TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Olahraga
Home›Olahraga›IPSI Ungkap Indikasi Kecurangan SEA Games Pencak Silat

IPSI Ungkap Indikasi Kecurangan SEA Games Pencak Silat

By Mahdi Yahya
19 Mei 2022
444
0
IPSI Ungkap Indikasi Kecurangan SEA Games Pencak Silat

TIKTAK.ID – Wakil Sekjen Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI), Bayu Syahjohan mengatakan bahwa terdapat indikasi menjegal pesilat-pesilat Indonesia dalam ajang SEA Games 2021.

Untuk diketahui, tim pencak silat Indonesia telah gagal memenuhi target empat emas yang ditetapkan untuk SEA Games 2021. Tim pencak silat hanya dapat merebut 1 emas, 4 perak, dan 3 perunggu.

Bayu menyebut ada faktor nonteknis terkait fairplay. Sebab, kata Bayu, Indonesia merasa ada kolaborasi antarnegara peserta untuk menjegal pesilat Indonesia.

“Ada wasit yang berbicara ke saya, dan meminta saya untuk tenang karena mereka memastikan bersikap netral terhadap Indonesia. Artinya memang ada komunikasi itu, untuk menjegal Indonesia,” ujar Bayu, seperti dikutip CNN Indonesia dari Antara.

Kemudian Bayu mencontohkan momen indikasi kecurangan. Bayu memaparkan, kecurangan pertama yakni saat Puspa Arum Sari turun di nomor seni tunggal putri.

“Puspa itu nyata-nyatanya tak ada lawan di tunggal putri. Lawan Filipina di final, bila dilihat videonya, jelas kalau lawan itu tidak ada kekuatan. Bahkan dia seperti anak TK yang melawan anak SMA. Namun ini subjektifitas penilaian saya,” ucap Bayu.

Lantas Bayu menyatakan kalau pihaknya telah bergerak melancarkan protes langsung terkait ketidakadilan yang dia rasakan. Dia pun mengaku melakukan hal itu saat melihat pertandingan Iqbal Chandra Pratama, peraih emas Asian Games 2018.

Bayu menjelaskan, Iqbal sudah memimpin 20 angka atas lawan, tetapi bisa tersusul tanpa lawan. Padahal, Bayu menilai Iqbal tidak melakukan gerakan berarti.

“Mengenai pertandingan Iqbal ini kami sudah protes. Namun ternyata hasilnya tidak bisa dianulir,” terang Bayu.

Selain itu, Bayu menyoroti Hanifan Yudani Kusumah, peraih emas di Asian Games 2018, yang kalah di babak penyisihan. Bayu mengklaim bahwa Hanifan telah dirugikan oleh keputusan juri.

Kemudian Bayu menyinggung pengurangan 10 poin yang dialami oleh Mustakim ketika tampil di kelas B putra. Bayu menganggap pelanggaran yang dilakukan oleh Mustakim tidak tergolong berat. Mestinya, kata Bayu, Mustakim hanya perlu dikurangi lima poin.

TagsIkatan Pencak Silat IndonesiaIPSIpencak silatSEA Games 2021

Related articles More from author

  • Menang Lawa Timor Leste, Shin Tae Yong: Performa Timnas Indonesia U-23 Menurun
    Olahraga

    Menang Lawa Timor Leste, Shin Tae Yong: Performa Timnas Indonesia U-23 Menurun

    14 Mei 2022
    By Mahdi Yahya
  • Asnawi Absen di Semifinal SEA Games
    Olahraga

    Asnawi Absen di Semifinal SEA Games

    19 Mei 2022
    By Mahdi Yahya
  • Witan Ungkap Penyebab Kegagalan Indonesia di SEA Games
    Olahraga

    Witan Ungkap Penyebab Kegagalan Indonesia di SEA Games

    27 Mei 2022
    By Mahdi Yahya
  • Shin Tae Yong Bongkar Kunci Bungkam Myanmar
    Olahraga

    Shin Tae Yong Bongkar Kunci Bungkam Myanmar

    19 Mei 2022
    By Mahdi Yahya
  • IPSI Dorong Prabowo Kebut Terbitkan Inpres untuk Percepat Pencak Silat Masuk Olimpiade
    Nasional

    IPSI Dorong Prabowo Kebut Terbitkan Inpres untuk Percepat Pencak Silat Masuk Olimpiade

    14 April 2026
    By Joni Sitohang
  • Targetkan Medali Emas di SEA Games 2021, Kemenpora Siap Kucurkan Dana
    Olahraga

    Targetkan Medali Emas di SEA Games 2021, Kemenpora Siap Kucurkan Dana

    3 Februari 2021
    By Mahdi Yahya

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Galaxy S20 FE (Fan Edition) Suguhkan Fitur Premium
    Teknologi

    Galaxy S20 FE (Fan Edition) Suguhkan Fitur Premium

  • DPR Kebut Omnibus Law Ciptaker di Masa Reses, Demokrat: Cacat Sejak Awal, Banyak Penumpang Gelap
    Nasional

    DPR Kebut Omnibus Law Ciptaker di Masa Reses, Demokrat: Cacat Sejak Awal, Banyak Penumpang Gelap

  • NasDem Sebut Revolusi Mental ala Jokowi Belum Maksimal, PDIP Buka Suara
    Nasional

    NasDem Sebut Revolusi Mental ala Jokowi Belum Maksimal, PDIP Buka Suara

  • Amora Lemos Tanda Tangan Kontrak dengan Sony Music
    Selebriti

    Amora Lemos Tanda Tangan Kontrak dengan Sony Music

  • TIKTAK.ID - Kapolresta Solo yang Baru Ketiban Tugas Tangkap Otak dan Pelaku Aksi Brutal 'Sabtu Malam Kelabu'
    Nasional

    Kapolresta Solo yang Baru Ketiban Tugas Tangkap Otak dan Pelaku Aksi Brutal ‘Sabtu Malam Kelabu’

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.