TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Rusia: Mitos Keamanan Properti Pribadi di AS dan Eropa Telah Hancur

Rusia: Mitos Keamanan Properti Pribadi di AS dan Eropa Telah Hancur

By Bagas F Sinaga
8 Maret 2022
343
0
Rusia: Mitos Keamanan Properti Pribadi di AS dan Eropa Telah Hancur

TIKTAK.ID – Ketua Duma Negara atau Majelis Rendah Rusia, Vyacheslav Volodin mengatakan bahwa mitos tidak dapat diganggu gugatnya kepemilikan pribadi yang menjadi dasar sistem hukum negara-negara AS dan Uni Eropa telah hancur.

“Mitos tentang tidak dapat diganggu gugatnya properti pribadi yang menjadi sandaran sistem hukum Amerika Serikat dan UE telah hancur. Properti, rekening bank, dan barang prabayar disita karena kewarganegaraan,” kata Volodin di saluran Telegramnya. “Tidak ada yang baru. Hanya ilusi yang indah, bukan hak dan kebebasan yang tidak dapat diganggu gugat.”

Volodin ingat bahwa pada pertemuan dengan pengusaha 20 tahun yang lalu Presiden Vladimir Putin memperingatkan mereka tentang risiko menempatkan aset di zona lepas pantai.

“Saat itu Rusia belum mendapatkan sanksi. Kata-kata Putin ternyata kini mulai terbukti. Mereka yang lebih suka menyimpan harta dan aset keuangan mereka di negara-negara itu melakukan kesalahan fatal,” katanya, seperti yang dilansir TASS.

Dalam hubungan itu Volodin menyerukan untuk menggunakan Undang-Undang Amnesti Ibu Kota yang dipilih Duma Negara pada Jumat (4/3/22), yang memungkinkan untuk membawa asset pribadi mereka yang ada di luar negeri kembali ke Rusia.

“Uang Anda akan lebih aman dan Anda akan merasa lebih tenang di hati dengan cara itu,” kata Volodin.

Pada Jumat (4/3/22) kemarin, Duma Negara memberikan suara untuk undang-undang tentang amnesti modal tahap keempat. RUU, yang diprakarsai oleh Pemerintah Rusia, disajikan dalam paket tindakan untuk mendukung individu dan bisnis di tengah sanksi. Ini menyangkut deklarasi sukarela properti dan rekening bank, jaminan hukum atas modal dan properti individu dan juga perlindungan kepentingan properti mereka. Deklarasi bakal diajukan antara 14 Maret 2002 dan 28 Februari 2023.

Sementara itu terkait sanksi membabi buta yang diterapkan Barat terhadap Rusia, Presiden Vladimir Putin mengatakan bahwa Rusia sepenuhnya mandiri untuk bahan makanan pokok. Hal itu disampaikan Putin dalam pertemuan dengan berbagai awak penerbangan maskapai Rusia.

Presiden mengingatkan bahwa berkat fokus pada pengembangan pertanian, negara itu telah memperoleh ekspor $25 miliar pada tahun lalu.

“Tetapi bahkan dalam volume ekspor yang penting, intinya adalah bahwa kami sepenuhnya swasembada dalam semua produk makanan, produk dasar, kami telah sepenuhnya memenuhi kebutuhan negara,” kata Putin.

“Tapi ada sedikit keberuntungan dalam kemalangan ini,” kata pemimpin Rusia mengisyaratkan bahwa sanksi Barat telah membuat Rusia mengembangkan substitusi impor.

“Kami juga akan bertindak seperti ini di bidang manufaktur pesawat terbang dan transportasi,” tandas Putin.

TagsAmerika SerikatBerita Dunia Hari IniEropakepemilikan pribadiVyacheslav Volodin

Related articles More from author

  • Maduro Desak PBB dan Dunia Tolak Sanksi Ilegal AS Atas Venezuela dan Sekutunya
    Internasional

    Maduro Desak PBB dan Dunia Tolak Sanksi Ilegal AS Atas Venezuela dan Sekutunya

    25 September 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Berbeda dengan Pompeo, Trump Bela Rusia Soal Dalang Peretasan di AS
    Internasional

    Berbeda dengan Pompeo, Trump Bela Rusia Soal Dalang Peretasan di AS

    21 Desember 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Aisha Al-Muhajiri
    Internasional

    Aneh! Dinas Intelijen Saudi Tangkap Ulama Perempuan karena Ngajar Ngaji di Rumah

    18 Februari 2021
    By Bagas F Sinaga
  • AS dan Denmark Disinyalir Sekongkol Mata-matai Pejabat Eropa
    Internasional

    AS dan Denmark Disinyalir Sekongkol Mata-matai Pejabat Eropa

    2 Juni 2021
    By Bagas F Sinaga
  • Polisi Buru Pelaku Teror di Wina, Austria
    Internasional

    Polisi Buru Pelaku Teror di Wina, Austria

    5 November 2020
    By William Putra Wijaya
  • Kelompok Teroris Boko Haram Diduga Bantai Puluhan Petani di Nigeria
    Internasional

    Kelompok Teroris Boko Haram Diduga Bantai Puluhan Petani di Nigeria

    1 Desember 2020
    By William Putra Wijaya

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Anggap Politik Indonesia 'Aneh', Refly Harun Tegaskan Demo Minta Jokowi Mundur itu Bukan Makar
    Nasional

    Refly Harun Apresiasi Cara Anies Ambil Keputusan Cepat Hanya dengan Mencermati Gestur Jokowi

  • Bolivia Usir Diplomat Meksiko dan Spanyol
    Internasional

    Bolivia Usir Diplomat Meksiko dan Spanyol

  • Ini 5 Capres Potensial Versi LSI Denny JA
    Nasional

    Ini 5 Capres Potensial Versi LSI Denny JA

  • Peluang Bagus untuk Pebisnis di Masa Pandemi, WhatsApp Luncurkan Tiga Fitur Baru untuk Jualan Online
    Teknologi

    Peluang Bagus untuk Pebisnis di Masa Pandemi, WhatsApp Luncurkan Tiga Fitur Baru untuk Jualan Online

  • 22 Teroris yang Dibekuk di Jatim Diboyong ke Jakarta
    Nasional

    22 Teroris yang Dibekuk di Jatim Diboyong ke Jakarta

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.