TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Pendukung Radikal Trump Serang Capitol Hill, Headline Media Seluruh Dunia Kompak Permalukan Amerika

Pendukung Radikal Trump Serang Capitol Hill, Headline Media Seluruh Dunia Kompak Permalukan Amerika

By William Putra Wijaya
8 Januari 2021
463
0
Pendukung Radikal Trump Serang Capitol Hill, Headline Media Seluruh Dunia Kompak Permalukan Amerika

TIKTAK.ID – Penyerbuan Capitol Hill oleh pendukung radikal Donald Trump pada Rabu (6/1/21) mendominasi headline mayoritas surat kabar di seluruh dunia.

Judul-judul tajuk utama juga dibuat membara seperti “Trump membakar Washington”, “Demokrasi di Bawah Pengepungan”, dan “Kudeta Gila”.

Sebagian besar media internasional langsung menyalahkan Trump, menuduhnya telah mendorong terjadinya kekerasan sebagaimana dilansir AFP, Kamis (7/1/21).

Salah satu media di Inggris, The Times, menulis judul tajuk utama berbunyi “Pendukung Trump Hantam Jantung Demokrasi Amerika”.

The Times juga melaporkan bahwa anggota Partai Demokrat dan Partai Republik sama-sama memakai masker gas dan berlindung di bawah meja sedangkan para staf mereka bersembunyi di kantor.

The Daily Telegraph juga membuat headline berjudul “Demokrasi di Bawah Pengepungan”.

Media itu melaporkan adanya aksi kekerasan dan kekacauan yang belum pernah terjadi sebelumnya di Washington saat gerombolan pendukung Trump menyerbu Capitol Hill.

The Guardian turut melaporkan bahwa insiden itu mewakili tantangan paling dramatis bagi sistem demokrasi AS sejak perang saudara.

Hari yang Memalukan

“Kekacauan” dan “rasa malu” adalah kata-kata yang muncul berulang kali di surat kabar utama Eropa.

Die Welt memuat editorial oleh korespondennya, Clemens Wergin, dengan judul “Hari Memalukan bagi Demokrasi Amerika”.

“AS telah mengalami kudeta kekerasan tentatif pertamanya”, tulis Wergin. Dia menambahkan bahwa Trump, kebohongannya, dan partai Republik yang tidak berdaya bertanggung jawab secara politik.

Suddeutsche Zeitung, memublikasikan headline berjudul “Kudeta Kegilaan” dan juga melaporkan tentang “Rasa Malu Washington”.

Sementara di Spanyol, media El Pais menulis bahwa Trump telah “menyulut kekacauan”.

Surat kabar harian asal Italia, La Repubblica, melangkah lebih jauh karena menghubungkan insiden itu dengan kenaikan diktator Italia Benito Mussolini ke tampuk kekuasaan pada 1920-an.

“Amerika -seluruh Amerika- menyaksikan dengan ngeri saat padanan The March on Rome berlangsung di Washington melalui siaran langsung televisi -invasi Capitol, serangan terhadap kesakralan demokrasi itu sendiri”, bunyi artikel di La Republicca yang ditulis oleh Mario Platero.

Sementara itu, La Corriere della Serra menguliti profil Proud Boys yang mendukung Trump.

“Trump: a Strategy of Chaos” adalah tajuk halaman depan harian Liberation dari Prancis yang kemudian memperkuat poin di halaman dalamnya dengan judul “Trump Bakar Washington”.

“Serangan Donald Trump terhadap demokrasi Amerika menjadi konkret dan juga simbolis pada Rabu, ketika para pendukungnya, yang sangat marah dengan pidatonya, berhasil masuk ke Capitol”, tulis artikel itu.

Terorisme

Di Le Figaro, kolumnis Philippe Gelie mengkritik Trump habis-habisan dengan menyebutnya menganiaya institusi, menginjak-injak demokrasi, membagi kampnya, dan membuang kepresidenannya ke dalam comberan.

Media asal Brasil, O Globo, melaporkan bahwa AS telah jatuh ke tingkat negara-negara Amerika Latin.

“Sasarannya adalah Capitol, bukan Menara Kembar, tapi ini juga terorisme”, tulis Eliane Cantanhede di O Estado de S Paulo, surat kabar Brasil lainnya.

“Terorisme domestik, internal, terhadap Capitol, api dikobarkan oleh Presiden Donald Trump sendiri”, imbuh Cantanhede.

Harian asal Mesir, Al-Ahram, menulis bahwa insiden penyerbuan Capitol Hill merupakan “kejadian yang memalukan”.

Penyerbuan itu dinilai Al Ahram menunjukkan demokrasi AS yang menjadi korban, kematian kebebasan, dan anjloknya nilai-nilai yang terus-menerus dicoba untuk diekspor ke seluruh dunia dan digunakan sebagai alasan untuk ikut campur dalam urusan negara lain.

TagsAmerikaCapitol HillDonald TrumpHeadlineMedia DuniaPemilu ASPendukung Radikal TrumpPilpres AS

Related articles More from author

  • Wakil Menteri Luar Negeri China, Le Yucheng
    Internasional

    Beijing Ingatkan AS Tak Menekan China atau Akan Ada Konsekuensi ‘Tak Terbayangkan’

    31 Maret 2022
    By William Putra Wijaya
  • Trump Bilang 'Kami akan Menang!', Biden: Memalukan
    Internasional

    Trump Bilang ‘Kami akan Menang!’, Biden: Memalukan

    12 November 2020
    By Bagas F Sinaga
  • TIKTAK.ID - Polisi Turki Tangkap 13 Anggota ISIS Diduga Bersiap Lakukan Teror Malam Tahun Baru
    Internasional

    Polisi Turki Tangkap 13 Anggota ISIS Diduga Bersiap Lakukan Teror Malam Tahun Baru

    19 Desember 2019
    By William Putra Wijaya
  • Sanksi Trump untuk Staf Pengadilan Kriminal Internasional 'Dimentahkan' Hakim AS
    Internasional

    Sanksi Trump untuk Staf Pengadilan Kriminal Internasional ‘Dimentahkan’ Hakim AS

    8 Januari 2021
    By William Putra Wijaya
  • Ma'ruf Amin Sebut Amerika dan China Mulai Berdialog, KTT G-20 di Bali Berhasil?
    Nasional

    Ma’ruf Amin Sebut Amerika dan China Mulai Berdialog, KTT G-20 di Bali Berhasil?

    20 November 2022
    By Joni Sitohang
  • Iran Siap Balas AS Bila Bertindak ‘Seperti Perompak’
    Internasional

    Iran Siap Balas AS Bila Bertindak ‘Seperti Perompak’

    18 Mei 2020
    By William Putra Wijaya

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Sebut Prabowo 'Sudah Selesai', PA 212: Pilpres 2024 untuk Anak Muda
    Nasional

    Tak Peduli Jokowi Sudah Kecam Macron, PA 212 Tetap Nekad Gelar Aksi

  • PKB Kritik MUI DKI Soal Bentuk Cyber Army: Itu Namanya Tim Sukses, Keluar dari Tugas MUI
    Nasional

    PKB Kritik MUI DKI Soal Bentuk Cyber Army: Itu Namanya Tim Sukses, Keluar dari Tugas MUI

  • TIKTAK.ID - Perintah Jokowi ke Kapolri untuk Penimbun Masker
    Nasional

    Perintah Jokowi ke Kapolri untuk Penimbun Masker

  • Nasional

    Mahfud MD Ngaku Tolak Tawaran PKS Jadi Cawapres Anies

  • Frank Lampard Kesal, Chelsea Tak Mampu Lihat Tanda Bahaya Hadapi Arsenal
    Olahraga

    Frank Lampard Kesal, Chelsea Tak Mampu Lihat Tanda Bahaya Hadapi Arsenal

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.