TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›6 Orang Tewas dalam Demonstrasi di India

6 Orang Tewas dalam Demonstrasi di India

By Bagas F Sinaga
16 Desember 2019
944
0
TIKTAK.ID - 6 Orang Tewas dalam Demonstrasi di India

TIKTAK.ID – Demonstrasi menentang aturan baru tentang kewarganegaraan di India terus berlanjut. Demonstrasi kali ini terjadi diberbagai kota dan telah mengakibatkan enam korban jiwa. Sejumlah korban tewas akibat bentrokan dengan Polisi, seperti yang dilaporkan France24.

Di kota negara bagian Assam, Guwahati polisi berpatroli di jalan-jalan dengan kondisi siaga penuh. Di kota ini ketegangan masih tetap tinggi. Bahkan enam korban tewas berasal dari kota ini. Empat korban tewas akibat ditembak polisi, satu korban tewas saat tokonya dibakar koban sedang tidur di dalamnya, sementara satu lagi karena dipukuli polisi.

Setidaknya 5 ribu orang turun berdemonstrasi di kota Assam, pada Ahad 15 Desember 2019. Polisi terus berjaga-jaga dan mengawasi para demonstran yang bernyanyi, meneriakkan dan membawa spanduk bertuliskan “Assam panjang umur.”

Baca juga: Rakyat India Protes Aturan Baru ‘Nasionalisme Hindu’ ala Modi yang Dicap Mirip Nazi

Aturan baru yang disahkan parlemen nasional pada Rabu lalu itu memungkinkan New Delhi untuk memberikan kewarganegaraan kepada jutaan imigran ilegal dari tiga negara tetangga India pada atau sebelum 31 Desember 2014. Namun aturan ini tak berlaku bagi imigran yang beragama Islam.

Kekhawatiran tak hanya muncul dari kalangan umat Islam tapi juga warga India lain. Mereka tak senang dengan masuknya umat Hindu dari Bagladesh yang masuk India ingin mendapatkan kewarganegaraan.

“Assam akan terus memlakukan protes. India adalah negara demokrasi dan pemerintah harus mendengarkan kami,” kata Karan Mili, seorang kolega dari salah satu korban, Iswor Nayak yang berusia 25 tahun, meninggal Ahad.

“Kami tidak menginginkan kekerasan tetapi protes akan terus berlanjut … Assam tidak akan berhenti sampai pemerintah mencabut undang-undang itu,” demonstran lain, Pratima Sharma.

Baca juga: Kebakaran Pabrik Tas di India Tewaskan 40 Orang

Demonstran membakar ban, menggelar aksi duduk di jalan raya dan rel kereta api, serta membakar kereta api dan bus. Sementara polisi anti huru hara berusaha untuk membubarkan pengunjuk rasa. Sedangkan layanan kereta api dihentikan di beberapa wilayah di bagian timur.

Di ibukota India, New Delhi, video yang tersebar di media sosial menunjukkan sebuah bus terbakar dan polisi menembakkan gas air mata ke arah para pengunjuk rasa.

Perdana Menteri Narendra Modi menyalahkan partai oposisi atas kekerasan yang terjadi ini.

“Untuk menghormati orang-orang yang melarikan diri ke India dan dipaksa hidup sebagai pengungsi, kedua majelis parlemen mengesahkan RUU Amendemen Kewarganegaraan,” katanya pada Ahad di sebuah rapat umum di negara bagian Jharkhand timur.

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Amit Shah pada Ahad menyerukan agar masyarakat tetap tenang, dan mengatakan budaya lokal di negara-negara timur laut tidak terancam.

Baca juga: Polisi India Tembak Mati 4 Pelaku Pemerkosaan Saat Rekonstruksi

“Budaya, bahasa, identitas sosial, dan hak politik saudara-saudari kita dari timur laut akan tetap utuh,” Shah menambahkan di Jharkhand.

Kelompok hak asasi dan partai politik Muslim menentang undang-undang di Mahkamah Agung, dengan alasan bahwa itu bertentangan dengan konstitusi dan tradisi sekuler India.

Kelompok-kelompok Islam, oposisi, aktivis hak asasi dan lainnya di India, memandang undang-undang baru ini sebagai bagian dari agenda nasionalis Hindu Modi untuk memarginalkan 200 juta Muslim di India. Meski sangkaan itu dibantah Modi.

Baca juga: MA India: Kondisi Udara Sangat Buruk Jadikan New Delhi seperti ‘Neraka’

TagsAmit ShahAssamBagladeshGuwahatiHinduIndiaNarendra ModiNew Delhitradisi sekuler

Related articles More from author

  • Takut Tertular Covid-19, Pria India ini Sembunyi Tiga Bulan di Bandara
    Berita UnikInternasional

    Takut Tertular Covid-19, Pria India ini Sembunyi Tiga Bulan di Bandara

    20 Januari 2021
    By Burhan Adiatma
  • Sekitar 20 Tentara India Tewas Akibat Bentrok dengan China di Perbatasan
    Internasional

    Sekitar 20 Tentara India Tewas Akibat Bentrok dengan China di Perbatasan

    17 Juni 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Petani India Menang, PM Modi Batalkan Undang-Undang Pertanian
    Internasional

    Petani India Menang, PM Modi Batalkan Undang-Undang Pertanian

    24 November 2021
    By Bagas F Sinaga
  • Kabar Gembira untuk Bollywood Mania, Amitabh Bachchan Dinyatakan Sembuh dari Corona
    Selebriti

    Kabar Gembira untuk Bollywood Mania, Amitabh Bachchan Dinyatakan Sembuh dari Corona

    3 Agustus 2020
    By
  • Patung Cristiano Ronaldo di India Memicu Kontroversi
    Internasional

    Patung Cristiano Ronaldo di India Memicu Kontroversi

    31 Desember 2021
    By William Putra Wijaya
  • Hormati Privasi, Shah Rukh Khan Tak Pernah Buka Dompet Istri
    Selebriti

    Hormati Privasi, Shah Rukh Khan Tak Pernah Buka Dompet Istri

    27 Juli 2020
    By

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Disambangi Gatot Nurmantyo Hingga Amien Rais, Rocky Gerung Curhat Sengketa Lahan?
    Nasional

    Disambangi Gatot Nurmantyo Hingga Amien Rais, Rocky Gerung Curhat Sengketa Lahan?

  • Konsumsi Makanan ini untuk Jaga Kesehatan Mata
    Tips & Tutorial

    Konsumsi Makanan ini untuk Jaga Kesehatan Mata

  • Menkes Inggris Positif Corona
    Internasional

    Menteri Kesehatan Inggris Positif Virus Corona

  • Pangkostrad Dudung Jawab Tudingan Gatot Nurmantyo Soal PKI di TNI AD
    Nasional

    Pangkostrad Dudung Jawab Tudingan Gatot Nurmantyo Soal PKI di TNI AD

  • Ini Alasan Melly Goeslaw Pilih Brisia Jodie Isi Soundtrack Film 'Merindu Cahaya De Amstel'
    Selebriti

    Ini Alasan Melly Goeslaw Pilih Brisia Jodie Isi Soundtrack Film ‘Merindu Cahaya De Amstel’

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.