TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Para Ilmuwan di Inggris Sebut Covid-19 Jenis Baru Lebih Mudah Menular

Para Ilmuwan di Inggris Sebut Covid-19 Jenis Baru Lebih Mudah Menular

By William Putra Wijaya
27 Desember 2020
521
0
Para Ilmuwan di Inggris Sebut Covid-19 Jenis Baru Lebih Mudah Menular

TIKTAK.ID – Para ilmuwan dari Pusat Pemodelan Matematika Penyakit Menular (CMMID) yang berbasis di London, Inggris menyatakan varian baru Covid-19, 56 persen lebih mudah menular daripada varian yang sebelumnya. Varian baru ini juga menyebabkan peningkatan infeksi yang signifikan.

Dalam sebuah studi yang diterbitkan di situs CMMID, para peneliti mengatakan mereka telah membuat “model matematis dua regangan penularan virus Corona untuk mengamati sejauh mana penerimaan rumah sakit terhadap penderita Covid-19, hunian rumah sakit dan ICU [Intensive Care Unit], dan kematian”, seperti yang dilansir Sputniknews.

Mereka mengaku belum dapat menemukan “bukti yang jelas” bahwa jenis baru tersebut menghasilkan “tingkat keparahan yang lebih besar atau lebih kecil” dari penyakit tersebut daripada Covid-19 biasa.

“Namun demikian, peningkatan penularan kemungkinan akan menyebabkan peningkatan insiden besar, dengan rawat inap dan kematian Covid-19 diproyeksikan mencapai tingkat yang lebih tinggi pada tahun 2021 daripada yang diamati pada tahun 2020, bahkan jika pembatasan berjenjang regional yang diterapkan sebelum 19 Desember dipertahankan,” kata para ilmuwan itu.

Mereka juga memperingatkan bahwa kebangkitan besar-besaran gelombang serangan virus mungkin terjadi setelah “pelonggaran langkah-langkah pengendalian”.

Para ilmuwan menggarisbawahi kebutuhan untuk “mempercepat peluncuran vaksin [Covid-19] agar memiliki dampak yang cukup berarti untuk menekan beban penyakit yang diakibatkannya”.

Studi CMMID dirilis setelah Menteri Kesehatan Inggris, Matt Hancock pada pekan lalu mengumumkan bahwa varian baru Covid-19 telah diidentifikasi di selatan Inggris, dan mengakibatkan terjadinya sekitar 1.000 kasus.

Dalam perkembangan terpisah, Perdana Menteri Inggris Boris Johnson mengumumkan pembatasan baru pada Minggu lalu yang sangat memengaruhi London dan Inggris tenggara yang sedang berusaha mencegah jenis virus baru menyebar ke seluruh negeri.

Langkah itu dilakukan ketika Maria Van Kerkhove dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan bahwa seluruh negara saat ini harus mengambil langkah-langkah yang dibutuhkan untuk mengendalikan penyebaran Covid-19 guna mencegah virus memiliki peluang lebih lanjut untuk bermutasi, menyusul penemuan varian baru baru-baru ini di Inggris, Denmark, dan Afrika Selatan.

Strain baru, yang dijuluki VUI-202012/01 ini menyebabkan gejala yang sama dengan infeksi virus Corona biasa, seperti batuk, demam, serta hilangnya rasa dan bau, menurut Layanan Kesehatan Nasional (NHS) Inggris.

TagsCovid-19 Jenis BaruIlmuwan InggrisVirus CoronaVirus menular

Related articles More from author

  • Dibanding-bandingkan dengan Jokowi, Gerindra DKI Bela Anies: Jokowi Tak Selesaikan Tugas Gubernur
    Nasional

    Gak Nyangka! Ternyata Jokowi Sudah Siapkan Skenario Terburuk Hadapi Corona

    24 Maret 2020
    By Adam Humain
  • Dianggap Lakukan Kesalahan Fatal, Kapolda Metro Jaya dan Kapolda Jabar Dicopot Kapolri
    Nasional

    Dianggap Lakukan Kesalahan Fatal, Kapolda Metro Jaya dan Kapolda Jabar Dicopot Kapolri

    17 November 2020
    By Joni Sitohang
  • Di Tengah Pandemi Covid-19, Korea Utara Tembakkan Misil
    Internasional

    Di Tengah Pandemi Covid-19, Korea Utara Tembakkan Misil

    22 Maret 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Anies Baswedan Sudah Dipanggil Jokowi Sebelum Umumkan PSBB Jilid 2, Artinya?
    Nasional

    Ternyata Anies Baswedan Sempat Dipanggil Jokowi Sebelum Umumkan PSBB Jilid 2

    14 September 2020
    By Joni Sitohang
  • Angka Kematian Covid-19 RI Lampaui Rata-rata Dunia, Ini Penyebabnya Kata Jokowi
    Nasional

    Angka Kematian Covid-19 RI Lampaui Rata-rata Dunia, Ini Penyebabnya Kata Jokowi

    2 Desember 2020
    By Joni Sitohang
  • Kemlu Kembali Fasilitasi Pemulangan 503 WNI dari Malaysia
    Nasional

    Kemlu Kembali Fasilitasi Pemulangan 503 WNI dari Malaysia

    27 Oktober 2020
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Polisi Kejar Provokator Seruan Bakar Polres dan Jihad Lawan Densus 88
    Nasional

    Polisi Kejar Provokator Seruan Bakar Polres dan Jihad Lawan Densus 88

  • AS Akhirnya Ngaku Bunuh Warga Sipil Afghanistan
    Internasional

    AS Akhirnya Ngaku Bunuh Warga Sipil Afghanistan

  • PKS Nilai Langkah Risma Pekerjakan Gelandangan di BUMN Terkait Pilkada DKI 2022
    Nasional

    PKS Nilai Langkah Risma Pekerjakan Gelandangan di BUMN Terkait Pilkada DKI 2022

  • Dukung Seruan Rusia, China Sebut NATO 'Sisa Perang Dingin' yang Tak Seharusnya Ada
    Internasional

    Dukung Seruan Rusia, China Sebut NATO ‘Sisa Perang Dingin’ yang Tak Seharusnya Ada

  • Jelang Wamil, J-Hope BTS Rilis Lagu Solo ‘On the Street'
    Selebriti

    Jelang Wamil, J-Hope BTS Rilis Lagu Solo ‘On the Street’

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.