadi Personil Super Junior, Kim Heechul Ternyata Seorang Buruh Pabrik

  • TIKTAK.ID - Aneh, Istana Larang Semua Instansi Pemerintah Pajang Gambar Jokowi di Atribut 17 Agustusan
    Nasional

    Aneh, Istana Larang Semua Instansi Pemerintah Pajang Gambar Jokowi di Atribut 17 Agustusan

  • Baim Wong Debut Jadi Produser Lewat Film ‘Berbalas Kejam'
    Selebriti

    Baim Wong Debut Jadi Produser Lewat Film ‘Berbalas Kejam’

  • Dulu Jadi Lawan Politik, Begini Ucapan Duka Ahok Atas Meninggalnya Haji Lulung
    Nasional

    Dulu Jadi Lawan Politik, Begini Ucapan Duka Ahok Atas Meninggalnya Haji Lulung

  • Partai Republik Gantung Aturan Saksi Sidang Pemakzulan Trump
    Internasional

    Partai Republik Gantung Aturan Saksi Sidang Pemakzulan Trump

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.