TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Tekad Houthi Bebaskan Yaman dari Agresi Saudi Membuat Biden Makin Frustrasi

Tekad Houthi Bebaskan Yaman dari Agresi Saudi Membuat Biden Makin Frustrasi

By William Putra Wijaya
3 Februari 2022
400
0
Tekad Houthi Bebaskan Yaman dari Agresi Saudi Membuat Biden Makin Frustrasi

TIKTAK.ID – Pejabat Pemerintahan Biden tampak terkejut dan frustrasi atas tekad kelompok pejuang Houthi Yaman untuk terus berjuang membebaskan negaranya, melawan Koalisi Agresor pimpinan Saudi yang dilengkapi dengan senjata AS terbaik yang dibeli dengan harga selangit.

Kebijakan luar negeri Pemerintahan Biden mengalami kemunduran di Timur Tengah, ketika Houthi meluncurkan drone lintas batas dan serangan rudal balistik yang mengguncang pusat minyak dan perbankan yang kaya di Teluk, yaitu Uni Emirat Arab (UEA), seperti yang dilaporkan The Associated Press, Rabu (2/2/22).

Para pejabat AS sedang mempelajari langkah-langkah keuangan yang menarget Houthi dan tokoh-tokoh utama kelompok itu, dengan sanksi baru yang mungkin segera terjadi minggu ini. Ini adalah upaya terbaru yang sejauh ini tidak berhasil membawa para pemimpin Houthi ke dalam pembicaraan damai dan mengakhiri perang delapan tahun yang telah memakan korban yang menghancurkan di Yaman.

Meski disayangkan langkah itu tak diterapkan AS terhadap kelompok Koalisi yang membombadir Yaman dan membunuh warga sipil serta anak-anak Yaman.

Tim Biden sendiri memulai Pemerintahannya dengan menjauhkan AS dari keterlibatan militer dalam perang Yaman, dan mendorong langkah diplomatik untuk pembicaraan damai. Namun Houthi mencemooh diplomat AS dan inisiatif pembicaraan damai mereka, sebab AS tak menuntut kelompok Koalisi untuk menghentikan serangan dan blokade atas Yaman.

“Apa yang saya harapkan… adalah bahwa Pemerintah sekarang telah mengakui bahwa strategi, apakah itu benar atau salah pada Februari 2021, tidak berhasil, tidak berhasil, dan oleh karena itu mereka perlu mengubah pendekatan mereka,” kata Duta Besar Pemerintahan Obama untuk Yaman dari 2010 hingga 2013, Gerald Feierstein.

Koalisi pimpinan Saudi yang memerangi Houthi telah mengintensifkan serangan udara, termasuk di Ibu Kota Yaman yang dikuasai Houthi, Sanaa, sebagai pembalasan atas serangan rudal dan pesawat tak berawak Houthi ke UEA, yang mengikuti serangan sporadis ke wilayah Saudi. Serangan udara balasan telah menambah korban sipil perang dan menuai kecaman dari pejabat PBB dan beberapa anggota Partai Demokrat di Kongres. Namun mereka gagal menghentikan rudal dan serangan drone Houthi.

Beberapa analis berpendapat serangan itu dimaksudkan sebagai ancaman implisit bahwa Israel juga bisa berada dalam jangkauan Houthi.

Menteri Pertahanan AS, Lloyd Austin berbicara pada Selasa 1 Februari kepada Putra Mahkota, Sheikh Mohammed bin Zayed Al Nahyan, pemimpin de facto Emirati, tentang langkah-langkah militer AS yang ditingkatkan dalam pertahanan Emirat, termasuk mengirim kapal perusak peluru kendali USS Cole ke Abu Dhabi dan mengerahkan pesawat tempur jet canggih.

Masalahnya sekarang: Setelah diplomasi membuat sedikit kemajuan, dan Koalisi yang dipimpin Saudi gagal menang secara militer, tampaknya tidak ada yang punya ide bagus tentang bagaimana menghentikan perang di Yaman.

Setelah Houthi memulai serangan mereka saat ini ke UEA, Biden mengatakan kepada wartawan bulan lalu bahwa dia sedang mempertimbangkan untuk mengembalikan Houthi ke daftar kelompok teroris asing, sebutan yang dibuat Presiden Donald Trump di hari-hari terakhirnya menjabat.

Biden mengeluarkan Houthi dari daftar teror sebagai salah satu tindakan pertamanya. Saudi dan Emirat telah mendorong untuk memakainya kembali. Penunjukan tersebut membatasi orang lain dari urusan keuangan dan lainnya dengan Houthi. Namun sejumlah analis mengatakan penunjukan itu berdampak kecil terhadap Houthi, sebuah kelompok dengan sedikit transaksi keuangan di luar negeri.

Mantan Duta Besar Feierstein dan lainnya mengatakan Pemerintahan Biden dapat membuat sebutan teror baru untuk mengurangi dampak pada kelompok-kelompok kemanusiaan dan saluran…

Tagsagresi saudiArab SaudiBerita Dunia Hari IniBerita timur tengahHouthiJoe BidenPresiden ASYaman

Related articles More from author

  • Trump Ungkap Amerika Bakal Hadapi Masa Suram Lonjakan Kasus Corona Dua Pekan ke Depan
    Internasional

    Trump Ungkap Amerika Bakal Hadapi Masa Suram Lonjakan Kasus Corona Dua Pekan ke Depan

    3 April 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Trump Ancam Siapkan Anjing Paling Ganas Hadapi Demonstran, Wali Kota Washington: Tak Ada Anjing Ganas, Adanya Hanya Pria Penakut
    Internasional

    Trump Ancam Siapkan Anjing Paling Ganas Hadapi Demonstran, Wali Kota Washington: Tak Ada Anjing Ganas, Adanya Hanya Pria Penakut

    1 Juni 2020
    By William Putra Wijaya
  • Kebakaran Hebat di Australia Musnahkan 56 Rumah
    Internasional

    Kebakaran Hebat di Australia Musnahkan 56 Rumah

    3 Februari 2021
    By William Putra Wijaya
  • Setelah Dikudeta, Aung San Suu Kyi Didakwa Langgar UU Ekspor-Impor
    Internasional

    Setelah Dikudeta, Aung San Suu Kyi Didakwa Langgar UU Ekspor-Impor

    3 Februari 2021
    By William Putra Wijaya
  • Kelompok Bersenjata Serbu Universitas di Afghanistan
    Internasional

    Kelompok Bersenjata Serbu Universitas di Afghanistan

    4 November 2020
    By William Putra Wijaya
  • Moskow Tambah Daftar Hitam Warga Eropa yang Dilarang Masuk Rusia
    Internasional

    Moskow Tambah Daftar Hitam Warga Eropa yang Dilarang Masuk Rusia

    25 September 2020
    By William Putra Wijaya

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Ahok Bikin Budaya Baru di Pertamina, Karyawan Milenial Bisa Jabat Direksi, Berikut Persyaratannya
    Nasional

    Ahok Blak-blakan Ungkap Progres Pencarian Mitra Proyek Kilang Pertamina

  • Luhut dan Megawati Dapat Jabatan Baru dari Jokowi, Apa Saja Tugasnya?
    Nasional

    Luhut dan Megawati Dapat Jabatan Baru dari Jokowi, Apa Saja Tugasnya?

  • Tak Suka Anies Jadi Capres 2024, Sederet Kader Putuskan Mundur dari NasDem
    Nasional

    Tak Suka Anies Jadi Capres 2024, Sederet Kader Putuskan Mundur dari NasDem

  • Patut Dicontoh, The Jakmania Buka Posko Bantuan Banjir Jakarta
    Olahraga

    Patut Dicontoh, The Jakmania Buka Posko Bantuan Banjir Jakarta

  • Kerja Keras PT LIB di Balik Keluarnya Izin Polri untuk Piala Menpora 2021
    Olahraga

    Kerja Keras PT LIB di Balik Keluarnya Izin Polri untuk Piala Menpora 2021

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.