
TIKTAK.ID – Setelah pelatih Shin Tae-yong melakukan pendekatan latihan fisik kepada Tim Nasional Indonesia U-19, sekarang giliran Timnas Indonesia U-23 yang mendapat polesan serupa. Gaya latihan Shin Tae-yong mengedepankan kesiapan fisik. Sebab, pemain-pemain skuad Merah Putih tengah dipersiapkan untuk tampil di ajang SEA Games 2021 di Vietnam.
Timnas Indonesia U-23 sendiri telah berlatih sejak 20 Desember. Secara perlahan, mereka mulai ditempa dan dibina guna mencapai kondisi fisik yang diinginkan Shin Tae-yong.
“Progres saya dan teman-teman selama pemusatan latihan hingga kini semakin meningkat. Terlebih latihan kita diforsir kekuatannya, kemudian latihan kita siang-siang hari begini. Semoga progres ke depannya dapat menjadi lebih baik lagi,” ujar salah satu pemain Timnas U-19, Andik Rendika Rama, seperti dikutip CNN Indonesia dari situs resmi Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).
“Pelatih Shin Tae-yong telah menekankan pada latihan daya tahan tubuh. Selain itu, pelatih Shin menegaskan karena kita libur di klub, jadi dia yang memberikan program latihan pemulihan dan peningkatan stamina,” imbuh pemain asal Madura United itu.
Shin Tae-yong akan memimpin latihan Timnas Indonesia U-23 hingga berakhir pada 31 Desember. Kemudian pelatih asal Korea Selatan itu akan bergabung dengan Timnas Indonesia U-19 di Spanyol pada 2 Januari.
Untuk diketahui, pemusatan latihan Timnas Indonesia U-23 kali ini adalah awal persiapan menyambut SEA Games 2021 di Vietnam pada November.
Sementara pengamat sepak bola, Kesit Budi Handoyo mengatakan secara umum nama-nama pemain yang masuk dalam pemanggilan pelatih Shin Tae-yong merupakan wajah-wajah lama eks tim SEA Games 2019 Filipina.
“Oleh sebab itu, tidak terlalu mengejutkan karena mereka masih yang terbaik saat ini,” ucap Kesit, dikutip Antvklik.com dari Bola.com, Selasa (29/12/20).
Lebih lanjut, Kesit menilai Shin Tae-yong hanya memanggil pemain sesuai daftar yang diberikan oleh PSSI karena tidak mempunyai kesempatan untuk melakukan pemantauan secara langsung di lapangan. Sebab, kata Kesit, kompetisi Liga Indonesia dihentikan sejak pertengahan Maret 2020 akibat pandemi Covid-19.










