TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Respons PAN yang Akhirnya Tak Kebagian Jatah Kursi Menteri dari Jokowi

Respons PAN yang Akhirnya Tak Kebagian Jatah Kursi Menteri dari Jokowi

By Joni Sitohang
23 Desember 2020
551
0
Respons PAN yang Akhirnya Tak Kebagian Jatah Kursi Menteri dari Jokowi

TIKTAK.ID – Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menyampaikan reshuffle atau perombakan Kabinet Indonesia Maju, pada Selasa (22/12/20), kemarin. Terdapat enam menteri baru yang bergabung dengan Kabinet Indonesia Maju, yakni mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno, mantan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, politikus dan pengusaha Sakti Wahyu Trenggono, Ketua Umum GP Ansor Yaqut Cholil Quomas, bankir eks Dirut Bank Mandiri Budi Gunadi Sadikin, serta pengusaha M Lutfi.

Namun dari enam nama itu, diketahui tidak ada satu pun menteri yang berasal dari Partai Amanat Nasional (PAN). Artinya, Jokowi tidak memberikan jatah kursi menteri kepada PAN.

Merespons hal itu, Politikus PAN Dradjad Wibowo mengklaim lebih sepakat jika partai yang dinaunginya berada di luar pemerintahan.

Baca juga : Jokowi Tunjuk Yaqut Cholil Qoumas Jadi Menteri Agama, PA 212: Banyak yang Lebih Pantas!

“Kalau saya pribadi memang lebih suka PAN tetap berada di luar pemerintahan. Sebab, demokrasi yang sehat itu memerlukan checks and balances. Kebijakan perlu diperdebatkan terbuka secara kritis, sehingga akan mendapatkan kebijakan yang terbaik bagi rakyat,” ujar Dradjad seperti dilansir Inews.id, Rabu (23/12/20).

Dradjad pun menilai partai oposisi atau yang berada di luar pemerintahan sangat penting dalam sistem negara demokrasi. Ia menegaskan, dalam negara demokrasi, perlu ada check and balances, agar Pemerintah tidak bertindak sewenang-wenang.

“Jadi dengan adanya parpol di luar pemerintahan itu bagi saya sangat penting dan sangat diperlukan oleh negara. Yang masuk Kabinet silakan buat kebijakan terbaik, tapi kami yang memilih di luar pemerintahan akan memberikan pandangan kritis sebaik mungkin juga. Ini menurut pandangan pribadi saya,” tutur Dradjad.

Baca juga : Baru Saja Resmi Jadi Mensos, Risma Bikin Gebrakan Baru Soal Bansos

Kemudian Dradjad menyatakan bahwa masuknya Sandiaga Uno sebagai Menparekraf karena pilihan politik Partai Gerindra. Ia menyebut pemilihan Sandiaga Uno sudah dipertimbangkan Partai Gerindra.

“Mengenai Sandiaga Uno yang menjadi Menparekraf, itu adalah pilihan politik yang diambil Gerindra dan Sandi. Tentu mereka telah menimbang masak-masak dari semua sudut, termasuk bagaimana kira-kira pandangan pemilih Gerindra maupun Prabowo-Sandi. Apalagi Prabowo juga sudah menjadi Menteri Pertahanan,” tutur Dradjad.

“Jadi saya tidak berhak dan tidak akan mencampuri pilihan politik tersebut, saya hormati,” lanjutnya.

TagsJokowiMenteriPANSandiaga UnoTri RismahariniYaqut Cholil Qoumas

Related articles More from author

  • MUI Ingatkan Pemerintah yang Bubarkan FPI: Bina dengan Merangkul, Bukan Memukul
    Nasional

    MUI Mendadak Minta Penjelasan Usai Jokowi Singgung ‘Penceramah Radikal’

    4 Maret 2022
    By Joni Sitohang
  • Tegaskan Tak Ada Penundaan Pemilu, Megawati Singgung Permainan Politik
    Nasional

    Tegaskan Tak Ada Penundaan Pemilu, Megawati Singgung Permainan Politik

    21 April 2022
    By Joni Sitohang
  • Jokowi Desak PBB Tindak Tegas Aksi Brutal Israel terhadap Palestina
    Nasional

    Jokowi Desak PBB Tindak Tegas Aksi Brutal Israel terhadap Palestina

    12 Mei 2021
    By Johan Arif
  • Mengapa Video Jokowi Ancam Reshuffle Telat Edar Sampai 10 Hari Pasca Direkam?
    Nasional

    Menelisik Sindiran Jokowi Soal Penegak Hukum Pemeras Pejabat, Siapa yang Dimaksud?

    28 Agustus 2020
    By Joni Sitohang
  • Ingatkan Pemerintah Tak Memaksakan Pindah IKN, PDIP: Konsekuensi Kebijakan Terlalu Pede dan Tergesa-gesa
    Nasional

    Ingatkan Pemerintah Tak Memaksakan Pindah IKN, PDIP: Konsekuensi Kebijakan Terlalu Pede dan Tergesa-gesa

    13 Juli 2024
    By Joni Sitohang
  • Said Iqbal Ketua KSPI
    Nasional

    Presiden KSPI Ungkap Alasan Ribuan Buruh Murka atas RUU Omnibus Law ‘Cilaka’ yang Disiapkan Jokowi untuk Mereka

    23 Januari 2020
    By Adam Humain

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Ingin Segar Bugar Saat Bangun Tidur, Ikuti Tips Berikut Ini
    Tips & Tutorial

    Ingin Segar Bugar Saat Bangun Tidur, Ikuti Tips Berikut Ini

  • Biden Salahkan Trump Remehkan Serangan Siber ke AS
    Internasional

    Biden Salahkan Trump Remehkan Serangan Siber ke AS

  • Amel ‘Nike’ Amelia Luncurkan Single 'Ku Ingin Bebas'
    Selebriti

    Amel ‘Nike’ Amelia Luncurkan Single ‘Ku Ingin Bebas’

  • Risma Lakukan Perekaman e-KTP Suku Anak Dalam Jambi
    Nasional

    Risma Lakukan Perekaman e-KTP Suku Anak Dalam Jambi

  • Said Aqil Siradj Mantap Masuk Bursa Ketum PBNU Usai Ketemu Jokowi
    Nasional

    Said Aqil Siradj Mantap Masuk Bursa Ketum PBNU Usai Ketemu Jokowi

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.